Kitabisa! - Bantu Zaidan Pulih dari Penyakit Leukemia Langka
Punya teman atau keluarga yang butuh bantuan seperti Zaidan? Whatsapp Tim Kitabisa sekarang

Bantu Zaidan Pulih dari Penyakit Leukemia Langka

Bantu Zaidan Pulih dari Penyakit Leukemia Langka
Mari bantu dan dukung agar balita Muhammad Khairy Zaidan pulih dari penyakit Leukemia langka yang dideritanya. #JMML #Leukemia #KitaBisa #BantuZaidan
Campaigner (Social Media)
ratna pitaloka Campaigner Telah Terverifikasi

Rp 277.969.704

terkumpul dari target Rp 500.000.000
56% terkumpul
Campaign Telah Berakhir

Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser
Setiap donasi yang Anda kumpulkan akan disalurkan ke Bantu Zaidan Pulih dari Penyakit Leukemia Langka

Jadi Fundraiser

Campaign ini mencurigakan? Laporkan
Baca update terbaru dari campaign ini!

Assalamualaikum Wr. Wb

Perkenalkan nama Saya Ratna Hening Pitaloka/@ockanna, bulik dari balita Muhammad Khairy Zaidan atau yang biasa dipanggil dengan Zaidan yang saat ini sedang berjuang melawan penyakit Leukemia langka yang disebut JMML (Juvenile melomonocytic Leukemia) yaitu sejenis kanker yang menyerang hanya pada anak-anak rata-rata dibawah umur 4 tahun. Penyebab penyakit JMML ini tidak diketahui tetapi para dokter menyimpulkan bahwa kondisi medis tertentu seperti Neurofibromatosis tipe 1 dan Sindrom Noonan dapat membuat seorang anak lebih berisiko terkena JMML. Penyakit langka ini terjadi dengan frekuensi 3 kasus per satu juta anak.

Zaidan, keponakan saya, anak dari Abi Gafur @gafur_n dan Umi Kikin @renykinastiii, merasakan keluhan sakit pertama nya pada bulan Maret awal lalu. Saat itu dia mengeluhkan sendi kakinya sakit dan Zaidan mengalami inflamasi atau demam yang berkelanjutan. Setelah sendi yang satu reda, sendi yang lain mengikuti. Setelah serangkaian tes dan konsultasi kesehatan, oleh Dokter Zaidan divonis Juvenile Idiopatic Arthritis (JIA). Tetapi nyeri sendi bukanlah merupakan satu-satunya keluhan yang dialami Zaidan. Secara perlahan, fungsi motorik, mata, dan telinga Zaidan mengalami kemuduran dan mau tidak mau Zaidan menjalani fisioterapi dan pemeriksaan dengan beberapa dokter spesialis. Berat badannya pun turun dengan drastis dan pada akhirnya Zaidan tidak bisa melihat dan berjalan lagi.

Zaidan sebelum diagnosa

Di awal November lalu, Alhamdulilah Umi Kikin yang sedang mengadung telah melahirkan anaknya yang ketiga dengan selamat di kampung halaman di Wonosobo. Zaidan pun senang punya adek baru tetapi setelah itu, kondisi Zaidan memburuk dan tes darah menunjukkan Hb Zaidan di angka 3. Setelah transfusi darah di RSI Wonosobo dan HB sudah di angka 11, kondisi Zaidan membaik walaupun masih lemas dan karena terjadi pengerasan limfa/getah bening dan pankreas yang ditandai dengan perut yang mengeras, Zaidan kemudian dirujuk ke RSUP Dr.Kariadi Semarang. Di sana, Zaidan tes darah lagi dan ternyata menunjukkan angka 5.5. Doktor pun mengindikasikan bahwa Zaidan mengidap Leukemia mengingat Hb dan Trombosit yang terus turun bahkan sesaat setelah dilakukan transfusi darah.

3a775bf4e212f320012f318d6d868f11d1e6f0d0

Setelah melakukan observasi gejala medis Zaidan atas pembengkakan kelenjar limfa/getah bening, pankreas, kemudian atas beberapa memar dan bengkak di banyak titik tubuh serta uji lab pengambilan sampel sumsum tulang belakang, maka Zaidan positif dinyatakan mengidap leukemia tipe JMML oleh dokter.

