Kitabisa! - Bantu Ismail, Driver Ojol, Biayai Pengobatan Anak
Bantu Ismail, Driver Ojol, Biayai Pengobatan Anak

Bantu Ismail, Driver Ojol, Biayai Pengobatan Anak

Rp 452.867.901
terkumpul dari Rp 200.000.000
8445 Donasi 0 hari lagi
Aksi Cepat Tanggap Jawa Timur
Akun telah terverifikasi

Cerita

Bantu Ismail, Driver Gojek biayai pengobatan 3 anaknya yang memiliki penyakit kelainan dan operasi bedah saraf untuk anak bungsunya!

“Buat kami, punya 3 buah hati adalah anugerah. Di sela rasa syukur kami, Allah juga pasti ingin kami lebih berlapang dada karena mereka lahir dengan kebutuhan khusus.” - Pak Ismail.

9N_or9HWiX_C5kmdHs9Li761Ck5w1zSflknAtBsDCaRTkiJiR7NsCKEERhyeFUJ57jSFEjE9wBpq0l4sHYBc35PRIaxNtnbIL6fVYMRUP0CipBkpVTpF6GkCrw-Q_fLKdp_S-fQH

Ismail Thahir, asal Kampung Nginden, Surabaya, jadi driver Gojek bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi untuk membiayai pengobatan 3 anaknya yang memiliki kelainan.

Anak ketiga Ismail, bernama Tri Shaka Mahendra (10 bulan) punya kelainan tulang belakang dan tulang kaki serta tidak memiliki tulang pinggul sejak lahir. Saat ini, Shaka sedang jalani pengobatan di RS Premier International Surabaya, satu-satunya rumah sakit rujukan dokter.

2 bulan lagi, Shaka harus segera operasi bedah saraf yang terjepit dan ortopedi (sistem pergerakan tubuh) saat berusia 12 bulan.

9bYRMsg-xisdyfGexCTDcK3lZp7B-Nks0K1QtGz5jLI7TZIH-LkKFIFSMaJEneUb_CGf_Scf0lJ55tTVs5U5oZoSyzIclWWxr7I0BedYFC4W6jXMHMaXGSH9Bz0xbkMhzJ1WcNKL

Jika terlambat, saraf terjepit dapat memicu sesak nafas hingga kematian. Apabila tidak operasi, kakinya pun diprediksi akan mengecil dan tidak mampu duduk.

Biaya untuk operasi Shaka diperkirakan sampai 150 Juta tanpa ditanggung BPJS (tidak ada layanan BPJS untuk kasus Shaka di RS Premier International). Itupun Shaka harus menjalani operasi lanjutan 3-4 kali.

SSY6BelZJVzeNc8hCTJ0SykiCa7IwXIv9dRlrg-5lKDKEzjS_8__MuAZPBIsm00bJXfTuzgTWWOxLo44Hd2uOTdfFFVbbTsZwNiU-8zHFZn8bOFCbV0ESFYTvKcVp0Y26aYRqv-O

Tak bisa dibayangkan bagaimana perjuangan pak Ismail untuk kesembuhan Shaka, mengingat penghasilan sebagai driver ojek online tergolong tidak besar.

Belum lagi, Ananda Putra Pratama (8 tahun), anak sulungnya mengidap autisme. Ia bersekolah di SLB tapi belum bisa bicara dan tuli.

Juga Sahrani Febriana Putri (2 tahun), mengalamai keterlambatan tumbuh kembang hingga belum bisa bicara. Jempol tangan kanannya juga mengalami Polidaktili (kelainan jari lebih dari 5).

Rasulullah  bersabda: “Barang siapa yang membantu seorang Muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia, maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada Hari Kiamat. Dan barang siapa yang meringankan (beban) seorang Muslim yang sedang kesulitan, maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat” [HR Muslim (no. 2699)].

Besarnya biaya pengobatan yang harus ditanggung, membuat Aksi Cepat Tanggap Jawa Timur berinisiatif membantu perjuangan pak Ismail. Anda pun bisa ikut patungan untuk bantu pak Ismail mengobati ke-3 anaknya dengan cara:

1. Klik 'DONASI SEKARANG'

2. Transfer via rek Mandiri/BCA/BNI/BNI Syariah/BRI/Kartu Kredit

3. Dapatkan laporan via email

ATAU Bantu dengan Lebih Mudah via GO-PAY:

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran dengan GO-PAY

4. Klik "DONASI" dan ikuti langkah selanjutnya

________________________________________

DISCLAIMER

1. Donasi yang terkumpul digunakan untuk biaya pengobatan dan pendampingan anak Ismail selama berobat, dan pemulihan ekonomi keluarga supaya bisa ada perawatan yang baik.

2. Fundraising ini adalah bagian dari Program Mobile Social Rescue (MSR) ACT yang fokus dalam pendampingan pasien MSR

3. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi: Dipo (+62821-3993-2818)

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (8445)