Kitabisa! - Ringankan Derita Etnis Rohingya
Ringankan Derita Etnis Rohingya

Ringankan Derita Etnis Rohingya

Pembantaian etnis Rohingya kembali terjadi, bangunan dirusak dan jiwa-jiwa dibantai. Bersama ulurkan doa dan bantuan terbaik kita untuk Rohingya
Organisasi
Aksi Cepat Tanggap Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 4.564.403.214

Open Goal
DONASI SEKARANG

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang kamu kumpulkan akan disalurkan ke Ringankan Derita Etnis Rohingya

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan

Update 7 - Amanah Netizen di Kamp Pengungsian Rohingya


Sabtu (16/9) lalu, layanan kesehatan gratis Aksi Cepat Tanggap kembali menyapa para pengungsi baru yang ada di Bangladesh. Kali ini di Kamp Shamlapur, Teknaf, Distrik Cox’s Bazar.

Berdasarkan penjelasan Rahadiansyah, Koordinator Tim SOS Rohingya ACT di Bangladesh, Kamp Shamlapur menampung lebih dari 10 ribu pengungsi.

Namun, sebagai pengungsi tanpa status kewarganegaraan dan sumber finansial yang mencukupi, membuat mereka sulit mendapatkan akses kesehatan di luar kamp pengungsian.

“Mereka tidak bisa ke luar kamp pengungsian dan mendapatkan fasilitas kesehatan di rumah sakit di Bangladesh.

Karena itu, kami coba hadirkan layanan kesehatan itu langsung di kamp mereka. Ini cara kami memuliakan mereka, para pengungsi Rohingya,” ungkap Rahadiansyah.

Ikhtiar untuk membantu dan memuliakan para pengungsi Rohingya di Shamlapur juga tak terlepas dari dukungan masyarakat Indonesia.

Layanan kesehatan Sabtu lalu merupakan amanah dari netizen Indonesia yang telah menyalurkan kepeduliannya melalui platform Kitabisa (kitabisa.com/banturohingya)

Kini, 2.000 ton beras kemanusiaan tengah disiapkan berlayar dari Surabaya menuju Bangladesh untuk pengungsi Rohingya.

Mohon doa dan dukungan terbaikmu.

ACT masih terus mengajak segenap bangsa Indonesia untuk menyisihkan sebagian rezekinya, untuk membantu saudara-saudara kita warga Rohingya.

Salurkan donasi terbaik Anda melalui rekening khusus berikut:
1. Klik link >> kitabisa.com/banturohingya
2. Klik "DONASI SEKARANG"
3. Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit
4. Dapat laporan via email

Semoga konflik Rohingya bisa segera mereda

Yuk bantu share berita positif ini agar lebih banyak orang membantu saudara kita di Rohingya.

#LetsHelpRohingya
#IndonesiaSelamatkanRohingya

Update 6 - 12 Ton Bantuan Indonesia Tembus Desa Rohingya

“Semoga Allah subhanahu wa ta'ala senantiasa memberkahi masyarakat Indonesia yang telah membantu kami. Kalian selalu ada dalam doa-doa kami,” ungkap salah satu pengungsi Rohingya di Sittwe, Myanmar.

Sore itu, untaian doa-doa tulus mereka tak henti-hentinya mengalir. Dari sudut kamp pengungsian yang sesak dan tak beraturan, doa-doa tersebut seakan melapangkan.

Sittwe memang tengah berupaya mengembalikan situasi kondusif bagi warganya. Tim #SOSRohingya XIII ACT yang berada di wilayah tersebut pun terus berikhtiar agar bantuan kemanusiaan sampai pada para pengungsi internal di sana.

Doa terpanjat mengiringi langkah tim untuk mendistribusikan bantuan pangan di kamp-kamp pengungsian internal Rohingya.

Setidaknya ada 12 ton bantuan pangan yang telah disalurkan bagi pengungsi Rohingya di Sittwe pada Jumat (8/9) lalu. Satu sak beras dengan bobot 50 kg disertai beberapa kebutuhan pangan pokok lainnya seperti bawang, cabai, kacang, tepung, dan minyak kelapa dibagikan ke sejumlah keluarga pengungsi Rohingya.