Kami sekeluarga tentu sangat terpukul atas vonis Zaidan mengingat Zaidan anak yang ceria, lucu, pintar dan sholeh tapi kami tidak akan berputus asa dalam berjuang mengupayakan kesembuhan untuk ananda Zaidan dan akan mengusahakan seluruh perawatan dan pengobatan berapapun biayanya bahkan untuk Transpalantasi Stem Cell sekalipun yang membutuhkan biaya ratusan juta.

Sampai saat ini kami masih terus mengumpulkan tabungan agar Zaidan bisa segera menjalani perawatan. Tetapi dengan kondisi perkekonomian yang seadanya (Abi Gafur merupakan karyawan Swasta di Jakarta dan Umi adalah ibu rumah tangga), akan sangat berat bagi kami untuk mengupayakan upaya penyembuhan yang maksimal.

Kemudian tanpa mengurangi rasa hormat, disini kami pribadi memohon kerendahan hati dan kerelaan rekan-rekan semua untuk dapat memberikan doa & membantu meringankan beban material kami agar Zaidan dapat segera melakukan perawatan maupun operasi.

Untuk berdonasi dengan cara sbb :

* Klik Tombol Merah “DONASI SEKARANG”

* Masukan nominal Donasi

* Pilih Metode Pembayaran, lalu lanjut

* Transfer ke Nomor Rekening yang tertera

Apabila keperluan pengobatan Zaidan sudah selesai, maka sisa dana dari hasil donasi akan kami salurkan kembali untuk para PEJUANG CILIK seperti Zaidan melalui yayasan dan lembaga yang kredibel.

Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan sekalian atas doa dan bantuan untuk Zaidan. Mohon maaf jika diatas ada kesalahan penulisan bahasa medis. Semoga amal baik rekan semua menjadi amalan surga, dan dibalas berlipat oleh Allah SWT.

Amiin YRA.

Untuk info lebih lengkap, dapat menghubungi kami melalui SMS atau WA :

0819893138/081210210939 (Oka)

Instragram: @gafur_n @renykinastiii @ockanna_

Email: [email protected]

Wassalamualaikum, wr wb.


Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa

Campaign Telah Berakhir

Donatur 1431

  • Rp. 5.000.000
    Anonim
  • Rp. 2.550.819
    Ovi Annisa Qurrota A'yun

    Syafaahullah syifaan ajilan, dek Zaidan

  • Rp. 2.500.603
    Ignatia Dinar Melani

    Dana bantuan

  • Rp. 2.500.000
    Sultan Kalanhka
  • Rp. 2.100.893
    Lely
  • Rp. 2.000.856
    Rika Mayasari
  • Rp. 2.000.598
    Dian Ardian
  • Rp. 2.000.122
    anonim

    semoga bs membantu kesembuhan adeknya

  • Rp. 2.000.000
    Anonim
  • Rp. 1.500.594
    Anonim

    Assalamualaikum. Kaka Zaidan.. semangar! Semoga lekas Sembuh ya.. Salam kenal dari dede Ghazi Safran (anak sy). Smoga kita jd anak Sol

SHOW MORE
  • Rp. 200.569
    Choiria Riani
  • Rp. 100.857
    Anik sunarmi
  • Rp. 300.629
    annisa
  • Rp. 40.115
    Anonim
  • Rp. 100.440
    Anonim
  • Rp. 500.000
    Monster Shaker

    #1for500, setiap Rp 500 dari penjualan produk Monster Shaker untuk Rakyat Zaidan :)

  • Rp. 100.000
    Anonim
  • Rp. 200.834
    Anonim
  • Rp. 50.775
    Astianti
  • Rp. 300.994
    Anonim

    Bismillah Zaidan.. semoga lekas sembuh

SHOW MORE
4 Jan 2018

Update 4 - Akhir Perjuangan Zaidan

Assalamualaikum wr wb

Selamat siang para rekan donatur yang baik hati,

Bismillah..

Innaalillahi wa innaailaihi raaji’un.

Telah meninggal dunia, Muhammad Khairy Zaidan pada tanggal 21 Desember 2017 pukul 11.30 WIB di RSUP Kariadi, Semarang. Alhamdulillah, Zaidan berpulang ke rumah Allah saat dikelilingi oleh orang-orang yang sangat mencintainya.

