Kitabisa! - Bantu Aghil Melawan Cerebral Palsy
Bantu Aghil Melawan Cerebral Palsy

Bantu Aghil Melawan Cerebral Palsy

Rp 49.407.070
terkumpul dari Rp 55.000.000
217 Donasi 0 hari lagi
Yayasan Sedekah Sahabat
Akun belum terverifikasi
Bagian dari Sedekah Sahabat

Cerita

Sebagai orang tua menginginkan anak pertamanya lahir dengan tumbuh kembang yang sempurna dan mengalami tahap pertumbuhan tanpa hambatan. Namun, tidak demikian dengan penyandang Cerebral Palsy (CP) memulai dengan mengucapkan kata pertamanya dan menggerakkan anggota tubuhnya adalah perjuangan yang cukup berat. Cerebral Palsy adalah kelainan permanen pada otak yang memengaruhi perkembangan motorik dan postur tubuh, inilah yang dialami Aghil Syauqi Thaariq (14), Aghil diketahui menderita CP sejak dalam kandungan, anak pertama dari 2 bersaudara pasangan Pak Sahruroji (46) dan Bu Nani Mulyani (42). Mereka bertempat tinggal di kawasan Pangkalan Jati VII, Jakarta Timur.

Sang ayah bekerja sebagai buruh pabrik di kawasan industri Pulogadung dengan penghasilan yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kejadian bermula pada saat Aghil masih dalam kandungan, keadaan darurat lah yang membuat sang ibu melahirkan secara prematur. Karena kondisi di bidan setempat tidak menyediakan oksigen yang memadai, lalu Aghil dibawa ke RSCM dan mendapat penanganan yang intensif. Untuk biaya berobat dan perawatan mereka menggunakan SKTM.

Selama 2 bulan Aghil menjalani perawatan dan itu membuat tagihan semakin membengkak karena SKTM hanya mengcover setengah dari biaya perawatan di rumah sakit sehingga Aghil hanya dirawat dirumah saja.

“Segala daya dan upaya sudah kami usahakan, kami sudah berobat kemana-mana, tapi kondisinya masih kurang membaik, sekarang saya belikan obat penghilang rasa sakit dan mengurangi ketegangan otot-ototnya. Saya berikan dia obat yang diminum secara rutin yang dibeli sebulan sekali, harganya Rp. 150.000/bulan” begitu pengakuan Bu Nani sambil mencoba tegar dengan menahan air mata yang keluar dari matanya. Namun dibalik kesedihannya, ia masih memiliki semangat yang besar untuk mengusahakan yang terbaik untuk sang anak tercinta. Ia percaya akan pertolongan Allah, tidak ada yang tidak mungkin jika Allah berkehendak, Allah akan menyembuhkan penyakit Aghil.

“Dahulu dokter spesialis ahli kanker darah menyatakan bahwa harapan sembuh Aghil hanya 20% dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sedangkan kebutuhan kami sehari-hari juga banyak keperluan”, tambahnya.

Saat kami mengunjungi rumah kontrakan mereka, kondisi Aghil sangat memprihatinkan, ia tampak menahan sakit yang diderita dengan kondisi sekujur tubuhnya yang kaku. Ia juga tak dapat berbicara sehingga komunikasinya selama ini hanya menggunakan berbahasa isyarat. Obat diberikan sekali dalam satu hari agar ototnya tidak kaku/tegang. Sedangkan Ayah Aghil sedang mengambil peran sebagai seorang ayah yaitu sedang mencari nafkah untuk keluarga tercinta.

Mari kita bantu Aghil untuk melawan CP dengan memberikan sedekah terbaik kita agar dapat melakukan aktivitas secara maksimal dan apa yang diharapkan orang tua kepada Aghil akan tercapai. Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di 082211009980

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (217)