Kitabisa! - 9 Tahun Fahri Hidup Tanpa Anus dan Down Syndrome

9 Tahun Fahri Hidup Tanpa Anus dan Down Syndrome

9 Tahun Fahri Hidup Tanpa Anus dan Down Syndrome
Fahri (9 th) terlahir down syndrome dan tanpa anus. Jika tidak dioperasi, Fahri akan pipis dan buang air besar lewat perutnya yang dilubangi seumur hidup.

Rp 208.464.139

terkumpul dari Rp 500.000.000
42% tercapai
Campaign Telah Berakhir

0 SHARES



Penggalangan dana dimulai 21 May 2018 oleh:

Baca update terbaru dari penggalangan dana ini!

Kata orang-orang, aku beda dari anak-anak lainnya. Meski umurku udah 9 tahun, aku belum pernah sekolah. Sejak lahir, aku juga nggak punya anus.

Kata dokter, nama penyakitku Atresia Ani. Penyebabnya mungkin karena ibu aku kena tumor waktu hamil.

Perutku  dilubangi supaya ujung ususku bisa dikeluarkan untuk membuang sisa pencernaan. Jadinya, sekarang bajuku selalu basah setiap aku selesai minum atau makan :(

Karena sisa pencernaan dari perutku keluar gitu aja dan nggak bisa aku tahan. Kondisiku yang begini bikin aku malu buat main sama anak-anak lain. Bukan cuma itu, aku juga terlahir down syndrome sejak lahir.

Akibatnya, pertumbuhanku jadi terlambat. Bahkan, waktu umurku 5 tahun, aku baru bisa berjalan dan belum bisa ngomong.

1b9d73b46ee0b86bd20ee363dbbfb45cd49fc015

Biar sembuh, kata dokter, aku harus membuat anus, ikut terapi untuk anak down syndrome, dan dapat asupan gizi baik. Untuk itu, bulan September nanti, aku dirujuk untuk operasi pembuatan anus di RS. Umum Abdul Moeloek, Lampung.

Tapi, aku kesulitan untuk dioperasi di Lampung karena rumahku yang terpelosok bikin aku harus cari biaya hidup selama di sana.

Apalagi ada obat-obatan yang masih harus dibayar Mama & Papa meski biaya perawatanku ditanggung BPJS. Sementara itu, penghasilan Mama & Papa sebagai buruh tani hanya cukup untuk kebutuhan harian.

Kalau aku nggak dioperasi, aku akan kesulitan bersihin kotoran yang keluar begitu saja dari perut seumur hidup. Aku juga akan susah buat ngomong dan belajar karena down syndrome-ku

3f1b8fa03a9c025e49dc448344d3f76e14224acd

Karena itu, orang tuaku nabung sambil mencari bantuan dari aparat desa dan pemerintah. Sayang, jumlahnya belum cukup.

Kakak-kakak, aku pingin bisa segera berobat dan supaya mama & papa nggak terbebani mengurus aku. Kalau kondisiku membaik, bukan nggak mungkin aku bisa sekolah seperti temen-temen aku.

Kalau Kakak-kakak mau ikut bantu ringanin beban orang tuaku, caranya mudah kok:

1. Klik 'DONASI SEKARANG'

2. Transfer via rek Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Kartu Kredit

3. Dapatkan laporan via email


DISCLAIMER

1. Donasi yang terkumpul digunakan untuk biaya pengobatan dan pendampingan Fahri selama di Rumah Sakit.

2. Fundraising ini adalah bagian dari Program Mobile Social Rescue (MSR) ACT Lampung yang fokus dalam pendampingan pasien MSR

3. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi: Dian Eka (+62822-7881-1110)

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Donatur 1527

  • Rp. 5.000.948
    Fadli
  • Rp. 3.000.895
    Hadi R Soeherman
  • Rp. 3.000.216
    DA

    saya bayarkan sebagai zakat, semoga bermanfaat.

  • Rp. 2.000.858
    Anonim
  • Rp. 2.000.832
    Herdi firman

    Syafahulloh moga2 lekas sembuh dan bisa hidup normal sperti anak2 lain

  • Rp. 2.000.106
    Revi andika

    Fahri, ibu bpk yg smgt ya, walaupun kakak hanya bisa bantu ini. Doa kakak untuk kesembuham fahri agar cpt dioperasi dan terapi down syndrome

  • Rp. 1.500.536
    kikid rucira
  • Rp. 1.000.926
    Anonim
  • Rp. 1.000.925
    Najibullah Al Farisy

    Smg segera diberi Allah solusi

  • Rp. 1.000.771
    Anonim
SHOW MORE
  • Rp. 20.000
    Anonim
  • Rp. 10.186
    Anonim
  • Rp. 25.000
    Anonim
  • Rp. 50.000
    Stenly Purba
  • Rp. 250.177
    ruth

    semoga lekas pulih & semangat menjalani terapi down syndrome. usahakan bergabung dgn grup Potads (persatuan orgtua dgn anak down syndrom

  • Rp. 50.000
    Anonim
  • Rp. 20.000
    Anonim
  • Rp. 100.079
    Anonim
  • Rp. 10.000
    Anonim
  • Rp. 12.000
    Anonim
SHOW MORE
31 Dec 2018

Pencairan Dana Rp 97.823.993

Ke rekening Mandiri *** *** *** 7428 a/n AKSI CEPAT TANGGAP

Rencana penggunaan dana: Assalamualaikum Wr. Wb Sahabat Peduli, atas niat baik dan bantuan sahabat semua sehingga Adik Fahri yang sudah bertahun-tahun menunggu mendapatkan penanganan medis untuk pembuatan anus dan terapi down syndrome yang dihadapinya, sudah mendapatkan penanganan medis dan terapi down syndrome. Kini, Adik Fahri, bisa menjalani kehidupan yang lebih baik bersama keluarganya. Namun, himpitan ekonomi tak bisa lepas tanpa arahan dan bantuan dari kita semua, untuk itu MSR ACT akan terus memberikan stimulan dan pendampingan untuk memperbaiki perekonomian keluarga Adik Fahri. Insyaallah, dalam waktu dekat akan memberikan paket bantuan ekonomi dengan melihat potensi keluarga Adik Fahri. Sahabat mohon doa iktiar terbaik ini berjalan dengan lancar. Wassalamualaikum wr. wb.

