Kitabisa! - Bantu anak pedalaman Papua 2
Bantu anak pedalaman Papua 2

Bantu anak pedalaman Papua 2

Rp 171.775.099
terkumpul dari Rp 150.000.000
1683 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Assalammualaikum, Halo orang baik ! 

Kita jumpa kembali, oya pada kesempatan kali ini saya kembali mengalang dana untuk kelanjutan pendidikan anak-anak saya di Papua.

Kini, seiring dengan berjalannya waktu, selain membiayai anak-anak yang belajar di rumah belajar yang saya kelola di Asmat, saya juga menyekolahkan beberapa anak lain ke sekolah formal, dan tahun ini pula jika tak ada halangan, dua orang diantaranya akan melanjutkan pendidikannya ke bangku kuliah.

Sy & anak-anak di Asmatf32d5896-9801-4e00-b4d8-bc51957e77a6.jpg7c224cd1-8b55-4efb-bcff-18c9651785ca.jpg7efbb171-00a2-49b0-be64-27891ac16e03.jpgc5273088-ef94-48f3-a1c2-91b33c70c6a2.jpg05379a23-c6c9-4462-85a0-793cba729444.jpg5f4b3209-119f-4140-8cdd-c179e39975a9.jpgca2184fa-8235-4e0f-b05e-48c954f30e86.jpg

Membiayai hingga ke bangku kuliah ini adalah hal baru bagi saya, lebih lagi disaat bersamaan salah satu anak yang sy asuh, juga lolos masuk tes Tentara dan kini Ia tengah mengikuti pendidikannya dipusat pendidikan TNI AD di Jayapura. 

dcb46cf1-1d4d-4871-9ce4-154108967c93.jpg


Dan untuk meneruskan semua ini tentu saja saya membutuhkan banyak sekali dukungan dana. Selain tidak memiliki sponsor, kegiatan saya ini juga tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah, Saat ini untuk tetap bisa membiayai kegiatan di Rumah belajar dan menutupi biaya sekolah anak-anak yang sedang sekolah disekolah formal, setidaknya saya bisa menghabiskan biaya rata-rata sekitar sepuluh juta rupiah setiap bulan.

Nah, jika teman-teman memiliki kelebihan rejeki, jika ingin membantu, silahkan berdonasi dihalaman ini, Semua anak yang tergabung dirumah belajar yg sy kelola saat ini, kesemuanya adalah anak pedalaman yg tak bersekolah, mereka berasal dari keluarga miskin yg tidak mendapat akses untuk duduk di sekolah formal karena berbagai alasan. Tidak punya orang tua, tidak punya biaya, umur yg sudah tua sehingga dianggap sudah terlambat untuk mulai sekolah, semuanya ada, bahkan beberapa diantaranya adalah anak-anak pedalaman yang sudah terpengaruh oleh buruknya pergaulan, seperti kecanduan menghisap lem, hingga minuman keras. Hal ini mungkin agak mencengangkan. Asmat yg selama ini kita kenal sebagai wilayah pedalaman pun. nyatanya tak lepas dari pengaruh buruk seperti ini. 

Rendahnya tingkat pendidikan masyarakat dan tingginya angka kemiskinan makin membuat mereka meradang, Saat ini, di rumah belajar, kami membantu lebih dari 60 orang anak, mengajari mereka baca tulis dan menyediakan makanan tambahan rutin setiap hari senin sampai kamis untuk membantu kecukupan gizinya.

Dan berita buruknya adalah, dari informasi terakhir yang saya dapat, pertengahan tahun depan, bangunan yang kami pakai sekarang ini akan dibongkar oleh pemiliknya (pemerintah setempat)
Karena konon, area dimana bangunan kami sekarang, masuk kedalam rencana pengembangan pasar. Sebenarnya saya dan kawan-kawan sudah coba untuk meminta ijin untuk memperpanjang masa pinjamnya ke instansi terkait, terakhir kali pada awal april lalu kami kembali menyurati pihak terkait, namun sampai hari ini tidak ada balasan. Ketidakjelasan masa pakai bangunan ini tentu saja menjadi beban tambahan bagi sy selaku pengurus. Kini agar anak-anak tetap bisa belajar, mau tidak mau, saya juga harus memikirkan tempat untuk pindah, sebagai solusi, saya mungkin akan menyewa atau membeli bangunan sederhana untuk tempat belajar. kebetulan saat ini ada warga yang menawarkan rumah dan tanahnya kepada saya. Seandainya nanti biaya untuk kuliah dan sekolah beberapa anak yg direncanakan sudah didapat (lebih kurang sekitar 40 s/d 50 juta rupiah), sisa dana yang terkumpul akan saya gunakan untuk membeli rumah tersebut.

Jadi secara garis besar, pada campaign kedua ini jika donasi yang terkumpul mencapai target, maka donasi tersebut akan saya gunakan dengan rincian sebagai berikut, 50 juta rupiah untuk biaya pendidikan anak, 100 juta rupiah untuk pembelian tanah & bangunan untuk tempat belajar baru.

Jadi berapapun besarnya donasi yang teman-teman berikan, artinya akan sangat besar bagi keberlangsungan belajar anak-anak saya di Papua.

Oya, bagi teman-teman yang belum mengenal seperti apa kegiatan yg saya lakukan ini, jika berkenan teman-teman bisa melihatnya di akun instagram saya berikut,

https://www.instagram.com/book...

Akhir kata, semoga Tuhan selalu memudahkan dan melapangkan kita semua, sebagaimana kita memudahkan dan melapangkan anak-anak di papua. Amin. Terimakasih.

Salam.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (1683)