Kesempatan berbuat untuk Rohinya masih terus dibuka. Saatnya wujudkan bantuan terbaik Anda dengan cara,
1. Klik link >> kitabisa.com/banturohingya
2. Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit
3. Dapat laporan via email

Semoga konflik Rohingya bisa segera mereda

Yuk bantu share berita positif ini agar lebih banyak orang membantu saudara kita di Rohingya.


Update 5 - Bagaimana desa-desa Rohingya hari ini?

Selasa sore (5/9), rombongan baru pengungsi Rohingya tiba di area Kamp Kanzarpara, 3 Km jauhnya dari Sungai Naf. Entah sudah banyak rombongan pengungsi yang mencari suaka di wilayah zero line Bangladesh ini.

Tim Kemanusiaan ACT untuk Rohingya, Rahadiansyah, mengungkapkan, arus pengungsi terus berdatangan di Kanzarpara sepanjang hari.

“Di antara mereka ada bayi yang baru berusia 20 hari. Bayangkan, selama beberapa hari bayi ini harus ikut menyeberangi Sungai Naf dalam kondisi musim hujan seperti saat ini,” ungkap Rahadiansyah.

Sesaat setelah kedatangan para pengungsi Rohingya tersebut, ribuan paket nasi biryani hangat dihidangkan. Sepuluh ribu paket pangan itu didistribusikan di beberapa area sepanjang Kamp Kanzarpara. Di tengah cuaca yang cukup dingin selepas hujan, mereka menikmati sajian hangat tersebut dengan begitu lahap.

Bagaimana kondisi desa-desa Rohingya di Myanmar hari ini?

Mungkin hanya akan ada sedikit orang yang bisa menjelaskannya. Karena menembus desa asal Rohingya di kota Sittwe ini, sama dengan bertaruh nyawa. Namun dengan segenap ikhtiar, mitra Aksi Cepat Tanggap di Myanmar insya Allah siap menerima segala resikonya.

Pada hari-hari ini, sejumlah panganan pokok atas izin Allah SWT berhasil menjejak di desa muslim Rohingya.

"Setiap keluarga mendapat beras, bawang, cabai, sayuran, tepung, dan minyak untuk penghidupan beberapa pekan kedepan. Sebanyak 450 paket telah tersalurkan untuk mengepulkan dapur-dapur warga di desa ini"

Sungguh teramat sulit menjelaskan kekacauan yang telah menghancurkan kampung kecil ini.

Semoga tulisan singkat penuh tanda tanya, foto-foto yang kami samarkan, serta tempat dan hari implementasi yang terpaksa kami sembunyikan. Tetap menjadi bukti bahwa ada kata Indonesia yang hadir menemani perjuangan Muslim Rohingya di sana.


Mohon do'a dari Sahabat agar seluruh ikhtiar ACT dalam meringankan derita para muslim Rohingya senantiasa diridhoi-Nya, serta agar seluruh personil tim diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan misi kemanusiaan ini.

Kesempatan berbuat untuk Rohinya masih terus dibuka. Anda bisa ikut berdonasi dengan cara,

1. Klik link >> kitabisa.com/banturohingya
2. Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit
3. Dapat laporan via email

Semoga konflik Rohingya bisa segera mereda.

Yuk bantu share berita ini


Update 4 - Selamat Idul Adha Rohingya!


Atas kuasa Allah, Jumat (1/9), bertepatan dengan hari Raya Idul Adha, Alhamdulillah bantuan tahap kedua pun telah berhasil ditunaikan di Kamp Pengunsi Rohingya, Ramu Upazila, Cox's Bazar, Bangladesh.

Paket pangan yang didistribusikan berisi beras, tepung, minyak, garam, bawang, cabai, dan air mineral. Insya Allah, cukup untuk konsumsi mereka selama beberapa minggu kedepan.