Kronologi

Seperti yang sudah dijelaskan di update sebelumnya, Zaidan menjalani pengobatan kemoterapi. Setelah selesai menjalani sesi pertama kemoterapi selama 5 hari, kondisi Zaidan semakin menurun drastis. Rencana Zaidan untuk dirujuk ke RS. Dharmais Jakarta pada tanggal 16 Desember batal. Dokter spesialis hematologi dari Dharmais, dr. Edy Tehuteru, Sp.A(K), tidak merekomendasikan Zaidan untuk melakukan perjalanan dari Semarang ke Jakarta, karena kondisi umum Zaidan yang tidak memungkinkan. Dr Edy merekomendasikan untuk dilakukan transfusi trombosit dan pemasangan shunting untuk menyalurkan cairan dari kepala menuju lambung dengan tujuan untuk mengurangi tekanan di dalam kepala.

Hari Minggu tanggal 17 Desember 2017, Zaidan melakukan transfusi trombosit sesuai saran dr Edy. Hari Senin tanggal 18 Desember 2017, kondisi Zaidan terus menurun. Zaidan lebih banyak tidur, dan tidak bisa mengucapkan kata apa pun. Seluruh tubuh Zaidan membengkak dan tidak bisa digerakkan. Hanya tangan kiri saja yang bisa digerakkan dan sesekali mengacungkan telunjuknya ke atas.

Senin siang, dokter menyampaikan bahwa kondisi Zaidan sudah sangat drop, sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan tindakan medis apa pun, baik kemoterapi maupun operasi tumor di otak dan matanya. Kala itu, dokter meminta ibunya yang saat itu masih berada di Wonosobo untuk datang ke RS Kariadi Semarang agar ikut mendampingi saat-saat terakhir Zaidan. Selain ibunya, dokter juga meminta keluarga besar Zaidan untuk berkumpul untuk mendoakannya karena sudah tidak ada tindakan medis yang dilakukan untuk Zaidan. Senin malam, bertepatan saat ibunya dan keluarga dari Wonosobo datang, Zaidan mengalami pendarahan yang cukup banyak keluar melalui mulut dan hidungnya, hingga perlu dipasang tampon.

Pada hari Selasa, kesadaran Zaidan sudah tidak ada namun dia masih bisa menggerakkan tangan kirinya. Selain sesekali mengacungkan telunjuk ke atas, dia juga mencoba mencabut selang oksigen atau selang makanan di hidungnya. Saat itu Zaidan mencabut sendiri selang di hidungnya. Menurut dokter, selang tersebut boleh tidak dipasang kembali karena untuk saat itu dokter hanya mempertimbangkan kenyamanan Zaidan saja. Bahkan, menurut dokter, infus juga bisa tidak diberikan, apabila keluarga menghendaki. Yang diutamakan adalah meningkatkan kenyamanan dan "kualitas hidup" Zaidan dengan mengumpulkan orang-orang yang mengasihinya di sampingnya.

Hari Selasa dan Rabu. Zaidan tidak bisa membuka matanya, lagi-lagi hanya tangan kirinya yang masih aktif mengacungkan telunjuk atau sesekali mencoba memperbaiki kancing bajunya yang terbuka. Puncaknya pada Rabu malam, kondisi Zaidan sudah sangat melemah, tangan kiri Zaidan sudah tidak aktif lagi seperti biasa, nafas Zaidan sudah sangat berat meskipun dibantu dengan pemasangan oksigen di mulut dan hidungnya. Hari Kamis subuh, sekitar jam 4, Zaidan kembali mengalami pendarahan melalui mulut dan hidungnya, hingga pada akhirnya, pada hari Kamis pukul 11.30 Zaidan menghembuskan nafas terakhirnya didampingi oleh ayah dan ibunya.

Pembiayaan Selama Proses Pengobatan Zaidan

Sejak keluhan pertama kali, kurang lebih 1 tahun yang lalu, Zaidan sudah keluar masuk beberapa rumah sakit dan klinik kesehatan di Jakarta, Wonosobo dan terakhir di Semarang. Berikut ini adalah rincian sederhana pembiayaan Zaidan.

Pembiayaan medis

Tranfusi I dilakukan di RSI Wonosobo selama 6 hari, biaya yang dikeluarkan adalah Rp 7.700.000.

Tranfusi II dilakukan di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Tranfusi kedua ini mendapat bantuan dari BPJS.

