#BakuDukung Cegah Covid
#BakuDukung Cegah Covid

#BakuDukung Cegah Covid

Rp 2.268.969
terkumpul dari Rp 100.000.000
28 Donasi 88 hari lagi


Cerita

Berdasarkan data dari covid-19.kemkes.go.id, hingga 10 Agustus 2020, kasus positif Covid-19 di Provinsi Papua mencapai 3.278 dan di Provinsi Papua Barat mencapai 557 kasus. Sedangkan di wilayah Kepulauan Maluku, angka kasus positif pun tercatat cukup tinggi, yakni 1.345 kasus di Provinsi Maluku dan 1.680 kasus di Provinsi Maluku Utara.

Tingginya penularan Covid-19 tersebut diperburuk oleh minimnya sumber daya manusia di wilayah Indonesia Timur yang secara langsung menangani pandemi ini. Di daerah dengan kasus terbanyak seperti Papua misalnya, menurut Silwanus Sumule, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Wilayah Papua, hanya ada tujuh dokter spesialis paru-paru yang tersedia di Papua.

Keadaan itu tentu tidak dapat dipandang sebelah mata karena ada lebih dari 300 suku asli yang tinggal di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku. Mereka hidup tersebar mulai dari kawasan hutan, pegunungan, pesisir, hingga pulau-pulau kecil. Dari sisi kesehatan, masyarakat adat merupakan kelompok yang rentan tertular Covid-19, karena mereka memiliki pola hidup komunal dengan tingkat ketergantungan yang tinggi antar anggotanya.

Di samping dampak kesehatan, pandemi Covid-19 juga memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan. Menurut Anton, inisiator Koperasi Mama Papua, masyarakat mengalami kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh terhentinya aktivitas perdagangan. Sebagai contoh, ada 1.000 tandan pisang di Kabupaten Kaimana yang batal terkirim karena terhalang pandemi. Selain itu, ekowisata yang menjadi sumber pencaharian utama pun otomatis berhenti beroperasi karena tidak ada wisatawan yang berkunjung selama pandemi.

Oleh sebab itulah, Yayasan EcoNusa mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan bantuan sebagai wujud perlindungan serta dukungan kepada masyarakat adat dan tenaga medis di Tanah Papua dan Kepulauan Maluku.

Bantuan yang kamu berikan akan disalurkan sebagai bantuan tahap ketiga setelah sebelumnya Yayasan Econusa berhasil menyalurkan bantuan tahap pertama berupa 10.000 masker dan 500 APD, dan juga bantuan tahap kedua berupa 10.000 masker dan 500 APD, dan 25 box alat rapid test.

Donasi tahap ketiga yang terkumpul akan disalurkan untuk mencukupi kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi petugas kesehatan yang merupakan garda depan dalam menangani pasien Covid-19 dan alat rapid test. Donasi juga akan disalurkan dalam bentuk masker yang akan dibagikan kepada masyarakat adat di hutan, pesisir, dan pulau-pulau kecil di wilayah Indonesia Timur sebagai bentuk pencegahan penularan Covid-19.

Di samping bantuan berupa alat kesehatan, ada pula bantuan pemberdayaan untuk komunitas yang memproduksi masker, bantuan pemulihan untuk jaringan ekowisata yang terdampak Covid-19, dan juga alokasi dana untuk promosi PHBS (Pola Hidup Bersih & Sehat).

Info lebih lanjut dapat menghubungi:

cory@econusa.id (+62 813-8972-7556)

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (28)