Hingga kini, lebih dari 7500 orang telah ambil bagian membantu ringankan derita Etnis Rohingya melalui Kitabisa (https://kitabisa.com/banturohingya).

"Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al Maidah: 32)

Tidak hanya donasi dan bantuan makanan yang sampai ke sana,
Tetapi juga doa dari ribuan donatur Indonesia.

Saat Idul Adha ini, ACT selalu konsisten menyalurkan bantuan di pelosok kamp-kamp pengungsian Rohingya. Ini menjadi sebuah ikhtiar untuk menjaga asa dan bahagia mereka, terlebih saat hari raya.

Saudara kita, Muslim Rohingya, sungguh benar-benar menanti hati kita di sana. Sebagaimana kelak mereka menanti kita bersama di surga-Nya. Aamiin.

Selamat Idul Adha 1438 bagi umat Muslim sedunia. Selamat Idul Adha, Rohingya.

Kesempatan berbuat untuk Rohinya masih terus dibuka. Anda bisa ikut berdonasi dengan cara,

1. Klik link >> https://kitabisa.com/banturohingya
2. Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit
3. Dapat laporan via email

Semoga konflik Rohingya bisa segera mereda.

Yuk bantu share berita positif ini


Update 3 - Bantuan tahap 1 untuk Rohingya Tersalurkan!

#LetsHelpRohingya Update:

Alhamdulillah, bantuan kemanusiaan tahap pertama amanah dari bangsa Indonesia telah berhasil ditunaikan.

Tak kurang dari 150 etnis Rohingya telah menerima dan menikmati paket pangan yang didistribusikan oleh relawan mitra Aksi Cepat Tanggap di Sungai Naff, perbatasan Bangladesh - Myanmar.

Qadarullah, situasi dan kondisi di lokasi belum memungkinkan untuk dibentangkan spanduk ACT sebagaimana biasanya. Namun Insya Allah, doa-doa dari mereka yang teraniaya, akan tetap mengalir deras bagi para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk meringankan derita mereka.


"Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al Maidah: 32)

Selain melalui fanpage ACT, setiap implementasi akan terus kami update melalui halaman ini.

ACT terus membuka kesempatan bagi segenap bangsa Indonesia untuk turut berpartisipasi dengan cara,

1. Klik link kitabisa.com/banturohingya
2. Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit
3. Dapat laporan via email

Bantu share post ini agar lebih banyak orang membantu saudara kita di Rohingya...

#LetsACTIndonesia
#LetsHelpRohingya


Update 2 - Konflik Meruncing kembali di Rakhine, Myanmar

9a896ca3d0f9e3af5cc8942233827cddd57dfbd9

Maungdaw, Myanmar lagi-lagi dalam keadaan genting. Jumat dini hari lalu (25/8), bentrokan hebat antara militer Myanmar dan warga sipill Rohingya terjadi di bagian utara Maungdaw, Negara Bagian Rakhine, Myanmar. Peristiwa tersebut menewaskan setidaknya 77 Muslim Rohingya dan 12 anggota militer Myanmar. Angka kematian ini dirilis oleh kantor Penasihat Negara Myanmar Aung San Suu Kyi, Sabtu (26/8).

Sebelumnya dilaporkan bahwa sebanyak 150 sipil Rohingya melakukan serangan di lebih dari 20 pos keamanan pada pukul 01.00 waktu setempat. Ketegangan berlanjut ketika militer Myanmar di lokasi memberikan serangan balasan. Letupan senjata dan suara ledakan bom bahkan terdengar hingga ke pemukiman warga di sekitar tempat kejadian.

Dalam sebulan terakhir ini, konflik memang kembali memanas di Negara Bagian Rakhine. Berbagai bentuk kekerasan terus menyasar Muslim Rohingya di beberapa desa yang tersebar di Maungdaw, Buthidaung, dan Rathedaung. Kekerasan paling parah dialami oleh sejumlah warga Rohingya yang bermukim di Kota Rathedaung, sekitar 77 km dari Maungdaw.

