Bantu Bangun Musala Santri Lansia
Bantu Bangun Musala Santri Lansia

Bantu Bangun Musala Santri Lansia

Rp 76.106.226
terkumpul dari Rp 382.740.000
1932 Donasi 0 hari lagi


Cerita

“Suatu ketika di malam hari, hujan turun sangat lebat. Jamaah sedang melaksanakan salat magrib dengan kusyuk. Ternyata air hujan telah merembes ke dalam musala. Air menggenangi lantai setinggi mata kaki jamaah. Semua sajadah dan kitab suci Alquran basah. Tapi jamaah tetap larut dalam ibadah salat hingga selesai,” ujar Maturidi, salah seorang Pengurus Dayah Darul Arifin Al-Abati kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh, Jaya, Aceh Jaya, Kamis (7/11).

9214af7c-4a9b-4e37-9e34-846f0991673c.jpg

Dayah yang terletak di Jalan Syech H Hasan Abati Gampong Lhuet, Jaya, Aceh Jaya ini didirikan oleh ulama besar Aceh, Syekh H Hasan Al-Abati sekitar tahun 1963. Kini, Darul Arifin Al-Abati menampung santri lanjut usia berumur sekitar 50 hingga 82 tahun.

Musala tersebut dibangun tanpa pondasi, atapnya sudah bocor, lantainya sudah lebih rendah dari tanah, dindingnya keropos, plafonnya sudah rusak, lantainya 30 cm lebih rendah dari teras, dan tinggi lantai dengan plafon sudah 2,5 meter. "Kalo hujan airnya merembes ke dalam”, ungkap Maturidi.

758258a4-af71-4861-8444-076cb438e893.jpg

Dayah tersebut diupayakan agar bisa mengakomodir santri lansia yang ingin menetap di dayah demi optimalnya ibadah mereka. Maturidi begitu tersentuh hatinya kala mendengar ungkapan hati salah seorang santri lansia.

“Hai kami, meskipun sudah tua, kami ingin tetap belajar. Dengan bersama-sama kami bisa melakukan banyak hal. Kalau misalnya sakit juga ada yang melihat”, Maturidi menirukan ucapan santri tersebut.

Aktivitas belajar mengajar pada pada hari Selasa, malam Selasa, malam Jumat berlangsung di musala berukuran 20x20 meter yang sudah berusia lebih setengah abad. Mereka belajar tentang akhlak, salawatan, tawajjuh, serta meresapi masa tua. Tidak hanya itu, santri lansia diajak membiasakan bersedekah sebelum zuha minimal seribu rupiah. Kalau mereka tidak punya uang, pihak dayah memberikan mereka uang agar disedekahkan.

2f25499d-b2aa-4652-9705-8726e2c8f73c.jpg

“Mudah-mudahan, semangat kedermawanan kita tergerak mendukung jalan aktifitas belajar mengajar di dayah warisan ulama besar Aceh ini,” tutupnya.

Sahabat, mari bantu bangun musala ini agar menjadi tempat yang layak bagi para santri lansia beribadah dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;

2. Masukkan nominal donasi;

3. Pilih metode pembayaran (GO-PAY/BNI/Mandiri/BCA/BRI/BNI Syariah/Kartu Kredit);

4. Dapat laporan via email.

_________________________________

DISCLAIMER:

  1. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk biaya pembangunan musala dan biaya operasional Dayah Darul Arifin Al-Abati.
  2. Fundraising ini adalah bagian dari Program Mobile Social Rescue (MSR) ACT Aceh yang fokus membantu meringankan permasalahan sosial dan ekonomi yang dialami masyarakat.
  3. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi ACT Aceh.
Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (1932)