1 Nov 2018

Pencairan Dana Rp 100.000.000

Ke rekening Mandiri *** *** *** 7428 a/n AKSI CEPAT TANGGAP

Rencana penggunaan dana: Sudah sembilan tahun Fahri terpaksa hidup tanpa anus. Ia menderita penyakit Atresia Ani. Perutnya harus dilubangi agar ujung ususnya dapat dikeluarkan untuk membuang kotoran pencernaan. Setiap selesai minum atau makan, air keluar membasahi bajunya karena kotoran pencernaan yang keluar tanpa bisa ditahan. Keinginan Fahri untuk memiliki anus akhirnya terkabulkan. Rona bahagia terpancar dari wajah Fahri dan keluarga. Penantiannya selama 9 tahun untuk memiliki anus akhirnya terbayarkan setelah menjalani operasi pembuatan anus di Ruang Bedah Anak RSU Abdul Moeloek Kota Bandar Lampung pada Selasa (30/10). ”Wajah pasrah dan rasa syukur terlihat jelas sesaat setelah operasi. Alhamdulillah Fahri sangat kooperatif sejak masuk ruang operasi hingga dipindah ke ruang bedah anak RSU Abdul Moeloek. Mohon doanya agar kesehatan nya segera pulih,” ujar Relawan ACT Lampung Fatullah Alfatih. Fatih menuturkan, tim Mobile Social Rescue - Aksi Cepat Tanggap (MSR - ACT) terjun langsung dalam membantu warga Desa Rantau Kijang, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu ini. ACT sudah melakukan penggalangan dana dan pendampingan bagi Fahri sejak 6 bulan yang lalu. Fahri harus menjalani berbagai tahapan sebelum operasi seperti terapi down syndrome dan pemberian asupan gizi yang baik. “Selain tidak memiliki anus selama 9 tahun, Fahri ini juga mengalami down syndrome sejak lahir. Ini menyebabkan pertumbuhannya melambat. Bahkan sampai umur 5 tahun ia tidak bisa berjalan dan berbicara layaknya anak normal,” ucapnya. Berasal dari keluarga sederhana, keluarga Fahri kesulitan membiayai biaya pengobatannya. Ibu dan Ayahnya hanya bekerja sebagai buruh tani dengan penghasilan sekadarnya. Keluarga juga kesulitan untuk mengoperasi Fahri di Lampung dikarenakan biaya dan jauhnya jarak rumah Fahri dengan rumah sakit. Untuk tinggal berdekatan dengan rumah sakit tersebut, ia dan keluarga terpaksa harus mencari biaya tambahan untuk hidup di sana. Tim MSR lantas membantu menyewa tempat tinggal sementara dekat rumah sakit di Alamanda Guest House Bandar Lampung untuk keluarga Fahri. “Ini bentuk pendampingan yang kita lakukan kepada Fahri. InsyaAllah kita akan terus dampingi hingga Fahri sehat seperti anak normalnya,” ucap Fatih. Fatih menyebutkan, biaya pendampingan selama kurang lebih 6 bulan berasal dari kedermawanan masyarakat Indonesia. Sejak berita adik Fahri disebarkan melalui akun kitabisa.com, sekitar 1.508 donatur sudah menitipkan amanahnya melalui MSR ACT. Dana-dana tersebut disalurkan langsung oleh ACT kepada Fahri. “Terima kasih banyak kepada semua relawan dan masyarakat Indonesia yang telah membantu pendampingan Fahri, pendampingan akan terus berlanjut dengan program seperti terapi down syndrome lanjutan, perbaikan sarana MCK dan program lainya,” pungkas Fatih. []

15 Oct 2018

Update 1 - Adik Fahri Menunggu Operasi Pembuatan Anus

Assalamualaikum, Sahabat peduli Sudah 9 tahun Adik Fahri menunggu untuk dibuatkan anus.

0b105999-74ea-4da7-99db-201f3d4eb3a0.jpg

Namun apa daya sudah 2 kali dijadwalkan untuk operasi belum berhasil.

Ternyata banyak virus dalam tubuhnya. 

Adik Fachri pun sering batuk dan pilek hingga tubuhnya tidak sebesar anak diusianya.

Sudah 2 bulan ini Adik Fahri ada di Bandar Lampung dengan didampingi ibu dan relawan ACT.

Kini Team ACT terus berusaha menyehatkan tubuhnya, memberikan terapi untuk menghilangkan virus ditubuhnya.

6892ac46-6cb5-474b-be1d-18d5fb10d153.jpg

Mohon doa supaya apa yang kami lakukan diberi kelancaran.

Terimakasih kepada sahabat peduli yang sudah memberikan sebagian rejeki terbaiknya.

Semoga bantuan tersebut bisa menyehatkan Adik Fahri dan membahagiakan keluarganya.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Campaign Telah Berakhir

Anda tidak dapat menggalang untuk halaman penggalangan ini karena batas waktu telah berakhir.

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?