Kitabisa! - Bantu Pembangunan Asrama Bagi Siswa SD Korowai
Bantu Pembangunan Asrama Bagi Siswa SD Korowai

Bantu Pembangunan Asrama Bagi Siswa SD Korowai

Rp 728.020
terkumpul dari Rp 300.000.000
6 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Sekilas Tentang Suku Korowai

Eva Fauziah (23) dan Sarif Hidayat (28), mahasiswa yang pernah melakukan penelitian di Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Boven Digoel, Papua. Dari data yang ditemukan di lapangan, penduduk asli kampung tersebut merupakan Suku Korowai yang dahulu mendiami pedalaman hutan papua, dengan hidup di atas rumah pohon (rumah tinggi). Setelah ajaran kristen masuk, penduduk Kampung Danowage sudah tidak tinggal di rumah pohon dan membuka sebuah perkampungan.

Untuk bisa tiba di Kampung Danowage, kami berangkat dari Jakarta-Merauke-Tanah Merah-Kampung Danowage. Dari Merauke menuju Tanah Merah bisa menggunakan transportasi darat, sungai, dan udara. Setibanya di Tanah Merah, kami melanjutkan perjalanan melalui udara karena infrastruktur jalan yang masih sangat terbatas. Setibanya di Kampung Danowage kami terkejut karena tidak adanya fasilitas air bersih dan aliran listrik.


Suasana perkampungan Danowage, Ditrik Yaniruma, Boven Digoel, Papua.

(Suasana perkampungan Danowage di Distrik Yaniruma, Boven Digoel, Papua).

7856fe72668b84acb5f46597fc1ad45e46f4771f

(Kampung Danowage nampak dari atas)

Kisah Selengkapnya

Bpk. Trevor dan Bpk. Paul dari yayasan Gereja Injil di Indonesia (GIDI), sudah 10 tahun menjadi relawan di Kampung Danowage untuk membantu penduduk Suku Korowai dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Sejauh ini, sudah berdiri Sekolah Lentera Harapan Danowage. Jumlah siswa mencapai 53 dan tahun depan akan ada penambahan murid. Tidak hanya pendidikan, para relawan juga memberikan pengobatan kepada penduduk yang mengeluh sakit.

Sekolah yang dibangun oleh yayasan GIDI dan bekerjasama dengan yayasan Sekolah Lentera Harapan ( SLH ) memiiki tiga ruangan, dua ruangan yang digunakan untuk belajar mengajar dari usia PAUD sampai dengan SD sedangkan satu ruangan lagi digunakan sebagai ruangan guru. Seluruh ruangan tersebut masih belum memadai untuk mengajarkan seluruh anak - anak suku Korowai yang ada di Kampung Danowage.

7e06450da7a5f07da406eaa154aad9eca6e880d1

50e6c0f8b6b621d3dc8d246ae5eb912e10ecba4e

(Suasana ruang kelas saat belajar)

Jarak antar kampung yang dihuni oleh masyarakat suku Korowai cukup jauh, jarak terdekat dari Kampung Danowage adalah Kampung Waena yang bila di tempuh dengan berjalan kaki sekitar 3 Jam melewati hutan dan rawa - rawa kecil. Mirisnya yang tidak bisa dilewati saat air sungai Daeram sedang naik atau meluap.

Murid yang bersekolah tidak hanya berasal dari Danowage dan Waena. Ada juga yang berasal dari Kampung Ukung Batu yang berarak 12 jam jika berjalan kaki. Kampung Afimanil dengan jarak 8-10 jam. Bayangkan jika setiap hari anak-anak ini harus berjalan kaki melewati hutan belantara dan derasnya aliran sungai.

Selain itu transportasi yang biasa digunakan oleh masyarakat suku koroway untuk pergi ketempat lain adalah perahu tradisional (keting-ting) yang masih manual dengan didayung atau sudah bermesin dengan jumlah yang terbatas. Ditambah lagi dengan ketersedian BBM yang sangat langka dan harganya yang mahal, hal ini semakin menyulitkan masyarakat untuk menggunakan perahu keting-ting sebagai alat transportasi utama.


“Kami, sangat memerlukan perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak-anak korowai. Sebenarnya di bagian sekitar Danowage seperti Sinimburu sekolah tidak berjalan baik, ada anak kami yg dari sana berjalan sekitar 2 jam. Lebih parah lagi ada yg dari daerah Baygon, waktu datang ke sekolah mereka berjalan 2 hari 1 malam.” - Merry Tobing (Kepala Sekolah Sekolah Lentera Harapan).


3fa6ceb9cb7ff72d24032bf45d6e6ad22f938429

(Antusias anak-anak Suku Koroway untuk belajar)

CARA BERDONASI:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (transfer bank atau kartu kredit)

Dan apabila tidak keberatan, kami sangat berterimakasih sekali apabila anda berkenan untuk mau menyebarkan & memberitahu orang-orang baik dan peduli lainnya dengan cara menyebarkan kampanye donasi ini ke social networking anda.

7d2071d979dcb74ac58cb6c330fa12e9adf5c7bf

(Tetap bersemangat bersekolah meskipun tanpa menggunakan alas kaki)

Terimakasih atas kesempatan dan perhatiannya teman-teman semua, semoga segala kebaikan dan niat tulus rekan-rekan semua dapat berguna bagi anak-anak yang bersekolah di Kampung Danowage.

Bagi teman-teman yang memiliki info dan ingin menanyakan informasi lebih lanjut bisa menghubungi narahubung :

Eva Fauziah (0898-2028-292) // WA dan SMS

Sarif Hidayat (0856-9780-6606) // Telepon

Terimakasih semua yang telah meluangkan waktunya untuk melihat kampanye ini, besar harapan melalui itikad bersama kita bisa wujudkan inisiasi pembuatan "Asrama Penginapan" untuk anak-anak di Kampung Danowage.

Selamat beraktivitas, semoga segala kebaikan selalu menyertai kita semua :)


Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (6)