Kitabisa! - Donasi Untuk Agus (Cancer Osteosarcoma)
Donasi Untuk Agus (Cancer Osteosarcoma)

Donasi Untuk Agus (Cancer Osteosarcoma)

Rp 25.687.772
terkumpul dari Rp 130.000.000
179 Donasi 0 hari lagi
Hari Rusdini
Akun belum terverifikasi
Bagian dari Relawan ACT

Cerita


Asalamualaikum Wr.Wb.
Bismillahirohmanirohim…

Saya sebagai penerima curhatan dari Orang Tua dari Agus Saepudin “Agas” ingin menceritakan secara keseluruhan namun mengambil garis besar awal mula terjangkit penyakit yang sangat membuat saya prihatin pada Agas dan Keluarga karena mendrita penyakit KANKER LUTUT ATAS atau sering disebut dalam bahasa sains CANCER OSTEOSARCOMA. Sebelum saya menceritakan secara keseluruhan awal mula terjangkit osteosarcoma saya akan memberi sedikit pengetahuan tentang penyakit ini.


Osteosarcoma, kangker tulang yang berbahaya

Osteosarcoma adalah salah satu jenis kanker tulang paling sering dijumpai yang menyerang remaja berusia 20 ke bawah dan anak-anak. Kanker tulang jenis ini umumnya menyerang tulang-tulang berukuran besar pada bagian yang memiliki tingkat pertumbuhan tercepat.

Oleh karena itu, osteosarcoma biasanya berkembang di masa remaja karena pada periode ini pertumbuhan tulang berada dalam fase paling cepat. Jadi risiko seseorang mengidap osteosarcoma meningkat pada masa pertumbuhan tulang dan termasuk kanker agresif, namun mayoritas pasien bisa disembuhkan dengan kombinasi beberapa metode pengobatan. Pada rentang usia 0-24 tahun, pria memiliki risiko terkena osteosarcoma lebih besar daripada wanita.

Pengobatan Osteosarcoma

Cara pengobatan osteosarcoma bergantung dari tingkat keparahan dan lokasi osteosarcoma. Tindakan pengobatan juga dilakukan setelah proses biopsi tumor selesai. Umumnya, osteosarcoma ditangani dengan beberapa tindakan yaitu:

  • Pembedahan. Tindakan ini dilakukan untuk mengangkat tumor.
  • Terapi radiasi dan kemoterapi. Biasanya kedua tindakan ini dilakukan sebelum pembedahan, untuk membunuh sel kanker. Bedanya, kemoterapi menggunakan obat-obatan, sedangkan terapi radiasi menggunakan pancaran sinar X.
  • Operasi pengangkatan tulang dan amputasi. Prosedur ini bisa dilakukan jika belum terjadi penyebaran kanker ke luar dari tulang atau jika kanker baru menyebar di jaringan sekitar tulang. Sedangkan amputasi akan dilakukan jika kanker sudah menyebar hingga saraf, pembuluh darah, dan kulit.
Dikutip dari: http://www.alodokter.com/osteosarcom

Detik-detik Agus terserang si Kanker penyerang Tulang, Osteosarcoma

Pertama kejadian yaitu pada saat Agus Saepudin bekerja di Sulawesi, Agus bekerja sebagai seorang surveyor di suatu perusahan. Awal gejala Agus merasa sakit, pegel, panas, namun tidak diperdulikan sama Agus, setelah pulang dari Sulawesi Agus sempat sembuh namun ketika ada kegiatan Futsal Agus mengalami keram/hamstring di bagian kaki kiri/di pahanya. Lanjut setelah seminggu kejadian setelah futsal Agus harus berangkat ke Lampung melakukan tugas kerjanya sebagai Surveyor namun kaki kiri bagian atas Agus masih merasa sakit tapi Agus mengabaikan rasa sakit itu. Singkat cerita dari pihak kantor yang selama ini agus bekerja memanggil Tukang Urut untuk menangani rasa sakit pada kaki kiri Agus. Setelah diurut 2 kali Agus sempat bisa beraktivitas kembali. Namun setelah diurut itu ternyata agus bukannya merasa lebih baik dengan kakinya tapi malah membuat kakinya lebih membengkak.

