Kitabisa! - Umar Berjuang Lawan Radang Otak dan Gagal Napas
Umar Berjuang Lawan Radang Otak dan Gagal Napas

Umar Berjuang Lawan Radang Otak dan Gagal Napas

Rp 169.059.758
terkumpul dari Rp 150.000.000
1548 Donasi 0 hari lagi
Aksi Cepat Tanggap Jawa Timur
Akun telah terverifikasi

Cerita

“Di usia yang baru 20 bulan, Umar sudah 2 kali operasi dan 4 kali opname karena radang otak, hidrosefalus, dan penyempitan saluran napas” - Relawan ACT

_____________________________________

Saat ini, Umar tengah tergeletak lemah di ruang Irna Anak untuk ditangani secara intensif oleh dokter di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

f516a19f-2aa7-4f76-b634-7b07894b5b99.jpg

Awalnya, saat usia 9 bulan, Umar batuk dan sesak napas selama 3 bulan karena Pneumonia.

Tapi ada gejala panas tinggi dan bercak merah yang menyebar di seluruh lidahnya. Ternyata, Umar mengalami lidah kelilit dan dilakukan operasi Tongue-Tie di RSUD Sidoarjo

2fefc9b7-5758-414f-9535-3c8804e446a8.jpg

Setelah 2 minggu pasca operasi, Umar terus mengalami dehidrasi dan kondisi kesadarannya menurun drastis hingga dilarikan ke RS Khodijah.

Namun, kondisi Umar terus memburuk dan mengalami gagal pernapasan. Umar harus dirujuk ke RSUD dr. Soetomo untuk mendapatkan pertolongan intensif, serta pemasangan selang pernapasan.

Lagi-lagi tak ada perubahan yang signifikan. Operasi trakeostomi (pelubangan pada batang tenggorokan) akhirnya jadi jalan keluar.

Sayang, kesadaran Umar menurun cukup serius. Para dokter harus melakukan CT scan dan diketahui bahwa Umar mengalami infeksi radang otak (Meningoencephalitis) dan Hidrosefalus.

3701e2d4-19a3-4b9d-a69c-72005ea9ba9f.jpg

Dokter berusaha keras cari jalan keluar selain operasi untuk mengurangi cairan di kepala Umar. Alternatifnya, Umar tidak boleh putus berobat dan kontrol untuk saat ini.

Untuk penyembuhan radang otak, Umar harus rutin diberikan antibiotik dan terapi sampai infeksi bersih.

Yang dikhawatirkan adalah pernapasan Umar yang tak normal. Karena hanya bisa bernapas lewat alat bantu, Pneumonia berulang akan mengancam Umar.

20a0f326-09a3-4708-99db-c91c3ce9032a.jpg

Selain itu, Umar mengalami gangguan di otot, saraf atau otak yang disebut Cerebral Palsy. Kata dokter, penyakit tak bisa disembuhkan dan hanya bisa dirawat dengan fisioterapi rutin.

Meski memiliki BPJS, ada obat yang tidak tercover. Diantaranya, alat-alat kesehatan, susu formula, biaya fisioterapi, kontrol, serta biaya akomodasi.

Segala kebutuhan selama Umar sakit berusaha dipenuhi oleh Ibu Rosyidah (29), serta ayah Umar, Faruq (30), yang bekerja di panti sosial dengan penghasilan 2 jt/bulan.

Tapi, biaya pengobatan yang diluar kemampuan ayah dan ibu Umar tak akan menyurutkan harapan mereka untuk melihat Umar sembuh dan tumbuh sehat.

Mari, bantu Umar menjalani pengobatan radang otak dan gagal nafas dengan cara:

1. Klik 'DONASI SEKARANG'

2. Masukan nominal donasi

3. Dapatkan laporan via email

_____________________________________

DISCLAIMER

1. Donasi yang terkumpul digunakan untuk biaya pengobatan dan pendampingan adik Umar selama berobat, dan pemulihan ekonomi keluarga supaya bisa ada perawatan yang baik.

2. Fundraising ini adalah bagian dari Program Mobile Social Rescue (MSR) ACT yang fokus dalam pendampingan pasien MSR

3. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi: Dipo (+62821-3993-2818)

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (1548)