Kitabisa! - Sumur Air Untuk Desa Kelawi, Lampung Selatan.
Sumur Air Untuk Desa Kelawi, Lampung Selatan.

Sumur Air Untuk Desa Kelawi, Lampung Selatan.

Rp 51.449.091
terkumpul dari Rp 200.000.000
606 Donasi 72 hari lagi
Yayasan Air Indonesia Raya
Akun telah terverifikasi

Cerita

Langkanya Air Bersih di Desa Kelawi

Warga desa Kelawi tepatnya di Kampung pematang macan selalu mengalami kesulitan mendapatkan air setiap musim kemarau tiba, bahkan pada saat musim hujan pun masyarakat desa harus menggunakan pompa agar mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari disebabkan sumber air yang cukup jauh dari pemukiman. Pada saat musim kemarau, sumber air tersebut mengering yang mengakibatkan warga desa harus membeli air untuk kebutuhan hidup.

Kampung Pamatang Macan terletak di Desa Kelawi, Lampung Selatan. Kampung yang terdiri dari 40 KK atau sekitar 160 jiawa ini mayoritas adalah buruh tani pisang. Pisang merupakan komoditas utama di Lampung.


e74d9b82-7280-4358-9313-9f147d1e3773.jpg

 

Tim WaterID melakukan survey kondisi setempat ketika penyaluran bantuan filter air minum ke hunian sementara korban bencana tsunami Lampung. Kami melakukan wawancara dengan Bapak Juki selaku ketua RT 03 RW 03 dan Pak Nanang selaku relawan yang pernah menyalurkan bantuan air untuk Desa Kelawi.

Kondisi kekeringan di Desa Kelawi disebabkan daerah yang cukup tinggi dan secara geologis adalah daerah yang sulit air. Bantuan bor sumur dangkal pernah dilakukan di daerah tersebut dengan kedalaman 75 meter, namun air hanya mengalir selama 45 menit setelah itu habis. Sehingga tidak bisa mencukupi kebutuhan warga.

Selama ini warga harus mengeluarkan biaya 10 ribu rupiah setiap hari untuk mengalirkan air ke rumah masing-masing dari sumber air menggunakan pompa di musim hujan. Ketika musim kemarau sumber mata air mereka kering, sehingga warga harus menyiapkan dana 30 ribu setiap hari untuk membeli air untuk kehidupan sehari-hari.

87b88cb4-da7f-486a-8ad3-a64ed822d2ce.jpg

Solusi jangka panjang dari kekeringan di Desa Kelawi adalah dengan membuat sumur dalam. Namun untuk merealisasikan solusi ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu kami mengajak para orang baik untuk bersama-sama membantu warga Desa Kelawi untuk mendapatkan akses air bersih dengan mudah. 

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

English Version

Scarcity of Clean Water in Kelawi Village

The residents of Kelawi village, precisely in the village of Pamatang Macan, always have difficulty getting water every dry season arrives, even during the rainy season the villagers have to use pumps to get water for their daily needs due to water sources far enough from the settlement.During the dry season, the water source dries which results in villagers having to buy water for their daily needs

Pamatang Macan Village is located in Kelawi Village, South Lampung. The village consists of 40 families or around 160 people, the majority are banana farm workers.Banana is the main commodity in Lampung.

WaterID team surveyed local conditions when distributing water filters to temporary shelters of Lampung tsunami victims.We conducted an interview with Mr. Juki as chairman of RT 03 RW 03 and Mr. Nanang as volunteers who had distributed water assistance to Kelawi Village. 

The condition of drought in Kelawi Village is caused by a fairly high area and is geologically difficult for water.Aid for shallow well drills has been carried out in the area with a depth of 75 meters, but the water only flows for 45 minutes after it runs out.So that it cannot fulfill the needs of citizens.

So far, residents have to pay 10,000 funds every day to drain water to their homes from water sources using pumps in the rainy season.When the dry season their springs are dry, so residents have to prepare 30,000 funds every day to buy water for everyday life.

The long-term solution to drought in Kelawi Village is by making deep wells.But to realize this solution requires no small amount of money. Therefore we invite good people to jointly help residents of Kelawi Village to get access to clean water easily.



Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (606)