Kitabisa! - Bantu Oman Dirikan Sekolah Gratis di Pegunungan
Bantu Oman Dirikan Sekolah Gratis di Pegunungan

Bantu Oman Dirikan Sekolah Gratis di Pegunungan

Rp 0
terkumpul dari Rp 350.000.000
0 Donasi 0 hari lagi
Harapan Amal Mulia
Akun telah terverifikasi

Cerita

TETES embun masih membekas di dedaunan. Hujan lebat tadi malam membuat jalanan berbatu campur tanah liat semakin licin. Satu per satu siswa masuk ke ruang kelas bersekat dinding tripleks.

“Assallamualaikum,” ucap seorang siswa sambil masuk kelas.

“Walaikumsalam,” timpal Oman Alif (54) yang sudah sejak subuh tadi berada di sekolah. Seperti biasa usai salat subuh Oman membersihkan lantai sekolah yang bersebelahan dengan halaman masjid.

Kegiatan belajar mengajar (KM) pun dimulai. Sedikitnya ada 52 siswa yang setiap harinya belajar di ruangan berukuran 7x12 meter persegi tersebut. Ruang sekecil itupun dibagi dua agar semua siswa tertampung. Dua tahun sudah Oman mendirikan sekolah yang dinamainya Al-Ghofar di Kampung Cisanggarung, Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Sepintas tidak tampak di bukit itu ada aktivitas belajar mengajar. Tidak ada papan nama cukup jelas yang memberi petunjuk. Namun setelah melewati jalanan menanjak sepanjang sekitar 100 meter, baru akan tampak bangunan kelas dan masjid kecil itu.

87038a5c762291ac609721170bf59d424ff8ecfd

Dengan segala keterbatasan dana, Oman sebisa mungkin mewujudkan cita-citanya untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan dan masjid bagi masyarakat sekitar. Terdapat kurang-lebih 14 guru dengan berbagai bidang ilmu yang mengajar di sekolah Oman. Umumnya mereka tinggal di sekitar sekolah, tapi tak sedikit pula yang harus menempuh puluhan kilometer menuju sekolah.

“Jujur memang saya kesulitan membayar upah para guru, apalagi usaha saya (jual batu alam) sedang sepi. Saya bahkan sempat mau jual kambing, tapi alhamdulillah sejak enam bulan lalu kami menerima dana BOS dari dinas sebesar Rp 10 juta. Ya walaupun tidak menutup semua, minimal beban kami terkurangi,” tutur Oman saat ditemui harapanamalmulia.org di kediamannya.

Belum lama ini, Oman mengaku sempat didatangi oleh seseorang yang ingin membantunya mendirikan sekolah. Oman pun mendapat bantuan sebesar Rp 15 juta atas nama per orangan.

“Uangnya sudah saya belikan pasir, besi, dan lainnya. Sisa yang masih ada sekitar Rp 6 juta, dan itu ga akan cukup untuk membangun beberapa kelas lagi,” ungkapnya.

b6eaac376b11a6415306130446ede6c5180e34e8

Pada waktu awal membangun sekitar 2015-2016 lalu, Oman juga sempat mendapat bantuan dari dua mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Mereka memberikan keramik dan beberapa lembar tripleks untuk plafon. Meski begitu, Oman sangat bersyukur karena cita-citanya untuk mendirikan lembaga pendidikan sedikit demi sedikit terwujud.

Kebaikan Oman mengetuk hati Kami untuk membantu beliau melanjutkan keinginannya mendirikan sekolah gratis untuk masa depan anak-anak di daerahnya.


MANFAAT SEKOLAH YANG DIDIRIKAN OMAN

Keberadaan sekolah tersebut dirasa memang sangat membantu warga sekitar. Banyak di antara anak-anak di kampung tersebut yang putus sekolah hingga akhirnya bisa melanjutkan pendidikan lagi. Tak dipungut biaya sepeser pun bagi para siswa. Bahkan, ada dua orang siswa putus sekolah yang Oman biayai mulai dari membeli seragam dan peralatan sekolah lainnya hanya untuk meneruskan pendidikannya.

“Kami waktu itu ngasih Rp 550.000 untuk mereka berdua untuk membujuk agar dua anak ini mau sekolah lagi,” ungkap Oman.

Pada 1995, Oman mendirikan masjid di lahan sendiri. Material kayunya merupakan hasil panen pertama pepohonan yang ditanamnya sendiri.

8bcb6ae442f7ccad2cfa74ce6b766f584fc5893c

Masjid yang diberi nama Al-Ghofar tersebut tidak besar, namun membuat warga tidak perlu lagi keluar kampung jika akan melaksanakan salat berjamaah. Kegiatan mengaji anak-anak pun digelar setiap habis magrib. “Jadi alhamdulillah sekolah dan masjid ini tidak pernah kosong, pagi dipakai sekolah malam untuk ngaji,” tambah Oman.

Setelah SMP berdiri dan taman kanak-kanak hadir, keberadaan masjid tampak makin terjepit saja. Kapasitasnya pun sudah tidak ideal lagi menampung warga yang terus bertambah. Tapi Oman sudah punya rencana sendiri. Dia telah menyiapkan 100 pohon ampupu, cencus dan suren di lahan 1 ha miliknya.“Target saya bisamerenovasi masjid ini sekitar tahun 2020 atau 2025, sambil menunggu pohon kayunya layak untuk ditebang. Tinggal kami berpikir untuk pembelian semen, pasir dan batu bata”.

Kini, Oman dan keluarga tengah berpikir keras untuk terus dan terus mengembangkan sekolahnya. Lembaga kemanusiaan dan sosial Amal Mulia pun saat ini tengah fokus membantu mengumpulkan donasi bagi Oman. Mari bersama Amal Mulia ikut mewujudkan cita-cita mulia Oman dengan donasi dari Anda agar pendidikan anak-anak kita tidak terbengkalai.

Caranya Donasi:

  1. Klik tombol Merah “DONASI SEKARANG"
  2. Pilih pembayaran via Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI & Credit card
  3. Dapatkan laporan perkembangan via email

Dan apabila tidak keberatan, kami sangat berterimakasih sekali apabila anda berkenan untuk mau menyebarkan & memberitahu orang-orang baik dan peduli lainnya dengan cara menyebarkan kampanye donasi ini ke social networking, kerabat, serta teman terdekat Anda.


TENTANG AMAL MULIA

Harapan Amal Mulia atau yang dikenal Amal Mulia Merupakan lembaga Sosial Kemanusiaan yang intens pada upaya edukasi terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.

Beberapa program Amal Mulia antara lain seperti, Amal Mulia Kemanusiaan, Amal Mulia Bencana, Amal Mulia Qur'an, Amal Mulia Masjid, Amal Mulia Yatim dan masih banyak lagi.

fcb942b732d54900e11c52fa3748d5abc0433ff6

Amal Mulia Bencana

11fed17c95add8a3266200e1943d9451388e688e

87c485ab91937989614f0a6c625a15c12b5fa9a9

Amal Mulia Qur'an

a5e45a44293170a6e4c4bcde6c54c0baf80183c7

Amal Mulia Kemanusiaan

Lebih lengkapnya dapat mengunjungi atau menghubungi kontak Kami di bawah ini:

Web: www.harapanamalmulia.org
Telepon: (022) 878 336 31 atau 081 1234 1400 (Call/Sms/WA)
Email: [email protected]
IG: @harapanamalmulia
FB: facebook.com/harapanamalmulia

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (0)