Masa observasi di RSUP dr. Kariadi selama 8 hari, biaya yang dikeluarkan adalah 7.497.000 dari total biaya sebesar 16.660.000

Masa pengobatan setelah diagnosa tegak, selama 24 hari, biaya yang harus dikeluarkan adalah 7.962.300

Biaya cek TORCH ibu Zaidan, setelah Zaidan ditemukan virus toksi, sebesar 2.000.000

616e3c440ef66cd1631d62bd2a9113c5ddee9dfe

eafd7c5ac8bf9c07e412486d909eb1f520c46411

Pembiayaan operasional

Selama kurang lebih 2 bulan, abu Zaidan dan om Zaidan tidak bisa bekerja karena harus mendampingi Zaidan menjalani proses penobatan. Sebagian dari dana yang ada digunakan untuk keperluan harian keluarga, terutama untuk transportasi Wonosobo-Semarang dan Cirebon-Semarang.

Sebelum itu, dana yang kami kumpulkan melalui kitabisa.com ini rencananya akan kami gunakan untuk operasi tranplantasi sumsum tulang belakang dan pembiayaan major lainnya seperti operasi tumor di otak, dan lain sebagainya. Memang Zaidan belum sempat mendapatkan pengobatan tersebut, sehingga dana yang terkumpul kami gunakan untuk pengobatan yang lain seperti yang sudah diuraikan di atas. Jadi, sesuai dengan komitmen kami, sisa dana akan kami salurkan ke yayasan terkait yang kredibel, atau akan disalurkan secara langsung kepada anak-anak yang sedang berjuang melawan sakit yang berat dan sedang menjalani pengobatan yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Insha Allah, semoga bantuan dari para donatur ini bermanfaat bagi anak-anak atau siapa pun yang sedang melanjutkan perjuangan Zaidan dalam melawan penyakit seperti ini.

Terimakasih banyak kami ucapkan kepada seliruh donatur sekalian. Hanya Allah Tuhan YME yang mampu membalas semua kebaikan para donatur yang budiman.

Wassalamualaikum wr wb

2b09f1fe0f4caeded821ef2ed64102f93f488e98


18 Dec 2017

Update 3 - Pasca Zaidan Kemoterapi

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yth Para donatur #bantuzaidan yang saya hormati. Sekali lagi saya mewakili orang tua dan keluarga besar Zaidan mengucapkan terima kasih banyak atas semua bantuan Bapak/Ibu/Saudara yang diberikan kepada Zaidan dan kami baik secara material maupun imaterial. Sungguh tidak ada dukungan yang lebih berharga bagi kami selain mengetahui betapa banyaknya doa yang dipanjatkan untuk kesembuhan Zaidan. Sekali lagi terima kasih banyak.

Mengenai kondisi Zaidan saat ini, Zaidan telah menjalani kemoterapi melalui infus selama lima hari berturut-turut pada 2 minggu lalu (4-9 Desember 2017) dan saat ini masih menjalani kemoterapi melalui obat minum setiap harinya. Efek dari kemoterapi itu membuat Zaidan terus-menerus muntah dan diare, dan tidak mau makan. Jadi, saat ini Zaidan mengonsumsi makanan dan minuman melalui selang di hidungnya.

Setelah hampir sebulan menjalani rawat inap di RS Kariadi, Zaidan akan dirujuk ke RS. Darmais Jakarta mengingat rumah sakit tersebut adalah rumah sakit khusus kanker dan operasi transplantasi sumsum tulang belakang juga rencananya akan dilakukan di sana. Namun, malam ketika hendak berangkat ke sana kondisi Zaidan drop sehingga baik pihak RS Kariadi maupun RS Dharmais tidak bisa memberikan izin transfer hingga kondisi Zaidan lebih stabil. Kondisi Zaidan beberapa hari ini yaitu HB turun sampai angka 6, demam tinggi, dan detak jantungnya tidak normal sehingga harus dilakukan transfusi darah lagi. Saat ini kesadaran Zaidan semakin menipis, bahkan sudah tidak bisa mengenali suara ibunya dan tidak merespon saat diajak komunikasi.

