Kitabisa! - Kita Untuk Thalassemia
Kita Untuk Thalassemia

Kita Untuk Thalassemia

Rp 34.354.834
terkumpul dari Rp 50.000.000
252 Donasi 0 hari lagi

Cerita

d030dec575f0dd23c2200915b8441e29616885d1

LOVE DONATION 2017

#KitaUntukThalassemia

Teman, bagaimana rasanya jika kamu harus menunda aktivitas karena tubuhmu tidak mampu mendukungmu melakukan banyak kegiatan?

Itulah yang dirasakan oleh teman-teman penderita Thalassemia. Orang-orang yang mengidap Thalassemia memiliki gangguan dalam pembentukan hemoglobin normal, sehingga darah yang dihasilkan mudah pecah dan mereka mengalami kekurangan sel darah merah. Namun, kekurangan sel darah merah dalam tubuh mereka tidak dapat didukung oleh zat besi yang diperoleh dari makanan, tetapi melalui transfusi darah seumur hidup. (Info lengkap seputar Thalassemia dapat dibaca di sini.

Thalassemia diturunkan secara genetik. Menurut data, tercatat ada 6-10 % penduduk Indonesia membawa sifat Thalassemia. Jika pembawa sifat Thalassemia menikah dengan sesama pembawa sifat Thalassemia, ada kemungkinan 25% anak mereka menderita Thalassemia Mayor. Setiap tahun, setidaknya ada 100,000 anak di dunia yang lahir dengan Thalassemia Mayor dan yang terdaftar dalam data Yayasan Thalassemia Indonesia sebanyak 7,711 anak Indonesia yang mengidap Thalassemia Mayor.

Pernahkah kamu membayangkan bagaimana teman-teman Thalassemia melakukan transfusi darah setiap bulan? Mereka duduk di tempat tidur rumah sakit selama berjam-jam untuk menunggu sel darah merah yang baru mengalir ke dalam tubuh mereka, dan harus kembali melakukan hal yang sama di bulan berikutnya. Bahkan, sebagian teman-teman penderita Thalassemia tidak lagi melakukan transfusi darah setiap satu bulan sekali, tetapi satu sampai tiga minggu sekali. Tidak hanya waktu yang terbuang, tetapi juga biaya yang besar sejumlah Rp10,000,000,- untuk setiap tranfusi, vitamin dan obat kelasi besi.

Kurangnya sel darah merah membuat tubuh mereka melemah secara perlahan-lahan. Kini, banyak teman-teman Thalassemia yang menunda untuk melakukan kesibukan, seperti berhenti sekolah dan kuliah, resign dari pekerjaan, sampai tidak berkegiatan layaknya anak-anak lain yang menghabiskan hari-hari mereka untuk mencoba hal-hal baru.

Namun, setiap orang punya mimpi dan cita-cita, begitu pula teman-teman penderita Thalassemia. Meski penyakit mereka tidak dapat disembuhkan dan mereka memiliki risiko komplikasi akibat penumpukan zat besi, tekad mereka untuk sembuh dan melawan penyakit itu tetap ada. Tujuan mereka hanya satu––merasakan kehidupan yang sama dengan kebanyakan anak lainnya.

Harapan itu belum hilang, teman-teman penderita Thalassemia masih memiliki banyak kesempatan untuk menggapai cita-cita. Dan ini menjadi tugas kita bersama untuk membantu mereka merealisasikan keinginan itu.

Melalui Love Donation 2017, kami, Young On Top Campus Ambassadors, bekerjasama dengan Yayasan Thalassemia Indonesia dan kitabisa.com, mengajak teman-teman berpartisipasi mendonasikan dana untuk membantu teman-teman Thalassemia mendapatkan harapannya kembali.

It's time to share love and save life!

Fund Allocation:

100% dana yang terkumpul akan diberikan kepada Yayasan Thalassemia Indonesia untuk membantu pengobatan dan transfusi darah para penderita Thalassemia.

#LoveDonation2017

#ShareLoveSaveLife

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (252)