Kitabisa! - Bantu Anak Pengidap Komplikasi
Bantu Anak Pengidap Komplikasi

Bantu Anak Pengidap Komplikasi

Rp 16.151.621
terkumpul dari Rp 1.000.000.000
94 Donasi 0 hari lagi
Hafiz Rizki
Akun belum terverifikasi

Cerita

1f0b560d5dc8cc9817fd19615ffa2df32f9c7653

Tak pernah terbayangkan oleh Pasangan Suami Istri Haris Teguh (30) dan Fitri Yani (28) yang tinggal di Tenggarong, Kalimantan Timur melihat anak mereka yang terbaring lemah di Rumah Sakit.

Putra Raja (5), Anak kedua dari tiga bersaudara ini menderita penyakit komplikasi (Kebocoran Jantung, Paru,Thalesemia, Epilepsi General Tonik).


be646fc12802ed97f729fce84c9868622f65f4ab

Awalnya saat Fitri mengandung Putra, Dokter telah memberitahu bahwa ada masalah dalam kandungannya. Anak yang dikandungnya itu telah terjangkit Virus. Itu karena Fitri yang terkena Virus Tokso.

Dokter juga memberi saran kepada Fitri agar tidak melahirkan bayinya dikarenakan sangat beresiko apabila dia lahir nanti. Tetapi Fitri tetap yakin untuk melahirkan anaknya, pasalnya kandungannya telah memasuki bulan keenam.

2e59fe84502aadc9dab8e4913c43a41a2ae470af

Setelah seminggu dilahirkan, Putra langsung dilarikan kerumah sakit karena kondisinya sangat buruk. Tubuhnya membiru dan ia juga susah bernafas dan sesak.

Bahkan ketika memasuki umur Satu Tahun, kondisinya masih tidak stabil dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah A.M. Parikesit.

635ee7234595d545db1a9a88ed0d7d00e1960d5d

Melihat kondisi Putra tidak ada perubahan, pada tanggal 30 April 2014 keluarga membawanya ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Putra sempat koma selama 4 hari. Setahun kemudian di Rumah Sakit yang sama tepatnya pada tanggal 17 Mei 2015, dipasang logam kedalam tubuhnya.

Alat itu dipasang melewati operasi Kateter untuk menutup bagian jantung yg bocor. Jenis penyakit jantung yang diderita Putra adalah ASD Secundum dengan besar 0,9 cc. Selain itu Putra juga diwajibkan untuk meminum obat secara rutin dalam seumur hidupnya.

315b016c2eb138df7439518bcc8c31b9fbf24b5d

Setalah dari Jakarta, Putra kembali menjalani perawatan di Samarinda. Di Samarinda Putra di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah AW Sjahranie. Enam bulan lamanya ia harus tinggal di Rumah Sakit demi menjalani sejumlah perawatan.

Setelah dari Samarinda, Putra kembali harus di bawa ke Rumah Sakit. Kali ini iya dibawa ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan kembali harus menginap disana. 8c23a88765dcb8feba3422beea91c35c530590a7

Haris Teguh (30) ayah dari Putra hanya bekerja sebagai karyawan batubara di Tenggarong. Sementara Fitri, tidak dapat bekerja karena harus mengurus Putra seorang diri di Rumah Sakit. Sedangkan kedua anak lainnya diasuh oleh sang nenek.

Karena biaya pengobatan Putra yang tidak sedikit, bahkan mereka harus menjual semua harta yang mereka miliki. Bahkan beberapa waktu lalu mereka juga harus menggadai rumah hanya untuk melunasi biaya Rumah Sakit yang berjumlah Rp. 185.000.000. Beban yang mereka hadapi tidak sampai disitu, kini Putra diharuskan untuk menjalankan sejumlah perawatan di Rumah Sakit di Surabaya. Dan yang paling membuat kita berlinang air mata, jangankan untuk membawa Putra ke Rumah Sakit, bahkan mereka tidak punya uang sedikitpun untuk pergi ke Surabaya untuk pengobatan yang harus Putra jalankan.

Keramahan dan keterbukaan meraka dalam memberitahukan kondisi Putra membuat kami tergerak untuk melakukan hal kecil ini.

Kami mengajak rekan-rekan sekalian untuk turut membantu saudara kita yang sedang mengalami cobaan.

Nantinya sumbangan dari rekan-rekan akan diberikan seluruhnya kepada Fitri Yani. Bila rekan-rekan juga ingin memberika support moril, bisa menghubungi Fitri Yani melalui nomor handphone sebagai berikut:

- 081348471619
- 085654701444


Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (94)