Tak tahan dengan rasa sakit dan pembengkakan di kaki kirinya agus meminta untuk pulang ke Bandung untuk beristirahat dari kerjanya agar bisa fokus mengobati sakit di kakinya. Sampai di bandung agus bergegas untuk berkonsultasi dan memeriksakan sakit di kakinya pada klinik terdekat,namun dokter yang memeriksa menyatakan kalau sakitnya itu hanya sakit biasa tidak ada yang di cemaskan oleh dokter.

Seiring waktu yang dilewati oleh Agus rasa nyeri pada kakinya sering terjadi kesakitan yang luar biasa sampai orang tua dari agus sering merasa aneh dengan sakitnya. Dengan menerima beberapa saran dari teman dan keluarga Agus melakukan pemeriksaan di RSHS Bandung dan langsung melakukan ronsen rontgen/ronsendan melakukan pengecekan darah namun hasil dokter sungguh sangat mengagetkan keluarga khususnya Agus sendiri bahwa hasil dari rontgen/ronsen menyatakan bahwa Agus menderita penyakit Tumor. Kemudian Agus dengan menggunakan Kartu BPJS harus menunggu antrian pasien dengan nomor urut 55 dari 32 nomor urut dan penanganan dari rumah sakit memberitahu bahwa penanganan di lakukan 2 pasien dalam satu minggu untuk di biopsi.

Dengan keadaan yang sangat panik Agus bergegas pulang dan mencari solusi untuk penanganan, namun Alhamdulillah ada saudara yang sanggup bertanggung jawab dalam biaya untuk Agus. Agus di bawa ke rumah sakit Santo Yusup dan menjalani pemeriksaan ulang dan menjalani rawat inaf selama 17 hari.

Ketika hasil biopsi dari rumah sakit keluar Dokter mengatakan itu Tumor Ganas / Kanker Tulang. Sampai-sampai dokter menyarankan jalan satu-satunya untuk mengobati penyakit Tumor Ganas tersebut dengan menjalani operasi amputasi. Tapi pihak keluarga dan Agus tidak setuju jika harus melakukan amputasi.

Keadaan Agus Sekarang hanya dirumah tanpa turun tangan dokter dan Rumah Sakit.

Seperti inilah tempat Agus beralamatkan Jln.Terusan Padasuka Cicaheum, Kmp Lebak Gede RT 02 RW 04 Kecamatan Cimenyan Desa Cimenyan - Kab.Bandung, tempat Agus terbaring tidak berdaya, tanpa turun tangan dokter maupun Rumah Sakit.

Pada tanggal 18 April 2017 Agus memilih pulang ke rumah karena sudah di pusingkan dengan biaya yang sudah cukup besar dikeluarkan yakni Rp. 16.000.000 dan pada akhirnya melakukan pengobatan tanpa amputasi atau dengan mengkonsumsi obat-obatan herbal.

Agus sudah mengkonsumsi obat herbal selama kurang lebih 3 minggu sampai saat ini di rumahnya namun kondisi bukan membaik tapi malah semakin menyebar sampai pada telapak kaki.






Beredar kabar bahwa ada klinik di Bandung yang bisa mengobati tanpa Amputasi yaitu di Klinik GR.SETRA jln.Tubagus Ismail.

Tetapi harga obat yang di tawarkan oleh pihak klinik berjumlah Rp.30.000.000/bulan sedangkan dokter menyarankan agar pengobatan dilakukan selama 6 bulan atau dengan jumlah


6 x Rp. 30.000.000 /= Rp. 180.000.000 juta ( Seratus Delapan Puluh Juta ).


Semoga dengan info ini ada saudara-saudara yang berkenan menyumbang Agus Saepudin. Segala jenis pengeluaran dana akan diinformasikan secara transparan dalam update di page ini. Donasi bisa dilakukan dengan cara:

  • Klik Tombol merah "DONASI SEKARANG"
  • Isi data diri dan cara pembayaran
  • Transfer ke nomor rekening yang muncul, dan bantu sebarkan melalui social media.

Terima Kasih yang sebesar-besarnya,

Hari Rusdini, 0821-1394-1545

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (179)