Kitabisa! - Adam Fabumi Bantu Arthur Sembuh
Adam Fabumi Bantu Arthur Sembuh

Adam Fabumi Bantu Arthur Sembuh

Rp 6.082.901
21 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Saya Sudarmadi, sohib akrab Ayah dari Arthur semenjak kerja sekantor di salah satu perusahaan swasta di Bintaro. Karena dekatnya kami sudah saling menganggap seperti saudara sendiri.. sampai sekarang menjadi om dari Arthur.

Mengikuti sejak awal perjuangan Arthur mulai dari kandungan hingga terlahir sampai saat ini adalah keajaiban yang luar biasa.

Ayah Arthur seorang pekerja keras dan sangat mengharapkan kelahiran anak pertamanya, Arthur. Sejak awal dalam kandungan, Arthur sudah diprediksi dokter akan lahir premature karena ada kelainan dalam rahim mamah Arthur. Dalam kondisi kandungan kurang baik tidak menyurutkan semangat papa dan mama Arthur untuk memperjuangkan dana untuk kelahiran Arthur.

Manusia berusaha sekuat mungkin, tetapi Tuhan yang menentukan. Arthur lahir tanggal 4 Januari 2018 pada pukul 19.12 wib. Ia lahir premature di minggu ke 34 melalui proses caesar sehinga harus ditempatkan di ruang NICU dengan ventilator dikarenakan paru paru belum berkembang dan berfungsi dengan baik. Saat itu tarikan nafas Arthur masih sangat berat, oleh karena kondisi tersebut, Arthur harus dimasukkan dalam inkubator dengan selang yang masuk kedalam tubuhnya.


Sepanjang hari itu menjadi terasa sangat panjang dan berat buat ayah Arthur, dari jam ke jam makin banyak tindakan medis yang diperlukan Arthur untuk memastikan kondisi Arthur; mulai dari intubasi ETT, berlanjut pada pemasangan UVC dan UAC, beberapa kali rontgen, sampai dengan penggunaan mesin HFO (ini jenis Ventilator frekuensi tinggi yang digunakan pada bayi afiksia berat). Semua upaya ini diusahakan agar pertukaran udara paru-paru Arthur dapat optimaBelum selesai dihari pertama, ayah Arthur lagi diperhadapkan dengan situasi yang tidak mudah. Dokter menyarankan, si kecil Arthur harus menjalani operasi bedah untuk dipasang PICC agar nutrisi dan obat obatan bisa masuk dengan lancar kedalam tubuh Arthur. Di saat harus memikirkan biaya yang semakin membengkak, makin hari makin terasa berat bagi papa dan mama Arthur, namun mereka tetap membulatkan hati berusaha sekuat tenaga mengupayakan apapun yang terbaik untuk pemulihan Arthur.


Tanggal 6 Januari 2018, respon Arthur terhadap obat dan alat sedikit demi sedikit Arthur makin baik. Hasil analisa gas darah juga membaik daripada sebelumnya, dan ini menjadi kabar yang sangat baik bagi ayah dan mama Arthur. Namun dikondisi tersebut, pada ujung jari Arthur masih terlihat biru meskipun sudah diberikan obat pacu jantung dobutamin melalui infus. Oleh dokter yang menangani Arthur, dilakukan cek daya kerja jantung yang mengalirkan darah ke paru paru dan tubuh melalui echo cardio. Dari hasil echo tersebut ternyata didapatkan tekanan jantung ke paru tinggi, dimana dokter mendiagnosis Arthur terkena PPHN (persistent pulmonary hipertension in the neonate). *Tekanan jantung ke paru Arthur adalah 72.8 dimana normal nya adalah dibawah 20. Karena kondisi ini, dokter memberikan tindakan iloprost inhalation agar tekanannya menjadi turun.

Pada tanggal 7-8 Januari 2018 sebenarnya kondisi Arthur menunjukkan progress. Tidak bertahan lama, pada tanggal 9 Januari 2018 hasil analisa gas darah Arthur menjadi drop dimana Leukosit meningkat dan trombosit turun drastis menjadi 94 ribu. Dan ada masalah lagi dimana terjadi pendarahan dalam organ paru Arthur karena sepsis dan infeksi. Saya cukup memahami jika ini menambah kepanikan pada ayah Arthur karena kondisi Arthur yang terus naik turun.

Dokter menyarankan untuk segera diberikan Fresh Frozen Plasma serta tranfusi trombosit dengan obat anti trombin yang harganya bisa mencapai 12 juta rupiah, semua upaya dilakukan supaya kondisi Arthur bisa stabil.

Pengobatan dan tindakan medis terus diupayakan untuk kesembuhan Arthur. Hingga saat ini sudah 2 minggu lebih Arthur berada di NICU. Dokter dan tim di rumah sakit sudah sangat membantu Arthurberjuang agar bisa bertemu dengan ayah bundanya.

Mohon dukungan donasi untuk membantu Arthur karena biaya yang dikeluarkan untuk Arthur sudah melebihi dari kemampuan dan tabungan yang sudah dipersiapkan.

Biaya Arthur selama di NICU dapat mencapai 10-15 juta/hari dan tagihan pada tanggal 20 Januari 2018 sudah mencapai Rp 157.986.607,00 (per jam 10.51 WIB). Dan biaya ini akan terus bertambah karena hingga saat ini dokter belum dapat memprediksi berapa lama Arthur terus memerlukan perawatan di NICU.

Berapapun yang Om dan Tante berikan pasti akan sangat membantu Arthur. Donasi dapat diberikan langsung ke ayah Arthur dengan cara:

  • Klik Tombol Merah “DONASI SEKARANG”
  • Masukan nominal Donasi
  • Pilih Metode Pembayaran, lalu lanjut
  • Transfer ke Nomor Rekening yang tertera

Mohon bantuan #SHARE sebanyak mungkin pesan ini agar tersampaikan kepada #OrangBaik lainnya.

Biaya yang terkumpul akan digunakan untuk membayar biaya perawatan Adik Arthur selama di Rumah Sakit dan untuk pengobatan lanjutan.

Terimakasih atas segala doa dan bantuan yang om dan tante berikan untuk Arthur, agar Arthur bisa bernafas normal, sehat, tumbuh kembang dengan baik dan kelak menjadi berkat bagi orang banyak.

Hanya Allah yang melampaui segala akal akan membalas segala kebaikan om dan tante semuanya.

Salam,


Sudarmadi

info lebih lengkap dan progress mengenai Arthur dapat menghubungi orangtua Arthur melalui WA :

‪0818130985‬ (setiadi)



Because every lives count

Adam Fabumi Foundation adalah yayasan yang didirikan Juli, 2017 oleh Kiagoos Herling Kamaludin dan Ratih Megasari, Orangtua Adam Fabumi. AFF berniat untuk membantu bayi dan balita yang terlahir dengan kondisi spesial dan membutuhkan dukungan.

More info : https://kitabisa.com/adamfabumifoundation

Follow Instagram Adam Fabumi Foundation: https://www.instagram.com/adamfabumifoundation/

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Donasi (21)