Kitabisa! - Sumur Air Pertama untuk Masjid Desa Sirnajaya
Sumur Air Pertama untuk Masjid Desa Sirnajaya

Sumur Air Pertama untuk Masjid Desa Sirnajaya

Rp 55.057.587
terkumpul dari Rp 45.000.000
432 Donasi 0 hari lagi

Cerita

[Tahukah kamu bahwa ada kabupaten di Indonesia saat ini sedang darurat dalam akses air bersih?]

PKM Pengabdian Masyarakat Berbasis Menristekdikti 2018


Pernah kah kamu merasakan kesulitan untuk mendapatkan air bersih?

Saudara kita warga desa sirnajaya, bogor merasakan hal itu setiap hari. Mereka harus berjalan kaki sejauh +-5 km untuk mendapatkan akses air. Yang memprihatinkan lagi, keadaan sumber air tersebut masih jauh dari kata bersih, hal ini karena telah bercampur dengan tanah dan lumpur. Ditambah lagi, sumber air ini biasanya kering saat musim kemarau. Atau, untuk mendapatkan akses air bersih mereka harus menampung air hujan. Namun, masalah lain timbul ketika musim kemarau datang sehingga tidak ada akses air hujan yang turun di Desa ini.


Kondisi Sirnajaya

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

( السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ )

Desa Sirnajaya adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sukamakmur, Bogor, Jawa Barat. Menurut Muhammad Nandar Suhendar, selaku staf Desa Sirnajaya, desa ini memiliki luas sekitar 1600 hektar yang dihuni oleh sekitar 7000 penduduk, yang terdiri dari beberapa RT dan RW. Desa ini berjarak 64,4 km dari kota Depok, Jawa Barat dan memiliki kondisi geografis berupa perbukitan. Di lereng bukit terdapat satu-satunya sumber air bagi warga desa Sirnajaya pada RT 01, 02, dan 03. yang berjarak 3-5 km dari permukiman. Warga tersebut harus menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan akses air tersebut.

Ada dua cara yang warga desa lakukan dalam mendapatkan air bersih, yaitu berjalan kaki sepanjang 3-5 km atau menyusun pipa-pipa panjang yang bertujuan mengalirkan air dari mata air ke pedasaan. Namun, cara menyusun pipa hanya dilakukan oleh beberapa orang saja. Hal ini disebabkan oleh banyaknya warga desa yang tidak dapat memasang pipa karena tidak memiliki uang yang cukup untuk membeli pipa sepanjang 3-5 km. Bagi warga yang tidak memiliki uang, biasanya tidak dapat membeli pipa sehingga membuat aliran kanal kecil. Kanal kecil yang dibuat oleh warga desa sangat tidak layak bahkan cenderung terlihat seperti got/comberan, karena aliran ini bersentuhan langsung dengan tanah tanpa adanya sekat steril. Ditambah lagi, adanya permasalahan lain yang menyebabkan cara tersebut kurang efektif, yaitu pipa tidak dapat bertahan lama karena adanya pelapukan. Pelapukan pada pipa dapat menyebabkan pipa menjadi berlubang. Pipa yang berlubang tersebut menyebabkan air yang mengalir menjadi tidak bersih dan juga sebagian besar air terbuang diperjalanan. Disamping itu, mata air yang warga gunakan sangat keruh dan cenderung berlumpur, padahal air tersebut digunakan sebagai air minum, mandi, dan memasak.

Permasalahan

Berdasarkan keadaan terkini di Desa Sirnajaya, terdapat satu masalah pokok yang menyebabkan sulitnya warga mendapatkan air bersih. Masalah pokok tersebut adalah minimnya sumber air bersih yang dekat dengan pemukiman warga, Hal ini menyebabkan warga bergantung pada mata air yang jauh dengan kualitas yang tidak begitu baik. Maka, akan lebih baik jika warga desa memiliki sumber air bersih lain seperti sumur zona akuifer bawah tanah yang dekat dengan pemukiman. Namun, dikarenakan kondisi ekonomi mata pencaharian warga yang kecil, dan lokasi yang jauh, sulit dijangkau, dan terisolir, dibalik gunung, menyebabkan warga hanya tidak berdaya dan mengandalkan satu-satunya sumber mata air yang keruh tersebut.

Meskipun Desa Sirnajaya telah mengalami pergantian dan regenerasi kepemimpinan, namun hingga saat ini kondisi dari Desa Sirnajaya masih tetap memprihatinkan karena letak wilayahnya yang terisolir dibalik gunung Simut. warga di sana masih kesulitan mendapatkan air bersih. Hal ini juga dikarenakan oleh lokasi sumber air yang jauh dari permukiman ditambah dengan kualitas airnya yang keruh dan kotor, sehingga tidak memenuhi standar air bersih. Lebih memprihatinkan lagi, air yang digunakan oleh warga untuk bersuci sebelum sembahyang bersumber dari air hujan yang kemudian ditampung ke dalam sebuah bak. Namun, air dalam bak tersebut juga dapat dikatakan tidak layak, karena air tersebut tidak ditutup sehingga keruh dan berlumut.

Untuk itu, kami terdiri dari 5 orang Mahasiswa Universitas Indonesia, disertai 1 orang dosen, ingin memetakan keadaan air dibawah tanah desa Sirnajaya dengan metode Geolistrik (Resistivity) yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar sebagai referensi kedalaman air tanah. Dan pada rencana utama, kami juga akan melakukan pengeboran air tanah di samping bak wudhu, Dengan adanya pengeboran tersebut, diharapkan ketersediaan warga akan akses air bersih lebih terjamin, kemudian yang mana nantinya air bak tersebut dapat digunakan oleh warga untuk berwudhu maupun keperluan sehari-hari lainnya, sehingga warga tidak perlu takut dan khawatir lagi ketika musim kemarau datang.

1b11e97027254f7f8b73548a65fd2539a9461fd465b546b0323ae5d0470b4a4baaca63391de5d469

e9be2f1d83a1b3ef9722d6a10b556a102fe0177278cd776ec1193d470e41b4f77b41088f0b8f2a98

Semoga semua donasi Bapak/Ibu insyallah akan menjadi ladang amal Jariyah yang tidak akan terputus-putus hingga kiamat nanti. Aamiin..

Sebagai rewardnya, bagi yang telah berdonasi akan kami adakan doa bersama-sama dengan warga desa pada saat sosialisasi ketika program air bersih selesai..

Jazaakumullahu khairan

( جَزَاكُمُ اللّٰهُ خَيْرًا )

Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

(وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ)

#FreshWaterforEveryone

#YukBerbagiKebaikan

#SenyumRamadhanDesaSirnajaya

Buat yang mau donasi caranya:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukin nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (GOPAY, Transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit)

Terima Kasih...

Notes:

Rancangan penggunaan dana, meliputi yaitu:
1. Memetakan Keadan Air Tanah di Desa Sirnajaya, dengan menggunakan teknologi resistivity.
2. Membangun sumur bor.
3. Membeli Pompa jetpump dan pipa-pipa penunjang lainnya.
4. Biaya Operasional dan Biaya Logistik selama program berlangsung.

5. Dan hal-hal lainnya yang berkaitan.

6. Jika dana yang terkumpul melebihi batas yang telah diperkirakan, maka kami akan menggunakan dana tersebut untuk menambah titik pengeboran air bersih di lokasi Masjid lainnya di desa sirnajaya yang mengalami kesulitan akses air.

CP:

081210265438 (Rama)

085830099194 (Tiva)

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (432)