4c9dfbcaabbd9dde7c3e1db84c7f37298799a250

Beberapa pekan belakangan, pasukan militer Myanmar dikerahkan secara masif di Rathedaung. Mereka menjaga pos-pos keamanan yang terus dibangun di sejumlah desa pelosok. Operasi keamanan secara sporadis dilakukan dengan dalih penahanan terhadap tersangka militan Rohingya. Namun demikian, operasi keamanan tersebut kerap kali menindas warga sipil yang tidak bersalah.

Beberapa desa di Rathedaung diblokade secara sepihak. Frekuensi aksi brutal terhadap warga Rohingya, seperti pemukulan, pembunuhan, pemerkosaan, hingga pembakaran rumah dan lahan pertanian kian meningkat. Dari tindak kekejaman ini, banyak dari warga Rohingya memilih melarikan diri dari kediaman mereka. Beberapa dari mereka bersembunyi di hutan-hutan sambil berharap adanya pertolongan. Namun demikian, ada pula sejumlah warga yang berusaha melawan. Perlawanan inilah yang diduga menyulut penyerangan di sejumlah pos keamanan di Rathedaung dan Maungdaw yang terjadi Jumat dini hari lalu (25/8).

Konflik yang terus memanas ini membuat lebih dari 17 ribu muslim Rohingya eksodus ke Bangladesh.

eaef82f488ede6e8aec35c6a970ae57291181654

Mitra Aksi Cepat Tanggap yang tinggal di Bangladesh membenarkan adanya eksodus warga Rohingya yang baru tiba di Bangladesh. “Di Arakan (Rakhine), sedang terjadi serangan penembakan kepada Muslim Rohingya. Lumayan banyak korbannya. Ini yang membuat mereka semua mau tak mau mengungsi ke Bangladesh,” ungkap Hasan, mitra ACT di Cox’s Bazar, Bangladesh.

Menurutnya, pengungsi-pengungsi baru itu kemungkinan akan mencari suaka ke kamp pengungsian terdekat, yakni Kamp Kutupalong, Cox’s Bazar. Kutupalong merupakan kamp pengungsian yang telah lama didirikan di Bangladesh. Kini, kamp tersebut menampung lebih kurang 15 ribu keluarga pengungsi Rohingya. Namun demikian, kondisi kamp pengungsian tersebut bisa dibilang paling memprihatinkan dibandingkan dengan kamp-kamp pengungsian yang lain.

766c9f4a1a44e49d3c9774d035cb4f1e03fe305c


Dengan kondisi kamp yang serba terbatas, mereka akan berjuang bertahan. Status pengungsi akan disandang, sambil menyambut Idul Adha―yang jatuh pada pekan depan―dalam keterbatasan.

Mari bantu Saudara muslim Rohingya yang tengah teraniaya. Salurkan bantuan terbaik Anda melalui Tombol DONASI SEKARANG atau Donasi Langsung ke :

BNI Syariah 66 0000 2004

a.n. Aksi Cepat Tanggap

Saatnya Ummat selamatkan Ummat.

*photo credit: dailysabah, coconuts.co, reuters, ACT


Update 1 - Kasih sayang Indonesia untuk Rohingya

Menyebut nama Maungdaw, terlebih di depan wajah orang-orang Rohingya itu, hanya ada ingatan horor dan ketakutan yang nampak dari raut wajah. Dalam beberapa pekan terakhir, Maungdaw berubah menjadi “neraka” bagi puluhan ribu etnis Rohingya. Jumlah terbaru yang terhitung, sampai pekan kedua Desember 2016, lebih dari 100 orang Muslim Rohingya terbunuh dan ratusan lainnya ditangkap oleh pihak militer, sementara kurang lebih ada 50.000 jiwa orang Rohingya melarikan diri dari rumah mereka di Maungdaw. Sayangnya walau dengan data-data yang dikumpulkan oleh banyak pihak ini, pemerintah Myanmar hingga hari ini masih menyangkal adanya pembantaian etnis Rohingya.

