Kitabisa! - Merangkai Cerita Indah di Banda Neira
Merangkai Cerita Indah di Banda Neira

Merangkai Cerita Indah di Banda Neira

Rp 18.773.222
terkumpul dari Rp 25.000.000
21 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Pernahkah kau jatuh cinta kepada sebuah tempat karena nostalgia akan cerita indah yang ia tawarkan?

Begitulah aku, kepada Banda Neira...

Cinta ini sudah terpatri dalam hatiku dan ke-15 teman-teman yang tergabung dalam tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta. Tim kecil yang beranjak menjadi keluarga. Dipertemukan dengan semangat dan niat yang tulus untuk mengabdi di Kepulauan Banda, tepatnya Negeri Administrasi Boiyouw dan Wailing Spanciby, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Kami akan terjun dan menyelam dalam permasalahan yang ada di masyarakat. Membangun solusi bersama, berbaur dengan kearifan lokal, dan menjalankan program-program pengabdian.

Banda Neira adalah gugusan Kepulauan di kawasan Maluku Tengah yang merupakan serpihan surga dari Indonesia Timur. Sohor namanya kini memang tak sebesar dahulu, saat ia dijuluki Spice Islands. Namun bolehlah kita bernostalgia kembali kepada masa saat kepulauan ini jadi rebutan.

Banda mempunyai arti penting karena merupakan salah satu daerah penghasil rempah-rempah yang sangat laku di Eropa. Konon, saat para pelaut Portugis masih berjarak 15 kilometer dari daratan Banda, mereka sudah mencium bau harum pala. Tome Pires dalam Suma Oriental menyatakan bahwa;

“Pedagang-pedagang melayu mengatakan kepada saya Tuhan menciptakan Timor untuk kayu cendana, Banda untuk buah pala dan Maluku untuk cengkih, dan barang perdagangan ini tidak dikenal di lain tempat di dunia ini, kecuali di tempat-tempat yang disebut tadi. Dan saya telah tanyakan dan selidiki dengan teliti apakah barang ini terdapat di tempat lain, semua orang mengatakan tidak (Pires, 2014).”

Selain rempah, kekayaan juga didapat dari potensi keindahan lautnya. Permukaan dan bawah laut banda sangat subur karena diprakasai gunung api yang masih aktif. Terbukti, tahun 1977 taman laut banda ditetapkan sebagai cagar budaya dan tahun 2006 pesona bawah laut Banda mendapatkan predikat kawasan warisan dunia.

Kini namanya memang tak sebesar dahulu, Banda diselimuti oleh beberapa permasalahan yang harus kita carikan solusi. Sektor lingkungan menjadi masalah utama. Pantai yang penuh sampah, merupakan akibat dari tidak tersedianya fasilitas pembuangan yang memadai, belum adanya sistem pengolahan sampah yang tepat dan kurangnya kesadaran masyarakat. Hal ini mengakibatkan pencemaran laut, yang dalam jangka waktu panjang dapat mengakibatkan turunnya produktivitas ikan. Sampah yang menumpuk di pinggiran pantai juga menimbulkan bau yang tidak sedap dan tentu saja mengganggu keindahan. Permasalahan tersebut berimplikasi pada sektor pariwisata. Seperti dikutip dari kompas.com, masalah utama yang mengganggu kenyamanan wisatawan yang berlibur di Banda Neira adalah soal sampah di laut yang hanyut terbawa gelombang hingga ke daratan.

Mengingat permasalahan lingkungan disana yang begitu kompleks, kami menjadikan program lingkungan sebagai program utama. Dengan mengangkat tema “Rakyat Berseri, Alam Lestari” diharapkan dapat memandu semangat kami untuk berkontribusi bagi negeri, membuat rakyat berseri dan alam pun dapat lestari.

Donasi yang terkumpul akan kami realisasikan dalam bentuk program pengabdian bagi masyarakat Banda. Beberapa sektor yang akan kami bantu adalah lingkungan, pariwisata, pendidikan, dan kesehatan. Terhitung mulai 15 Juli 2016, kami akan berangkat ke lokasi tujuan. Selama 45 hari mengabdi dan membangun solusi bersama masyarakat. Berikut adalah Program yang akan kami jalankan:

  • LINGKUNGAN

Pembuatan Tempat Pembuangan Sampah. Tidak adanya fasilitas tempat sampah yang memadai, mendorong kami untuk membuat TPS ini, yang didesain sedemikian rupa agar memudahkan warga untuk memilah sampahnya sehingga dapat diolah kembali.

