Kitabisa! - Adam Fabumi Bantu Ino Sembuh
Adam Fabumi Bantu Ino Sembuh

Adam Fabumi Bantu Ino Sembuh

Rp 5.763.452
21 Donasi hari lagi
Adam Fabumi Foundation
Akun telah terverifikasi

Cerita

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokaatuh.

Kyurino Altamis Sandya Elhamsy, atau biasa dipanggil Ino, lahir tanggal 26 November 2016 dengan BB 2,85 kg dan TB 50 cm, menangis dan ketuban jernih. Saat Ino berumur 5 hari, Ino mengalami kejang dengan ciri mata berkedip dan bibir membiru sekitar 20 detik lalu kembali normal. Saat usianya baru beberapa hari, Ino tidak bisa menangis sama sekali dan sangat susah untuk minum ASI sehingga BB nya sempat turun. Sempat dikonsulkan ke dokter spesialis anak, yang membantu proses kelahirannya, menyatakan bukan jantung bawaan (sempat mengira itu PDA karena ketidaktahuan orang tua Ino bagaimana kejang itu). Setelah 15 hari Ino mengalami kejang lagi disertai dengan flu, lalu diperiksa kembali ke dokter spesialis anak dengan memperlihatkan rekaman video kejangnya. Diagnosa awal yaitu suspect epilepsi, lalu disarankan untuk diperiksa ke dokter syaraf anak dan dilakukan EEG dan USG kepala. Hasil EEG Ino yaitu abnormal 3 dan USG-nya tidak ada massa maupun pendarahan. Diagnosa dokter syaraf anak berdasarkan hasil EEG, Ino diketahui terkena epilepsi spasma infantil, yang penyebabnya belum diketahui sampai sekarang.

Dalam proses pengobatan, Ino sudah pernah terapi obat korteseroid dan suntikan ACTH yang harga satu ampulnya sekitar 3,5 juta untuk mencegah kejangnya namun tidak ada hasilnya karena Ino masih mengalami kekejangan. Ino pun sudah pernah di fisioterapi di 3 tempat yang berbeda, namun Ino sama sekali tidak responsif dengan sentuhan. Saat diberikan fisioterapi, ino selalu mengalami kejang dan berakhir hingga epileptikus (keadaan dimana 1 kejang dan 1 kejang lainnya tanpa ada kesadaran) sehingga fisioterapinya dihentikan dulu. Karena Ino sering mengalami epileptikus, dalam sebulan bisa 2-3 kali dirawat di RS. Dan saat usianya menginjak 8 bulan pun, Ino masih belum bisa beraktifitas seperti bayi pada umumnya, belum bisa berbicara, duduk, juga merangkak, bahkan sekedar tegak kepala. Sehari-hari Ino hanya bisa tiduran saja. Diagnosa bertambah CP jenis spastik karna keterlambatan tumbuh kembang Ino.

Akhir bulan Februari kemarin, telinga Ino mengeluarkan kotoran secara terus menerus dan Ino pun dirawat kembali di RS Dr. Soetomo Surabaya. Karena kotoran tersebut dianggap biasa dan tidak bau, Ino pun diijinkan rawat jalan di rumah. Selama satu minggu di rumah, Ino mengalami demam selama 2 hari dan berakhir dengan epileptikus serta muncul bau dari telinga Ino, sehingga Ino lgsg dibawa ortunya kembali ke RS. Dr. Soetomo, karena ada infeksi pada telinga dan butuh dilakukan CT scan kembali. Hasil CT scan Ino mengalami meningiocepaly pada otak bagian kanan. Karena Ino sudah mengkonsumsi 4 macam obat kejang dan tidak respon dengan obat tersebut (masih sering kejang yang selalu berkhir epileptikus) maka diputuskan untuk diet ketogenik. Diet ketogenik menjadi salah satu terapi Ino untuk mengatasi epilepsinya, yaitu mengganti menu makanan ino dengan konsumsi susu Ketocal. Harga susu Ketocal per 300 gram nya antara 400-500 ribu rupiah, dan satu bulan minimal Ino butuh 15 kaleng. Karena keterbatasan dana yang sekarang dimiliki oleh orang tua Ino, maka Ino tidak bisa full diberikan susu Ketocal, dalam 2 hari Ino butuh mengonsumsi Ketocal 300 gram. Dan hasil EEG terbaru (27-02-2018), Ino mengalami disfungsi otak berat di hemisfer kiri dan kanan yang bisa berpotensi epeleptogenik, didapatkan juga encepalopati difus derajat sedang yang bisa berpotensi epileptogenik general.