Kekejaman disembunyikan dengan modus operasi militer sejak Oktober 2016. Maungdaw tersekat, membuat dunia tak bisa menilik langsung apa yang sebenarnya terjadi di balik kota kecil sebelah barat Myanmar itu. Pemerintah dan aparat Myanmar menutup seluruh akses, tak ada yang bisa menembus Maungdaw, meski warga lokal sekalipun.

05afe7e5bf753eadfad6fa4eda881ce3342fc686

ACT, melalui program Sympathy of Solidarity (SOS) Rohingya, kembali mengirimkan tim untuk membantu mereka dan menyampaikan amanah dan kasih sayang dari Indonesia.

Diimplementasikan bersamaan dengan bantuan beragam elemen masyarakat Indonesia, tim SOS Rohingya menyalurkan bantuan berupa pemberian makanan siap saji untuk lebih dari 1500 jiwa, paket pangan yang berisikan beras 25 kg, minyak goreng dan bumbu dapur sebagai persediaan sembako untuk 1 bulan per keluarga juga telah tersalurkan ke ratusan KK yang ada di Rakhine State, Myanmar.

ff203134a8c4ff88972ba7e333f685978e736510

Sementara itu, persis di seberang Maungdaw, di seberang Sungai Naf yang jadi batas antara Maungdaw dan Bangladesh, kamp pengungsian ilegal makin sesak. Sejauh ini sudah 50.000 pengungsi baru asal Maungdaw melarikan diri seberangi sungai Naf. Hanya bersembunyi dan mengungsi di Bangladesh satu-satunya harapan. Meski menjadi ilegal, meski berdesak dengan puluhan sampai ratusan ribu pengungsi Rohingya lain yang telah lebih dulu mengungsi di Myanmar pasca konflik besar tahun 2012 silam.

Butuh waktu yang tak sedikit untuk memainkan diplomasi kemanusiaan untuk bantu pengungsi Rohingya di Bangladesh. Tak mudah untuk menyasar sejumlah kamp pengungsi Rohingya. “Alasan utama karena pemerintah Bangladesh tak pernah memberi izin bagi pihak mana pun yang ingin membantu pengungsi Rohingya. Memang ada cara “gerilya” yang Bisa dilakukan. Tapi perlu waktu dan harus berhati-hati,” tutur seorang mitra Tim SOS Rohingya IX di Chittagong.

Setelah melintasi berbagi hambatan, diplomasi dan jejaring kemanusiaan pun menjadi pintu masuk berkah dan kemudahan. Dari seberang Maungdaw inilah, langkah awal bantuan pangan ACT untuk Rohingya Bangladesh berlabuh di Desa Satkania.

c3df9d0672b34f49ed4c28a3c5eb35055736bc1d

Untuk Desa Satkania, Tim SOS Rohingya Aksi Cepat Tanggap membawa bantuan dengan berat total kurang lebih 0.5 ton. Dua buah truk berukuran sedang dipakai untuk membawa seluruh bantuan pangan ini menembus pelosok desa sampai ke Satkania.

Paket yang disalurkan terdiri dari beras, kentang, minyak goreng, bawang, adas, dan beberapa bahan pangan lainnya. Tak hanya bantuan untuk pengungsi Rohingya, beberapa warga lokal pun menerima berkahnya.

Tentunya saudara muslim Rohingya masih membutuhkan bantuan lainnya, dan ikhtiar memberikan bantuan senantiasa diupayakan. Terus doakan mereka dalam sujud panjang kita, karena kelak doa dan ucapan syukur mereka yang akan menjadi pahala kita kelak di hari akhir.


" Idul Adha kelabu. Ribuan rumah terbakar dan darah muslim etnis Rohingya kembali tumpah di Rakhine, Myanmar "

Rohingya, etnis muslim minoritas di Myanmar kini kondisinya semakin memprihatinkan.

Rangkaian serangan bersenjata mekanis dari Militer Myanmar terhadap Muslim Rohingya di Rakhine yang dimulai sejak Jumat (25/8) masih terus terjadi hingga hari ini.