Minggu ini insya Allah akan dijadwalkan untuk operasi tumor-tumor di otak Zaidan, namun kami belum tahu jadwal pastinya

a2cacc66e8565be04142b08ea22da49556278ec3


Saat ini kami belum bisa mendapatkan rincian untuk dana pengobatan Zaidan karena pihak rumah sakit tidak bisa memberikannya kepada pasien BPJS jika pasien tersebut masih dirawat di rumah sakit. Alhamdulillah Zaidan bisa mendapatkan bantuan dari BPJS untuk membantu sekitar setengah dari total biayanya. Rincian biaya bisa kami dapatkan bila Zaidan sudah keluar dari RS Kariadi atau dirujuk ke rumah sakit lain. Jika kami sudah mendapatkan rinciannya, insya Allah akan kami bagikan kepada para donatur sekalian sebagai bentuk tanggung jawab kami terhadap dana yang terkumpul.

Sekali lagi kami mohon doa para donatur sekalian demi kesembuhan Zaidan. Semoga Allah Swt Tuhan yang Maha Kuasa membalas kebaikan para donatur sekalian yang telah sudi membantu dan mendoakan Zaidan.

Wassalamualaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Hormat Kami,

CAMPAIGNER an. Keluarga.

5 Dec 2017

Update 2 - Zaidan Masih Terus Berjuang

Assalamualaikum wr wb,

Selamat Sore Para Donatur Kampanye #bantuZaidan yang budiman,

Sebelumnya saya mewakili keluarga kembali mengucapkan terimakasih atas perhatian yang telah diberikan kepada ananda Zaidan.

Zaidan yang dirawat sejak tanggal 25 November 2017, sampai sekarang masih melakukan beberapa tes medis diantara pengambilan sampel darah dan terakhir dilakukan ct scan di kepala. Hasil CT Scan menunjukkan bahwa ditemukan beberapa tumor di kepala dan di belakang mata yang menyebabkan gangguan penglihatan Zaidan. Tumor ini disebut optic glioma yaitu sejenis tumor yang terdapat pada syarat optic yang mengganggu penglihatan. Penyakit Ini merupakan salah satu gejala medis dari penyakit JMML ini.

Jadwal operasi dan biopsy akan segera ditetapkan tetapi mulai hari ini ananda Zaidan akan menjalani kemoterapi selama 5 hari berturut kedepan. Jumlah donasi sekarang sudah mencapai sekitar 120 juta rupiah dan sudah kami cairkan sebanyak 70 juta untuk persiapan pengobatan tersebut.

Mohon doanya ya Bapak/Ibu/Sdr sekalian agar semua upaya pengobatan membuahkan hasil dan kondisi Zaidan mengalami peningkatan. Sekali lagi Terimakasih.

4a659d602b44f1ec68174c70f14dd12cc7bc4fef

SALAM HANGAT,

Atas nama Keluarga,

Oka (0819893138)

28 Nov 2017

Update 1 - Update #1 - Donasi Bantu Zaida

Kepada Yth. Para Donatur #BantuZaidan yang baik hati.

Selamat malam,

Kami segenap keluarga ananda Zaidan mengucapkan terimakasih banyak atas partisasi Rekan-Rekan Donatur atas donasi yang telah diberikannya. Jujur kami tidak menyangka, perhatian kepada Zaidan begitu besar sehingga hanya dalam hitungan jam sudah terkumpul.jumlah yang cukup lumayan yaitu sebesar 55 juta rupiah.

Perkembangan terkini kondisi Zaidan, Zaidan akan dijadwalkan menjalani Kemoterapi pada hari Rabu atau Kamis besok setelah uji lab atas darah keluar. Kami berharap tindakan pengibatan bisa dilakukan secepatnya melihat kesadaran Zaidan yang sudah mulai menipis dan hanya merespon saat bersama dengan Abi dan Umi nya saja. Tubuh Zaidan masih mengalami pembengkakan dan memar di beberapa bagian.

a3400dec5fb71f4a6fb02301e24475ac17770684


Lebih lanjut, kami dapat informasi bahwa ternyata BPJS tidak bisa mengcover biaya pengobatan Zaidan karena kendala Administrasi. Oleh karena itu kami bermaksud akan mulai menggunakan hasil donasi dari para Rekan Donatur.

Semoga Allah SWT memberikan Zaidan jalan kesembuhan dan membalas kebaikan para Donatur semua.

SALAM HANGAT,

Oka.

Disclaimer: Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.

Campaign Telah Berakhir

Di bawah ini adalah list fundraiser yang ikut mendukung Bantu Zaidan Pulih dari Penyakit Leukemia Langka :

Mau buat halaman untuk galang dana online seperti ini?