Kitabisa! - Amelia, Penjual Jagung Tulang Punggung Keluaga
Amelia, Penjual Jagung Tulang Punggung Keluaga

Amelia, Penjual Jagung Tulang Punggung Keluaga

Rp 71.494.392
terkumpul dari Rp 400.000.000
726 Donasi 72 hari lagi

Cerita

Saya Syamsul Bahri, kesibukan sehari-hari sebagai konten kreator youtube.

Saya melakukan pengalangan dana ini untuk membantu Amelia mendapatkan kehidupan yang lebih baik agar dia bisa mencapai cita-citanya menjadi seorang Polwan.

Disini saya akan mendeskripsikan kehidupan Amelia.

447bfbed-939d-4c66-90f8-34f1d0c3e268.jpg

"Saya berjualan jagung rebus untuk biaya hidup Ibu dan adik saya. Semenjak Ibu sakit saya berjualan jagung rebus" tuturnya. 

Amelia, siswi kelas IV SD Negeri 101, Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi. Dikenal sebagai siswi yang supel dan berprestasi. Selalu masuk ranking 3 besar disekolahnya. Amel begitu gadis ini disapa, memiliki cita-cita menjadi polwan. Dengan alasan untuk melindungi Ibu dan adik perempuannya. Semenjak Ibu dan Ayahnya bercerai, Amel beserta Ibu dan Adiknya tinggal di sebuah kontrakan yang sederhana.

94452a1a-dcbc-46d4-86df-546b54797076.jpg

Yang lebih menyedihkan semenjak Ibunya jatuh sakit dan tidak bisa berjalan karena divonis penyakit pengeroposan tulang karena kekurangan kalsium dan menderita maag kronis, Amel menjadi tulang punggung keluarga dengan berjualan jagung rebus. 

"Sebetulnya Amel bisa menjadi juara kelas karena pintar dan kalau belajar anaknya fokus. Tapi saya lihat seringkali amel wajah nya pucat dan kelelahan. Saya tanya Amel kenapa, kecapean Bu karena berjualan jagung rebus setiap sore sepulang sekolah, ( tutur guru amelia) 

Disekolah amel terkadang di katain oleh teman sekolahnya karena dia berjualan jagung rebus. Tapi amel tidak peduli dengan hal itu dia tetap masa bodoh. Amel mengatakan tidak apa-apa berjualan dari hal kecil dulu dan sambil sekolah. Karena menurutnya banyak orang-orang di luar sana hidupnya juga susah tapi sekarang bisa menjadi orang sukses. Jadi amel sedikitpun tidak malu berjualan jagung rebus.

Disaat anak yang lain sepulang sekolah memanfaatkan waktunya untuk bermain dengan teman-temannya atau beristirahat dirumah, hal tersebut tidak berlaku untuk Amel. Amel sepulang sekolah, mengasuh adik perempuannya dengan memberikan makan jagung karena sering kali berasnya habis dan tidak mampu untuk membeli banyak beras. 

Adiknya yang bernama valen juga masih sekolah, sekarang baru naik kelas II SD. Valen juga mempunyai cita-cita mulia, yaitu ingin menjadi seorang dokter.

8d97be72-2b49-42b3-bcfe-14bda6c001c4.jpg

Hal yang sering membuat amel terlihat lelah karena begitu banyak aktivitas yang harus dilakukannya sepulang sekolah. Diusianya yang masih sangat belia, Amel justru mencari nafkah untuk keluarga.

Sering kali saat berjualan di perempatan lampu merah sebrang kantor BI kota Jambi, Amel menunggu pembeli sampai ketiduran saking kelelahan.

f4466c22-ece0-44d0-b79b-59f12d9e4cac.jpg

Sahabat-sahabatku se Indonesia, mari kita berdonasi dan bantu adik kita Amelia, siswi kelas 4 SD berprestasi yang berjualan jagung rebus untuk biaya hidup dan sekolah serta untuk mengobati Ibu nya yang sering sakit-sakitan. Mari kita wujudkan cita-cita Amel menjadi Polwan dan berikan rumah baru yang layak untuk Amel beserta Ibu dan Adiknya.

Yang dibutuhkan adik kita Amelia :

1.Beasiswa sampai menjadi Polwan

2.Biaya pengobatan Ibu nya hingga sembuh agar bisa beraktivias kembali

3.Biaya hidup sehari-hari

4.Beasiswa untuk adik perempuannya

5.Rumah baru (bukan kontrakan) 

6.Modal usaha

Ayo kita berdonasi membantu bantu Amel mewujudkan cita-citanya dan berikan Amel, Ibu dan Adiknya kehidupan yang lebih baik.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (726)