Kitabisa! - Alvin Hartanto untuk Palu
info_outline Donasi pada campaign support fundraiser ini akan langsung masuk ke Campaign Induk

Alvin Hartanto untuk Palu

Alvin Hartanto untuk Palu
Rentetan gempa melanda Donggala dan Palu, Sulteng, Jumat (28/09/2018). Puncaknya, gempa sebesar 7,4 SR mengguncang Donggala hingga menyebabkan Tsunami di Palu.

Rp 500.269

terkumpul dari Rp 50.000.000
1% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 4 Oct 2018 oleh:

Respon Darurat Aksi Cepat Tanggap untuk Palu-Donggala

17c5cd7f-a57d-49a3-b647-a85d201b5a8e.jpg

Jumat, 28 September 2018
- Gempa berkekuatan 6 SR pertama terjadi di Donggala pada pukul 14.00 WIB, yang kemudian disusul oleh gempa lainnya.
- Gempa kembali terjadi dengan kekuatan 7,4 SR pukul 17.02 WIB, dan dikategorikan gempa dangkal dan memicu tsunami
- Tsunami menimpa Donggala, Palu, dan sekitarnya pukul 17.22 WIB dengan ketinggian 1-4 meter.
- Tim Disaster Emergency Response (DERM) ACT langsung merencanakan pemberangkatan personil menuju Donggala dan Palu, berkoordinasi dengan Tim ACT Sulawesi Selatan dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Sulawesi Selatan.

45e30511-0115-4fe1-8966-5c8c47747470.jpg

Sabtu, 29 September 2018
- Dini hari, Tim Disaster Emergency Response (DERM) ACT berangkat menuju Donggala dan Palu melalui jalur udara ke Gorontalo, lalu disambung dengan perjalanan darat.
- Tim ACT berusaha menghubungi langsung berbagai kontak relawan MRI Sulawesi Tengah, namun tak terhubung karena jalur komunikasi yang putus.
- Sekitar pukul 23.30 WITA, ACT mendapat kabar dari salah satu korban tentang situasi terkini di di Kota Palu.
- Malam hari itu pula, Tim ACT Sulawesi Selatan mendapat kabar manifes penumpang untuk diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI AU sudah didapat, artinya Tim ACT Sulawesi Selatan akan segera diterbangkan menuju Bandara Mutiara SIS Al Jufri di Palu.

2dee23b9-6ec9-401d-ba11-cb8212f80480.jpg

Ahad, 30 September 2018
- Pagi hari, 24 relawan ACT Sulawesi Selatan, MRI Sulawesi Selatan, dan tim ACT berangkat dari Bandar Udara Hasanuddin, Makassar menggunakan pesawat Hercules dengan waktu sekitar satu jam perjalanan.
- Setibanya di Palu, 24 relawan bergegas melakukan: evakuasi korban di bawah runtuhan gempa, menyisir pantai Palu untuk mencari kemungkinan korban tambahan, dan mencari titik-titik untuk membuka posko kemanusiaan.
- Satu tim ACT berangkat menggunakan pesawat menuju Palu, dikarenakan kepadatan bandara Palu, tim dialihkan ke bandara Mamuju.
- Di pagi yang sama, MRI Kalimantan Timur berangkat menuju Palu dan Donggala. Total sebanyak 13 orang relawan berangkat dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan.

12a37f7d-d300-45a5-a429-3252d316c164.jpg

Hingga hari kedua pascabencana, ACT telah menurunkan tim yang terbagi di tiga titik dan 1 tim dalam perjalanan. Ada tim Emergency Response-ACT yang menuju Donggala dari Gorontalo, tim MRI-ACT dari Mamuju yang berada di Donggala sebelah barat teluk, tim MRI-ACT dari Sulawesi Selatan di Kota Palu, dan tim MRI-Kalimantan Timur yang menuju Palu dari Balikpapan.

***

Kebutuhan Mendesak Pengungsi Palu-Donggala

Berdasarkan pengamatan tim ACT di lapangan, berikut sejumlah kebutuhan logistik yang sangat mendesak untuk segera didistribusikan ke pengungsi di Palu-Donggala:

70807259-96e4-43cf-a81b-811c605780b4.jpg

***

Infografis Gempa Bencana Palu-Dongala

c0583b41-cde1-4547-9fe3-4b6f40c51d1b.jpg

#BersamaHadapiBencana
#IndonesiaBersamaPaluDonggala

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman penggalangan ini adalah milik penggalang dana dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 1

  • Rp. 500.269
    Anonim
  • Rp. 500.269
    Anonim

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?