Anak Pedalaman Papua 3
Anak Pedalaman Papua 3

Anak Pedalaman Papua 3

Rp 426.954.073
terkumpul dari Rp 300.000.000
3296 Donasi 0 hari lagi


Cerita

Bissmillahirohmanirrohim,
Halo teman-teman, Seperti yang kita ketahui, Saat iniPapua sedang bergolak, Akibat tindakan Rasisme yg dialami oleh mahasiswa Papua di Surabaya pada Agustus lalu, sampai hari ini keamanan di Papua tak kunjung membaik, Demo dan kerusuhan terjadi silih berganti, yang terbaru adalah kerusuhan berdarah di Wamena lima hari yang lalu. 

Senin 23 september 2019 kemarin, Sebuah kerusuhan berdarah yang mengerikan pecah di Wamena, Tidak tanggung-tanggung 32 orang dilaporkan tewas, puluhan orang luka-luka, ratusan bangunan dibakar rata dengan tanah dan kini ribuan orang lainnya mengungsi meninggalkan Wamena.

Dan bagi saya pribadi tragedi ini juga membawa dampak yang merugikan, Akibat dari kerusuhan ini, 7 orang anak asuh saya yang sedang bersekolah disana, sampai saat ini belum ada kabar beritanya,

Dan begitulah, kekacuan akibat tindakan rasis ini luar biasa, bahkan sekarang jadi melebar-lebar kemana-mana. Salah satu yang semakin jelas adalah, Sejak kasus Rasisme ini pecah, Gaung teriakan #Papuamerdeka juga semakin lantang disuarakan oleh berbagai pihak yg memang berseberangan dengan pemerintah.

Sungguh, melihat Papua saat ini saya sedih sekali. Ketimpangan sosial, kemiskinan dan ketidakadilan semakin hari semakin jelas terlihat. Dan kondisi ini semakin diperparah oleh buruknya kualitas pendidikan masyarakat setempat, khususnya di pedalaman.

Maka dari itu, saya pikir sudah waktunya kita bersungguh-sungguh membantu saudara-saudara kita ini, jangan lagi berdebat. Jika terus kita biarkan, bukan tidak mungkin mereka akan semakin ingin menjauh dari kita.

Dan oleh karena itu, melalui halaman galang dana ini, saya ingin mengajak teman-teman semua untuk kembali mendukung kegiatan #merawatpapua yang saya jalankan ini.

Saat ini, di Rumah Belajar yang saya dkk kelola, kami memiliki 91 orang anak yg belajar baca tulis, mereka ini adalah anak-anak asli papua yg miskin dan tidak tersentuh oleh pendidikan sama sekali, kebanyakan buta huruf, meski sudah berusia belasan tahun tapi banyak sekali yang tidak bisa membaca dan puji syukur, saat ini 34 orang diantaranya sudah melanjutkan pendidikannya ke sekolah formal, ada yg di TK, SD, SMP, SMA dan ada pula yang sedang kuliah di Perguruan Tinggi.

Saya pikir, daripada kita terus berdebat tentang Papua merdeka atau Papua NKRI, Meskipun kecil, tapi membantu secara langsung seperti ini rasanya masih jauh lebih baik. Karena kesenjangan ekonomi, ketidakadilan, kemiskinan dan lain sebagainya itu hanya bisa diberantas dengan pendidikan. 

Dan karena aksi kecil yang saya jalankan ini tidak memiliki donatur tetap ataupun sokongan dana dari pemerintah, Jadi saya ingin mengajak teman-teman untuk ikut membantu.

Sebagai informasi, untuk memenuhi semua kebutuhan
anak-anak saat ini, Rata-rata setiap bulan saya membutuhkan biaya sebesar 18 s/d 22 juta rupiah. Biaya tersebut mencakup biaya alat tulis di Rumah Belajar, biaya makan minum anak-anak serta biaya pendidikan penuh untuk anak-anak yg kuliah/sekolah.

Saat ini, pembenahan dunia pendidikan di Papua mutlak harus dilakukan, khususnya di pendidikan dasar. Ditambah lagi dengan semakin derasnya arus masuk orang/perantau luar ke papua saat ini, jika hal itu terus dibiarkan, bukan tidak mungkin, lambat laun masyarakat asli Papua akan semakin tersisih, lagipula tentu mustahil rasanya kita bisa memajukan Papua tanpa membagun manusianya.

Karena itulah, saya kembali membuka penggalanan dana disini, saya ingin terus membantu anak-anak saya ini, merawat, menemani dan menyekolahkan mereka hingga selesai, 

Karena saya percaya bahwa hanya dengan memperoleh pendidikan yg baiklah maka orang Papua bisa bangkit dari segala keterpurukan dan ketertinggalan.

