Kitabisa! - Bantu Adam Reynand mendengar Ayah&ibu;
Bantu Adam Reynand mendengar Ayah&ibu;

Bantu Adam Reynand mendengar Ayah&ibu;

Rp 12.754.317
terkumpul dari Rp 300.000.000
53 Donasi 0 hari lagi

Cerita

  • Pada awalnya anak kami, Adam Reynand Pratama saat berusia 2,5 bulan di mata kirinya terlihat bercak putih. Kemudian kami langsung memeriksakan ke dokter spesialis mata tepatnya akhir tahun 2015 di RS. Bhakti Asih Ciledug Tangerang dan divonis oleh dokter menderita katarak. Dikarenakan pada RS. Bhakti Asih tidak dapat menangani kasus katarak untuk balita/anak, maka anak kami dirujuk ke dokter khusus mata anak RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Berawal dari pengobatan tersebut, Kemudian dokter Ilmu Kesehatan Anak (IKA) menyarankan dilakukan tes darah dan hasil laboratorium kelainan tersebut di sebabkan oleh virus RUBELLA CONGENITAL

1.Pasca operasi jantung

09c385f18868e0489142759ce75101ab30ecec4e

2.Pasca operasi lensa mata kanan

ead4a570e6b5b5183c759ed4a0804630e5eb4b6f

3.Pasca operasi mata kiri dan penyembuhan lensa mata kanan

366d7d72baa0495dc9c2211ad03dc7b2acbe099c

4.Pasca operasi tahap kedua mata kiri

21a96ddb69e9d6bd00207a723ffadea17e16c7a0

yang telah diidap sejak dalam kandungan yang terjangkit dari sang ibu. Mengingat virus tersebut dapat menyerang organ lain maka anak kami dikonsultasikan ke beberapa dokter ahli lainya (khusunya dokter spesialis jantung dan spesialis THT) karena didapatkan indikasi terdapat gangguan pada jantung dan telinga, tes ECG (Pemeriksaan organ jantung), tes BERA (tes untuk mendeteksi gangguan pendengaran pada anak/balita) dan MRI Telinga (untuk mendeteksi kelainan organ pendengaran bagian dalam telinga).

Pada mata, virus tersebut menyebabkan katarak, sedangkan pada jantung menyebabkan kebocoran jantung (PDA), pada telinga atau organ pendengaran dapat mengakibatkan ketulian. Alhamdulillah, kelainan pada mata dan jantung anak saya telah mendapatkan pengobatan yang biayanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Untuk organ telinga berdasarkan hasil pemeriksaan BERA dan MRI Telinga di RSCM, dokter mendiagnosis bahwa kedua telinga anak saya telah mengalami ketulian berat. Sejak saat itu sampai saat ini pemeriksaan dan pengobatan untuk organ mata dan jantung masih berlangsung namun untuk pemasangan alat bantu pendengaran yang ditanam (implan koklea) tidak di tanggung BPJS kesehatan maka pengobatan ini masih terhambat.

Oleh karena itu, dokter menganjurkan untuk dipasang alat bantu yaitu berupa implan koklea yang biayanya lebih kurang 250 - 600 juta yang tidak dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan . Hal ini sangat penting mengingat bahwa pemasangan implan koklea secara dini (dibawah usia 2,5 tahun) dapat mengurangi resiko keterlambatan anak dalam berbicara.

Penghasilan saya sebagai ojek online, tidak mampu untuk membeli alat implan koklea untuk anak kami. Besar harapan kami agar anak kami dapat mendengar sebagaimana anak-anak pada umumnya.

Berikut merupakan hasil BERA

c29c05397e411ddb640cbf89ceb36b570e8565e5

3f632f1fc3ae6374ba8a26f5593d8cd01351db08

f92c1e3fac246197b970fa77f67c211604c99936089270eb519b3b9dd9f18327f49704fc61c0e947

Melalui kitabisa.com ini apabila Om, Tante dan Kakak baik hati, berkenan untuk membatu bisa langung klik tombol "DONASI SEKARANG" dengan mengikuti langkah selanjutnya untuk meringankan beban keluarga kami dalam proses penyembuhan. Tolong bantu juga sebarkan keteman teman yang lainnya ya

Untuk pertanyaan yang lebih lanjut mengenai kondisi Adam Reynand Pratama bisa menghubungi Kantri/orang tua di no 085292230277

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (53)