Kitabisa! - Bantu Andini Sembuh dari Tumor Ganas
Bantu Andini Sembuh dari Tumor Ganas

Bantu Andini Sembuh dari Tumor Ganas

Rp 103.848.284
terkumpul dari Rp 100.000.000
465 Donasi 0 hari lagi
Bagian dari Sedekah Sahabat

Cerita

Yuniar Tri Andini, biasa disapa Andini, gadis cilik berusia 10 tahun ini menderita tumor ganas. Saat tim sedekah sahabat mengunjunginya di salah satu rumah sakit di Depok, ia nampak terbaring lemah. Terlihat ada 3 tumor yang bersarang di wajah, punggung dan perutnya. Sesekali ia meringis menahan rasa perih.


"Perih, perih, perih...panas mak," keluh Andini kepada ibunya Sutinah (40) yang setia mendampingi. Sang suami, Wahyudi nampak tak ikut mendampingi kala itu. Bapak yang berusia 43 tahun itu bekerja sebagai satpam di salah satu perumahan dengan penghasilan yang minim. Andini tinggal bersama kedua orang tuanya di daerah Bedahan, Sawangan Depok. Kedua kakaknya telah berkeluarga dan tidak tinggal bersama Andini

* Andini di rawat inap menunggu rujukan ke Rumah Sakit Umum Pusat di Jakarta

Jika sudah begitu, Bu Sutinah hanya bisa menatap penuh haru putri bungsunya ini. Ia mencoba mengipas anak ketiga dari tiga bersaudara ini dengan secarik kertas atau mengusap wajah anaknya dengan selembar kain. Air matanya sesekali jatuh melihat derita anak perempuannya itu. "Andini termasuk anak yang kuat, saya bangga" katanya dengan suara parau dan mata berkaca-kaca.

Perihal penyakit buah hatinya, 2 tahun yang lalu ia telah menyebarluaskan informasi tersebut melalui jejaring sosial. Saat itulah banyak donatur baik kerabat maupun kenalan yang memberikan sumbangan. Hingga akhirnya Andini sempat menjalani operasi tumor pertamanya di salah satu rumah sakit di Jakarta Selatan, Agustus 2015 lalu. "Waktu itu biaya operasinya sampai Rp 125 Juta. Semuanya bantuan dari donatur,"ujar Bu Sutinah.

Namun setelah menjalani operasi akhir 2015 lalu, tampaknya tumor di tubuh anaknya itu belum hilang terutama di wajahnya. "Bahkan sampai sekarang tumor di wajahnya semakin membesar dan menutupi matanya. Oleh karena itu penglihatannya menjadi terganggu," tuturnya. "Menurut dokter, setelah operasi pertama, seharusnya Andini dioperasi lagi. Namun karena biaya gak ada, operasi lanjutan belum kami lakukan," tambahnya.

Karena bantuan dari pemuda karang taruna di daerahnya, petugas kelurahan langsung bertindak untuk pembuatan Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan sedang menunggu jadwal operasi pengangkatan tumor di salah satu rumah sakit di Jakarta Selatan, "Sejak beberapa bulan lalu, anak saya sudah tidak bersekolah lagi, seharusnya ia sudah menginjak kelas V SD, saya mau anak saya bisa sembuh dan menjalani kehidupan secara normal kembali. Kemauan Andini untuk sekolah sangatlah besar namun kondisinya kini tak memungkinkan," kata Sutinah berkaca-kaca.

Mari kita bantu Andini, dengan memberikan sedekah terbaik untuk biaya Transport dan tindakan medis yang tidak dicover oleh BPJS/KIS agar ia kembali ceria bersama teman-teman sekolahnya.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (465)