Jadi jika teman-teman percaya, Ayo sisihkan sedikit rejeki yang teman-teman punyai untuk membantu mereka, Ulurkan tangan dan rangkullah kembali saudara kita ini. 
Beri mereka kesempatan untuk sekolah, Beri mereka kesempatan untuk memperoleh pendidikan, agar mereka bisa hidup lebih baik, bisa sejajar dengan kita.

Oya, bagi teman-teman yang belum mengenal kegiatan #merawatpapua yang saya lakukan ini, kegiatan ini sudah saya mulai sejak delapan tahun lalu, berikut saya sertakan beberapa foto dari kegiatan-kegiatan saya sebelumnya,

3d1cef98-d0d9-4c36-b566-7a7d8f779755.jpg

Saya & Anak-anak

7e066549-7a1d-42de-ae02-a11998f3aa7b.jpg

Anak-anak dikelompok Bermain

c7b931f2-9b70-4d64-8b7b-33522cc93b00.jpg67f58be3-e284-43b9-919a-cb0cd804351c.jpg

Anak-anak di kelompok Pemberantasan Buta Huruf yang dipersiapakan untuk pindah ke sekolah formal

bdde1e6c-2d29-4826-9d1f-f1aa3a2bb49a.jpg

Penyedian makanan untuk membantu kecukupan gizi anak-anak.

109f67ac-266b-4841-b755-ca25d0283e22.jpg7827d827-6dcf-488c-9f2a-a3af0eb9f0e3.jpg

Dan berikut adalah beberapa anak yang sudah saya dkk pindahkan ke sekolah formal.

a32e10da-19f9-4e1f-85a8-df8db9e1ac6f.jpg

Bimo, Ofa, Kayya dan kawan-kawan, beberapa anak asuh sy dkk yg kini kami sekolahkan di TK

19cc0aca-98d5-4456-9e06-9c66b79dd2da.jpg

Ance, saat ini duduk di SMP

2ca72be5-27ec-4839-9697-5113fc94f0a2.jpg

Rudi, saat ini kelas 2 SMA

f7e27c22-ca01-46e9-b443-6a11950b918d.jpg

Dion, akhirnya bisa juga masuk SD meskipun secara umurnya sudah agak terlambat.

2abc1f18-fc23-41d5-a297-7ad8c893f45b.jpg

Hengky (Mala) kini sekolah di Jayapura

c3b40834-3c0e-4957-b933-7011c79ebb8f.jpg

Ancelina, saat ini duduk dikelas 6 SD

Paskalis, saat ini duduk dikelas 3 SMA

Paskalis, saat ini duduk di kelas 3 SMA

90a16d92-6ab2-497e-bd7a-434b9bf997e3.jpg

Dari kiri ke kanan, Anggin, Kutene & Deni, tiga anak asuh sy yg tamat SMA tahun lalu, kini melanjutkan pendidikannya ke perguruan tinggi

c29b47f8-933b-4038-bda9-a84565675048.jpg

Deni, kini melanjutkan pendidikannya di STIKES BETHESDA Yogyakarta

8c205199-8ae0-457f-b008-d93889147f6a.jpg

Kutene, Alhamdulillah, bulan September kemarin
Ia baru saja menyelesaikan pendidikannya dan kini sudah resmi dilantik menjadi Prajurit TNI-AD

4b2c751d-6687-4d65-86c5-236f9bda3a3f.jpg

9ee0ae0c-7b96-4392-80bf-bb7a043f5ac3.jpg

ab93f728-86dd-4797-b9c5-1e8e9792ffcf.jpg

Jadi jika berkenan, berdonasilah dihalaman donasi yang saya buat ini, seribu, dua ribu rupiah, akan sangat membantu meringankan beban saya untuk terus menyekolahkan anak-anak saya ini.

Dana donasi yang terkumpul ini, nanti akan saya cairkan sesuai dg kebutuhan anak-anak dilapangan, baik untuk biaya sekolah/kuliah anak-anak, biaya bahan makanan mereka, biaya alat tulis dan operasional di rumah belajar, serta untuk biaya perbaikan bangunan jika dibutuhkan.

Terakhir, karena saya tinggal di pedalaman dan karena keterbatasan sinyal internet disana, yang mana untuk log in ke situs web seperti ini susah sekali, karena itu saya mohon maaf, saya mungkin tidak bisa sering-sering memberikan update di halaman ini, tapi supaya lebih mudah, jika teman-teman ingin melihat perkembangan kegiatan saya, teman-teman bisa melihatnya di akun instagram saya berikut.

https://instagram.com/merawatpapua

Terimakasih
Salam.

Catatan: penggalangan dana ini akan saya tutup pada Senin 22 Juni 2020, maka dari itu, untuk dana donasi yang sudah terkumpul, berikut saya informasikan rencana penggunaanya 

0a0856a6-60d3-466e-94f1-542e28f3f82d.jpg

Terimakasih.

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (3296)