Desain Tempat Pembuangan Sampah

Mengembangkan Model Pengolahan Sampah Terpadu. Dimulai dengan membudayakan pemilahan sampah dari dalam lingkup rumah tangga melalui sosialisasi, kemudian kami akan melakukan pengumpulan sampah secara periodik bersama warga. Sampah kemudian dibawa ke TPS sesuai jenisnya. Dari TPS, sampah yang sudah terkumpul dapat disortir, packing dan dijual. Sedangkan sampah organik rumah tangga dimasukkan dalam drum komposter. Nantinya, sampah yang sudah menjadi kompos dapat dijual atau digunakan untuk keperluan masyarakat. Selain dijual dalam bentuk utuh, sampah juga dapat dikaryakan lagi menjadi sebuah kerajinan yang dapat bernilai ekonomis lebih tinggi.

  • PENDIDIKAN

Pahlawan Hijau. Pahlawan hijau merupakan suatu pendidikan lingkungan yang memberikan pembelajaran kreatif dengan metode leadership for kids. Anak-anak akan diajak menjadi pahlawan bagi lingkungannya. Para agen cilik yang disebut ‘Pahlawan Hijau’ ini akan diberikan pendampingan untuk membuat sebuah Kampanye Cinta Lingkungan (KANCIL) dengan didampingi fasilitator. Gambaran project yang akan diluncurkan antara lain: Dunia Air, Profesor Sampah, Polisi Lingkungan, dan Banda Neira Berkebun.

Banda Neira Bercerita. Kegiatan ini ditujukan untuk siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Melalui program ini, kami bertujuan menanamkan rasa cinta akan Banda dan bangsanya kepada generasi muda. Kegiatan ini merupakan kegiatan story telling kelompok dengan didampingi fasilitator. Ditambah dengan building dream, dimana kegiatannya terbagi menjadi dua yakni membuat pohon harapan menulis surat untuk Indonesia.

Pembuatan Taman Baca. Membaca adalah api abadi dalam jiwa generasi masa depan Indonesia. Program literasi merupakan salah satu program pengembangan pendidikan bagi anak-anak, remaja dan masyarakat umum di Banda Neira. Secara teknis akan dilakukan pengadaan rak dan beberapa fasilitas penunjang lainnya.

Sosialisasi Beasiswa. Seringkali biaya menjadi kendala dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi terutama jenjang perguruan tinggi yang memiliki anggapan biaya yang mahal. Sedangkan kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak beasiswa yang disediakan oleh berbagai pihak baik oleh pemerintah maupun swasta yang dapat digunakan untuk meneruskan pendidikan. Sosialisasi beasiswa dipandang perlu untuk dilakukan untuk merubah stigma biaya mahal terhadap perguruan tinggi. Harapan yang ingin dicapai adalah meningkatnya minat anak muda di lokasi KKN untuk melanjutkan pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi.

  • KESEHATAN

Pelayanan Kesehatan dan Sosialisasi PHBS. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah seluruh perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga para anggota keluarga dapat menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Dengan adanya program PHBS dari pemerintah Indonesia, kami dari tim KKN Banda Neira ikut serta dalam membangun kesadaran masyarakat Banda Neira dalam berperilaku bersih dan sehat. Sasaran yang akan kami capai dalam melakukan program ini antara lain adalah kelompok lansia Banda Neira, Ibu-ibu rumah tangga, dan anak-anak sekitar Banda Neira. Sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat bagi anak usia sekolah, karang taruna, wanita usia subur, dan lansia.

  • PARIWISATA

Festival Rempah Nusantara. Kekayaan alam dan sejarah ini tentunya akan menambah daya Tarik Banda Neira apabila dikemas dengan tepat. Maka dari itu kami merekomendasikan sebuah acara Festival Rempah Nusantara yang akan mengkolaborasikan daya Tarik seni budaya, sejarah dan kuliner. Selain sebagai wadah ekspresi masyarakat, acara ini diharapkan dapat menambah pesona Banda sebagai destinasi pariwisata, memberikan kesadaran kepada masyarakat akan potensi kearifannya, serta sebagai media pemasaran hasil karya cipta masyarakat Banda dalam pengolahan Pala. Selanjutnya event ini dapat menjadi acara tahunan yang dikelola oleh masyarakat sendiri.


Mari bantu kami menebar senyum Indonesia Timur,

merangkai kembali cerita indah di Banda Neira.

"Rakyat berseri, alam lestari"

:)


Nara hubung:

081233082547 (Evi) / Line: evooys

082299851656 (Irma) / Line: irmasavin

Instagram @NeiraBercerita

Official Line @kky9429u

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (21)