(reuters)

Menurut rilis pemerintah Myanmar, hingga kini total korban tewas akibat penyerangan tersebut lebih dari 100 jiwa dari kedua pihak. Bahkan beberapa sumber lokal setempat mengabarkan korban tewas telah mencapai 850 jiwa Muslim Rohingya.

Dilaporkan oleh Arakan Times, pasukan tentara Myanmar serta polisi penjaga perbatasan di Rakhine membakar setidaknya 1.000 rumah warga Rohingya. Tindakan keras ini dimulai pada Sabtu (26/8) lalu dan berlanjut hingga Senin (28/8).

Etnis muslim Rohingya yang tinggal di kawasan Rakhine seperti berada dalam penjara. Ancaman kelaparan parah dan kematian di Rakhine ini kian nyata. Membuat ribuan Muslim Rohingya harus mengungsi meninggalkan tanah kelahirannya.

Sementara sebagian muslim Rohingya dipaksa mundur saat ingin melewati Ghumdum perbatasan antara Myanmar dan Bangladesh.


Inilah sebagian derita Rohingya.

Di satu sisi, mereka ingin tetap hidup di tanah airnya, mempertahankan warisan nenek moyangnya.

Tapi kampung mereka ditembaki, tanah mereka dirampas, dan hidup dalam intimidasi milisi bersenjata. Di sisi lain, mengungsi pun bukan solusi karena pintu perbatasan tak pernah terbuka lebar bagi mereka.

Merespon hal tersebut, tahun 2017 ini ikhtiar penuh kembali dicanangkan ACT. Insya Allah, implementasi qurban, bantuan pangan, dan pelayanan kesehatan akan segera disalurkan untuk etnis yang diakui PBB sebagai "kaum yang paling teraniaya di dunia" pada titik-titik krusial di Bangladesh dan Myanmar.

Sejak tahun 2012 ACT telah berinisiatif menyalurkan untuk etnis Rohingya. Sebelumnya ACT juga telah mendirikan ratusan shelter di Sittwe, Rakhine State, Myanmar. Segenap bantuan pangan dan medis amanah dari rakyat Indonesia tersalurkan pula ke kamp-kamp pengungsian Rohingya di Bangladesh.

Kini Rohingya kembali menguji sisi kemanusiaan kita. Ini kesempatan kita untuk kembali berbuat nyata dan membantu saudara kita di Rohingya

Saatnya wujudkan bantuan terbaik. Ayo bantu muslim Rohingya dengan berdonasi.

Cara Berdonasi :
1. Klik "DONASI SEKARANG"
2. Pilih Bank Transfer Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI dan kartu kredit
3. Dapat laporan via email

Bantu share post ini agar lebih banyak orang membantu saudara kita di Rohingya ...

#LetsACTIndonesia
#LetsHelpRohingya

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner dan tidak mewakili Kitabisa

DONASI SEKARANG

Donatur 14225

SHOW MORE
  • Rp. 100.120
    Anonim

    semoga saudara kita di Rohingya kuat dan tabah dan pemerintah myanmar diberi nurani untuk mengekang diri dari perbuatan biadab.....

  • Rp. 500.433
    Ayu Yudha

    Allah SWT selalu bersama umat muslim di Rohingya

  • Rp. 108.808
    Bmt Al-iqtishady Mataram Ntb
  • Rp. 10.000
    Anonim
  • Rp. 50.384
    Anonim

    Semoga Allah SWT selalu melindungi kita semua .. Aamiin..

  • Rp. 100.845
    Anonim
  • Rp. 500.210
    Anonim
  • Rp. 25.353
    Anonim
  • Rp. 200.223
    Muhammad Haidar Razan Hilmi
  • Rp. 50.431
    Anonim
SHOW MORE

Di bawah ini adalah list fundraiser yang ikut mendukung Ringankan Derita Etnis Rohingya :

Pesan kamu akan langsung terkirim ke Aksi Cepat Tanggap

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?