Kitabisa! - Bantu Baby Jehan yang sedang dalam perawatan NICU
Bantu Baby Jehan yang sedang dalam perawatan NICU

Bantu Baby Jehan yang sedang dalam perawatan NICU

Rp 182.132.556
terkumpul dari Rp 140.000.000
707 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Saya Kurniati (35) orang tua dari Jehan, pekerjaan ibu rumah tangga dan suami, Pirel (42) bekerja sebagai karyawan swasta (suami saya di fabel atau amputasi kaki sebelah kiri 12 Cm diatas lutut & hanya memakai tongkat) yang bolak balik mengurus segala keperluan dan administrasi Rumah Sakit.

Bayi Jehan adalah anugrah terindah yang di berikan Allah SWT kepada kami, setelah sebelumnya saya didiagnosa dokter mempunyai kista coklat yang mengakibatkan susah untuk mendapatkan keturunan.

Memasuki usia perkawinan 1.5 th Alhamdulillah kami dipercaya untuk mempunyai anak, betapa bahagia hati saya dan suami karena ini. Kami sangat berhati-hati sekali dalam menjaga buah hati saat dalam kandungan.

f375151f41f1eb4748770d59fbcd69db4893269c

Pada 2 November 2016 saya merasakan perut kencang dan sangat tidak nyaman. Kami putuskan untuk pergi ke dokter kandungan terdekat dari rumah. Dokter mengatakan bahwa saya mengalami kontraksi dan memberikan obat anti kontraksi dan menyarankan saya bedrest total.

Esok harinya, saya mengalami flek dan itu membuat saya panik luar biasa dan langsung memutuskan pergi ke rumah sakit lagi. Karena panik kami putuskan ke rumah sakit swasta Siloam Hospital Kebon Jeruk yang suami sarankan dengan pertimbangan dengan fasilitas RS dan perlengkapan yang lebih lengkap (Bukan kami gaya-gayaan berobat di RS mahal).

Setiba di RS, Saya di-usg dan dinyatakan kondisi bayi dalam kondisi baik, tapi memang ada kontraksi dengan durasi sekali 10 menit. Dokter menyarankan langsung dirawat inap dengan memberikan saya cairan infus anti kontraksi agar si calon bayi bisa dipertahankan sampai cukup umur waktu melahirkan.

Sekitar Jam 2 malam saya kaget merasakan buang air kecil tanpa bisa ditahan. Suster mengatakan bahwa ketuban saya pecah (remuk hati saya dan suami serta air mata tak bisa berhenti mengalir). Jam 6 pagi, Saya sudah pembukaan 1 dan dokter memutuskan bayi harus dilahirkan hari itu juga pada usia kandungan 7,5 Bulan.

250be043d7a428a2d658f9cff7a5da372cf5fda1

Perkiraan dokter akan lahir sore atau malam dengan normal karena bayi belum terlalu besar. Namun, menjelang jam 12 siang pembukaan masih di angka 1 dan detak jantung bayi menurun drastis. Karena takut bayi keracunan dan infeksi kami memutuskan untuk operasi caesar. Inilah saat-saat kami mendapatkan berita beruntun yang tidak kami bayangkan sebelumnya dimana harus segera memberikan keputusan yang cepat saat itu juga.

Jumat (4/11) pada pukul 13.30 siang lahirlah putri kami. Namun, Saya tidak sempat melihat bayi Saya untuk pertama kalinya karena harus masuk ruangan perawatan NICU dengan level 2 (sedang) agar pernafasan bayi bisa teratur dan kondisi bayi stabil.

6d4e9755aa0b451355dc4bc3ada45ab59673674b

Berbagai diagnosa dilakukan. Hati Saya miris melihat bayi sekecil itu pakai alat bantu oksigen, selang sana sini dan observasi dari dokter yang memerlukan sampel atau bayi harus diambil darah, tidak terbayang sebelumnya. Saya dan suami hanya bisa berdoa dan mukjizat dari Allah SWT, agar bayi Jehan segera keluar dari rumah sakit dan berkumpul dengan Ayah dan Bunda nya.

Selanjutnya kami harus menghadapi biaya perawatan NICU yang sangat tinggi sekitar 4-5 Juta perhari. Saat ini bayi Jehan sudah dirawat selama 13 hari sedangkan dokter memberikan perkiraan waktu selama 30-35 hari perawatan di NICU. Kondisi daya hisap asi Bayi Jehan masih belum kuat karena belum umur lahirnya. Minimal daya hisap baru ada di umur 8,5 bulan. Selain itu, pencernaan yang masih belum sempurna sehingga terdapat residu atau sisa asi yang belum dicerna seluruhnya.

b6570150510fd1cfab92458922b7161a3baae7f3.png

f6e290411d6dc9ecc4a8e252c8f0888e93b3336c.png

Saat ini bayi Jehan dibantu pemberian asi lewat selang di mulut dan cairan infus untuk tambahan makanan serta anti biotik untuk mencegah virus dan bakteri. Berat bandan bayi Jehan saat lahir 1.765 Kg, pada minggu pertama timbangan bayi Jehan turun menjadi 1.550 karena pemberian Asi memang dibatasi. Minggu kedua bobotnya naik sekitar 1.650 Kg. Kondisi Jantung Bayi Jehan menurut dokter ada lobang kecil dan semoga bisa menutup dengan sendirinya dan akan di cek ulang 1 bulan setelahnya.

Kami sebagai orang tua berusaha memberikan perawatan yang terbaik buat Bayi Jehan dengan merawatnya di RS. Namun prosedur RS yang mengharuskan biaya deposit minimal 80% dari total biaya cukup memberatkan kami. Suami saya berusaha meminjam uang sana sini untuk menambah deposit RS sekali 2 hari. Kami lakukan itu semua agar Bayi Jehan dapat ditangani dengan baik.

Kami tidak ada jaminan Asuransi Swasta dan BPJS ataupun jaminan dari perusahaan. Biaya perawatan bayi Jehan dan saya per tanggal 24 November 2016 sudah mencapai 95.181.000,-. Kami juga berusaha mencari Rumah Sakit lain dengan harga yang terjangkau. Namun, untuk perawatan NICU di beberapa rumah sakit tersebut penuh dan untuk biaya perhari rata-rata hampir sama.

Seluruh donasi akan dipergunakan sepenuhnya untuk membantu biaya perawatan bayi Jehan di NICU Rumah Sakit

Saat ini sudah terkumpul Donasi 57.337.040 dari Target sebesar 140.000.000

Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak / Ibu / Saudara yang berkenan dan terketuk hatinya membantu biaya perawatan bayi Jehan di NICU Rumah Sakit.

Semoga Allah SWT dapat membalas semua kebaikan, bantuan dan kemurahan hati Bapak / Ibu / Saudara.

Cara Donasi

  1. Klik tombol berwarna merah "Donasi Sekarang"
  2. Isi data diri dan pilih cara pembayaran
  3. Transfer ke nomor rekening yang muncul dan bantu sebarkan melalui social media ataupun WA Anda

Terima kasih

Salam,

Kurniati dan Pirel

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (707)