Kitabisa! - Selamatkan Enda dari penyakit GBS yang mematikan
Selamatkan Enda dari penyakit GBS yang mematikan

Selamatkan Enda dari penyakit GBS yang mematikan

Rp 39.528.821
terkumpul dari Rp 150.000.000
264 Donasi 0 hari lagi
Prima Aris Pradana
Akun belum terverifikasi

Cerita

Bismillahirrahmaanirrahim

Assalaamu’alaikum wr wb

Perkenalkan nama saya Prima. Bersama dengan istri, saya sedang menggalang dana untuk anak tetangga kami, Enda yang terkena GBS. Teman-teman ada yang sudah tau GBS? Saya sendiri baru mengetahui GBS setelah Kang Dewa Eka Prayoga (Dewa Selling) mengidap penyakit ini tahun 2016 silam. GBS (Guillain Barre Syndrome) adalah penyakit langka yang menyerang sistem saraf tepi. Hanya menjakiti 1 : 40.000 orang di dunia. Obatnya ada 2, Plasmapheresis dan/atau Imunoglobulin.

Gejala awal GBS adalah lemas seluruh tubuh , kemudian kaku seluruh motorik kasar (saraf sadar) secara tiba-tiba, seperti lumpuh. Lama-kelamaan menyerang saraf tidak sadar. Menyebabkan tidak bisa kencing, mengedipkan mata, menelan dan yang paling parah terjadi gagal nafas karena sistem saraf paru tidak berfungsi. Sehingga jika dilakukan perawatan maka alat bantu penopang kehidupan harus tersedia.

Enda (15 tahun) berasal dari keluarga yang tidak seberuntung kita dari segi finansial. Dia adalah anak dari tetangga kami di Kec Ganeas Kab Sumedang, Teh Ai Supinah (39 tahun). Teh Ai seorang ibu rumah tangga yang suaminya, Kang Adang (47 tahun), bekerja sebagai kuli bangunan. Kang Adang ini hanya akan mendapatkan penghasilan jika ada proyek kerjaan. Namun semenjak beberapa minggu terakhir Kang Adang terpaksa harus berhenti dari pekerjaannya di rantau karena harus menemani Enda di Rumah Sakit.

Enda sendiri kini sudah terbaring di ruang ICU RSUD Kab Sumedang (masuk tanggal 31 Desember 2017) sebagai pasien dengan kartu KIS BPJS, program pemerintah untuk keluarga kurang mampu. Kondisi terakhir, gadis lugu ini sudah kesulitan menelan yang menyebabkan penumpukan air liur di mulut sehingga masuk ke paru dan kesulitan bernapas. Selain itu tidak terjadi penyerapan nutrisi di lambung dikarenakan sudah beberapa hari terakhir tidak bisa makan. Tensi dan detak jantung Enda juga akhir - akhir ini sering naik.

aa1d9b79419f045af8b5e6cc5b4b4addb470770a

Pihak RS sendiri merujuk Enda ke RS Hasan Sadikin Bandung. Karena RSHS merupakan satu-satunya rumah sakit di Jawa Barat yang memiliki fasilitas Plasmapheresis dan biayanya bisa dicover BPJS. Namun kondisi ICU RSHS sendiri saat ini penuh. Jangankan menerima pasien dari luar. Pasien RSHS sendiri yang sedang berada di ruang perawatan umum dan sudah memasuki kondisi kritis mengalami kesulitan untuk bisa pindah ke ruang ICU. Maka pilihan lain untuk bisa segera menolong Enda adalah dengan memberikan obat imunoglobulin terlebih dahulu di RSUD Sumedang. Sedangkan obat imunoglobulin ini tidak dicover oleh BPJS.

Imunoglobulin sendiri terdiri dari 2 jenis, gamaras dan gamunex. Kedua obat ini berbeda harga karena memiliki konsentrat yang berbeda. Gamaras 4-5 juta per botol. Sedangkan gamunex 8.5-10 juta per botol. Menurut keterangan perawat yang menangani Enda, berdasarkan dengan berat badan Enda dibutuhkan 30 botol gamaras untuk 5 hari pengobatan. Maka kurang lebih dibutuhkan 150 juta untuk biaya pengobatan saja. Belum biaya lain-lain hingga masa pemulihan. Dikarenakan akan ada sisa dari penyakit ini 2-3 tahun.

Tak dipungkiri, untuk menyelamatkan nyawa Enda keluarga ini terkendala dana yang membuat hati saya dan istri (dan mudah-mudahan hati teman-teman juga) tergerak untuk melakukan penggalangan dana. Biaya yang begitu besar tentu tidak bisa tercover semua oleh BPJS yang memiliki limit. Sedangkan waktu terus berpacu hingga Enda akan sampai pada kondisi paling kritis jika tidak segera ditangani yang tentu saja akan semakin membengkakkan biaya perawatan.

Maka dari itu, melalui kitabisa.com ini kami mengajak teman–teman untuk tergerak hatinya menolong Enda. Juga dilapangkan rizkinya untuk bisa turut menyumbangkan sebagian hartanya. Sebesar apapun yang teman – teman sumbangkan akan menyisakan berkas kesembuhan pada Enda dan sepercik semangat dan harapan pada keluarganya. Rp 1000, Rp 5000, Rp 10.000 akan sangat berarti dengan gotong royong kita semua. Saya optimis melalui uluran tangan teman - teman Enda bisa sembuh kembali seperti halnya Kang Dewa, Insya Allah. Jangan sampai hanya karena masalah perbedaan rizki finansial menyebabkan Enda tidak memiliki kesempatan hidup yang sama.

Dana yang terkumpul akan kami sampaikan pada Enda dan keluarga, semoga kebaikannya sampai kembali pada teman–teman. Kini, atau nanti disaat teman – teman membutuhkan.

Silahkan lakukan 5 langkah mudah dibawah ini untuk mulai berdonasi :

  1. Pilih DONASI SEKARANG
  2. "masukkan nominal donasi Anda
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Masukkan nomor telepon Anda
  5. Tekan tombol lanjutkan

Akhir kata, kami mewakili Enda dan keluarga mengucapkan terimakasih atas perhatian teman – teman semuanya.

Dipersilahkan untuk menyebarkan link pada teman, saudara, atau grup - grup agar semakin banyak orang baik yang berpartisipasi dalam campaign ini.

Let's spread the love :)

#careGBS


Salam hangat,

Prima & Lilis

Email : [email protected]

Whatsapp : bit.ly/WA-Prima

Facebook : fb.com/primpradana

Instagram : @primpradana


Jazakumullahu khairan katsiran

Wassalamu’alaikum wr wb

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (264)