Kitabisa! - #SedekahPesantren LPQ AL FATHINA PEMANA NTT
#SedekahPesantren LPQ AL FATHINA PEMANA NTT

#SedekahPesantren LPQ AL FATHINA PEMANA NTT

Rp 40.286.520
terkumpul dari Rp 145.000.000
141 Donasi 0 hari lagi
Akrom Foundation
Akun belum terverifikasi
Bagian dari #SedekahPesantren

Cerita

Ustad Hermansyah dan istrinya berasal dari daerah Bima NTB, ia mengajar di Sebuah sekolah Dasar sebagai guru honorer. Alasan Ustad Hermansyah membangun LPQ Al-Fathina adalah karena ia melihat kondisi lingkungan masyarakat yang jauh dari syari’at Islam. Hampir seluruh anak mudanya mengkonsumsi minuman keras, mereka tidak tahu membaca alqur’an, serta kurangnya pendidikan agama, mungkin dikarenakan orang tua mereka yang juga jauh dari agama. Padahal masyarakat di Desa Pemana ini mayoritasnya Muslim.

Lokasi tempat Ustad Hermansyah mengajar tepatnya di wilayah kepulauan Desa Pemana, Kecamatan Alok, Kab. Sikka, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Sejak berdiri 1 tahun yang lalu, LPQ Al Fathina ini pada mulanya Ustad Hermansyah bersama Istrinya turun jalan untuk mencari anak-anak yang punya kemauan untuk belajar membaca dan menghafal Al’qur’an, kemudian rumah kontrakan yang disewa oleh Ustad Hermansyah sebagai tempat tinggalnya menjadi multifungsi yang juga digunakan sebagai tempat belajar.

Kegiatan Belajar di rumah Kontrakan Ustad Hermansyah

Kemudian, Ustad Hermansyah menyisihkankan sebagian gaji honor yang ia peroleh dari mengajar di Sekolah untuk membeli beberapa Eksemplar Alqur’an dan Buku Iqro. Karena memang para santri tidak dikenakan biaya sepeserpun mengingat penduduk di Desa pemana ini, orang tua yang menitipkan anaknya belajar di LPQ Al Fathina ini hampir seluruhnya sebagai petani, yang berasal dari kalangan menengah kebawah. Lalu, seiring berjalannya waktu, jumlah santri kian bertambah dan rumah kontrakan Ustad Hermansyah ini sudah tak mampu lagi menampung jumlah santri yang ada. Kemudian Ustad Hermansyah mendapatkan izin untuk menggunakan masjid sebagai tempat belajar para santri.

Kegiatan Belajar di Masjid

Meskipun kondisi LPQ Al Fathina ini diselenggarakan dengan Sarana dan prasarana seadanya, memiliki ketersediaan Alqur’an dan Buku Iqro yang masih sangat kurang, tidak memiliki meja belajar dan buku bacaan sumber belajar, Kondisi tersebut tidak menggoyahkan semangat para santri untuk tetap terus mempelajari Al Quran. Melihat semangat dan antusiasme para santri, Ustad Hermansyah dan Istrinya menjadi semakin termotivasi untuk terus melanjutkan cita-citanya dalam rangka membangun generasi Qurani di desanya,

Setelah LPQ Al Fathina sudah berjalan hampir 1 tahun belakangan ini, banyak sekali perubahan yang terjadi. Semakin meningkatnya jumlah santri dan sekarang ini santri LPQ Al Fathina sudah memiliki 125 santri. Program pembelajaran LPQ Al Fathina meliputi menghafal Juz 30, Praktek Sholat, Hafalan Do’a harian, Baca Tulis Al-Qur’an dan Sejarah Islam Serta Pelajaran Bahasa Arab. Perubahan yang telah kami buat sekarang, Santri kami sudah menghafal sebagian juz 30, sudah rajin sholat berjamaah dan perlahan akhlaq dan moral anak-anak sudah mulai membaik.

Alhamdulillah pada hari sabtu kemarin pada tanggal 20 Agustus 2016 Ustad Hermansyah diberikan amanah untuk menerima tanah wakaf yang berukuran 16 x 10 Meter yang letaknya tidak jauh dengan lokasi Masjid yang selama ini digunakan sebagai tempat belajar. Insya Allah Donasi yang terkumpul ini akan digunakan untuk membangun gedung Lembaga Pendidikan Al Fathina di atas tanah wakaf tersebut.

Dengan didasari niat yang tulus untuk mendidik anak-anak di desanya, mereka para santri calon penghafal Alqur’an dari kepulauan pemana NTT menunggu kita untuk mengulurkan tangan dalam rangka mendakwahkan Agama Allah di muka bumi. Semoga, lewat kedermawanan kita, investasi akhirat kita, yuk mari kita bantu LPQ Al Fathina agar dapat memanfaatkan tanah wakaf tersebut untuk dibangun Gedung Pesantren LPQ Al Fathina dalam rangka mewujudkan impian mereka, agar para santri bisa belajar di tempat yang layak, nyaman dan menyenangkan.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (141)