Kitabisa! - Lanjutan kemoterapi untuk si cantik Amara
Lanjutan kemoterapi untuk si cantik Amara

Lanjutan kemoterapi untuk si cantik Amara

Rp 104.618.239
terkumpul dari Rp 100.000.000
321 Donasi 0 hari lagi

Cerita

3d04eac0f0f604a47e0ce8c4beaeab84648646f1

Hallo semua.. Namaku Amara Delia Khairunnisa..biasanya aku dipanggil Ara. Umurku sekarang 3 tahun, tapi aku tahu ketika sudah besar nanti aku ingin menjadi seorang dokter! Mamieku namanya Elyda.. dan daddaku namanya Aprianto.. Aku senang sekali bisa punya mamie dan dadda seperti merekaa karena mereka berdua baiik sekali dan sangat sayang sama aku.. aku sangat senang ketika mereka memelukku karena rasanya hangat dan nyaman... Tapi.. mereka sekarang sedang sedih, karena aku masih belum bisa melanjutkan kemoterapiku.. Ohiya, aku lupa mengatakan... aku sekarang sedang berjuang melawan sel-sel kanker jahat yang menyerang tubuhku.

Jadi.. awal mulanya dulu aku pernah mengalami panas yang tinggi yang tidak turun-turun padahal aku sudah diberikan obat penurun panas oleh mamie.. akhirnya aku dibawa dan dirawat di rumah sakit selama 10 hari... Ketika itu, aku merasakan ada sesuatu yang aneh di dalam mulutku.. ternyata muncul benjolan di bawah rahang kiriku ketika itu.. Benjolan itu namun pecah sendiri dan mengeluarkan nanah.. Setelah 10 hari itu, akhirnya aku sudah bisa pulang kembali ke rumah.. Aku sangat senang

Tapi, ternyata perasaan senangku hanya bertahan sebentar... karena setelah beberapa hari di rumah aku bisa bermain terus dengan mamie dan daddaku ternyata demam kembali menyerangku... Benjolan yang sama kembali muncul namun kali ini di sebelah kanan rahangku.. Akhirnya eyang dokter akhirnya memutuskan untuk mengoperasi benjolan ini dan kemudian aku diperbolehkan untuk pulang oleh eyang dokter..

ed1540f9ab6fc4da4799f01824a0740957382ca1

Kemudian ketika lebaran tahun lalu, aku kembali terserang oleh demam kembali.. Dadda sama mamie udah khawatir banget karena gejalaku persis seperti DBD karena kadar trombositku turun signifikan hingga dada sama mamie khawatir banget.. Terus aku akhirnya harus dirawat kembali dan diberikan pengobatan untuk menghadapi DBD.. Namun, setelah 4 hari, trombostiku terus semakin sedikit.. Eyang dokter yang merawatku waktu itu akhirnya merujukku ke eyang dokter yang ahli masalah darah... Setelah memeriksa darahku, Eyang dokter yang ahli darah meminta mamie dan dadda untuk mengantarku ke RSCM untuk melakukan Bone Marrow Puncture (BMP). Ternyataa... hasil dari BMP ku menyatakan bahwa aku mengidap leukimia atau kanker darah...

a5bab07dce013e57360af1e760f894919f27d979

Semenjak hari itu, mamieku dan daddaku selalu mengantarku untuk mengikuti sesi kemoterapi agar sel-sel kanker yang jahat ini bisa pergi dari tubuhku.. Selama aku menjalani proses kemoterapi, sudah banyak banget eyang dokter dan tante suster yang baik yang udah membantu aku menjalani semuanya, dan karena itu semua aku tau aku ingin menjadi seorang dokter! karena menurutku dokter itu pekerjaan yang sangat mulia dan aku ingin membantu anak-anak lainnya yang mengalami keadaan sepertiku ketika aku sudah besar nanti:)

Tetapi, sementara ini aku belum bisa ketemu Eyang dokter juga Tante Suster lagi karena Mamie dan Dadda aku belum punya cukup biaya buat bayar perawatan kemoterapi Aku yang memang mahal banget. Padahal protokol kemoterapi aku belum selesai dan sel-sel kanker jahat Itu bisa kembali lagi kalau Aku tidak melanjutkan kemoterapinya. Tapi aku tidak akan menyerah kok.. Aku yakin Allah SWT akan memberikan aku jalan kesembuhan dengan bantuan orang-orang baik yang berhati mulia. Doakan dan bantu aku berjuang dan tetap semangat untuk sembuh yaaa.. Terima kasih banyak ya semuanya ...

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (321)