Beberapa proses pengobatan (terapi) yang pernah dilakukan Ino, antara lain:

•Obat yang sebagian besar tidak ditanggung BPJS;

•Obat kortosteroid;

•ACTH;

•Vitamin-vitamin otak yang tidak ditanggung BPJS;

•USG, EEG 2x, MRI, CT SCAN (terlampir juga foto hasil MRI Ino).

2b4865326bffe48558db6bd4a27aab0c0d0f4123

172fbd141bbb771202532d86469f53f3b3e4a3db

d785f0afb3129d3dee4913c9aa07603334158976

Dan kini yang dibutuhkan Ino, antara lain:

•Susu Ketocal minimal 15 kaleng dalam sebulan;

• Makanan pendukung diet ketogenik semacam whipping cream, minyak zaitun ;

•Terapi lanjutan;

•Obat yang tidak ditanggung BPJS;

•dan keperluan lain yang tidak bisa diduga.

Saya mengenal baik papa dan mama Ino yang bernama Alfian dan Wulan. Mama Ino adalah sahabat dekat saya saat SMP dan SMA di Sidoarjo dulu. Papa Ino kini sudah tidak bekerja lagi, karena sering ijin untuk menjaga Ino di rumah sakit, akibatnya papa Ino diberhentikan dari tempat kerjanya. Mama Ino hanyalah tenaga honorer di salah satu sekolah dasar negeri di Sidoarjo. Ino juga memiliki 2 kakak laki-laki, yaitu kakak Ion yang berusia 6 tahun dan kakak Nio yang berusia 3 tahun. Saya sebagai sahabat mama Ino ingin membantu meringankan bebannya melalui kitabisa.com, dimana sahabat saya ini sudah tidak ada lagi dana untuk terapi lanjutan Ino. Ino yang saat ini masih dirawat di RS Dr. Soetomo kamar Bobo 1 membutuhkan bantuan serta dukungan dari kita. Oleh sebab itu, mari kita bantu meringankan beban kedua orang tua Ino demi kesembuhan Ino. Saya sangat menghargai, jika ada teman-teman semua yang menyebarkan kampanye donasi ini. Seluruh donasi akan saya salurkan untuk biaya perawatan intensif Ino yang membutuhkan pengobatan jangka panjang.

fdd034a46864aa7b5d03b21d79f20a3d595658c2

d0308b07bdf02943ef8a892916d94b19528b9d51

Jika ingin mengetahui informasi lebih jauh tentang penyakit Ino, Anda bisa menghubungi langsung mama Ino, Siti Wulandari (0898 6353 373); papa Ino, Alfian (0813 3013 8589); atau ke nomor saya, Ona Martha, 0877 2083 8022 melalui telp, sms atau WA.

Saya ucapkan terima kasih sedalam-dalamnya, dan hanya Allah-lah yang akan membalas kebaikan teman-teman semua, aamiin.


3a628f54b86a71c94cbf895a08f6b5518e3f4562

Because every lives count

Adam Fabumi Foundation adalah yayasan yang didirikan Juli, 2017 oleh Kiagoos Herling Kamaludin dan Ratih Megasari, Orangtua Adam Fabumi. AFF berniat untuk membantu bayi dan balita yang terlahir dengan kondisi spesial dan membutuhkan dukungan.

More info : https://kitabisa.com/adamfabumifoundation

Follow Instagram Adam Fabumi Foundation: https://www.instagram.com/adamfabumifoundation/

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Donasi (21)