Kitabisa! - Bantu Fahri yang Tiap Kali Batuk Tulangnya Patah
Bantu Fahri yang Tiap Kali Batuk Tulangnya Patah

Bantu Fahri yang Tiap Kali Batuk Tulangnya Patah

Rp 302.938.479
terkumpul dari Rp 275.000.000
1085 Donasi 0 hari lagi
KOMPAS.COM
Akun telah terverifikasi
Bagian dari KOMPAS.COM Peduli

Cerita

Muhammad Fahri Asidiq ‎(11) Tulang di tubuhnya mendadak menjadi rapuh sejak usia 4 tahun akibat mengidap penyakit osteogenesis imperfecta hingga tidak kuat lagi menopang berat tubuhnya sendiri. Penyakit ini yang membuat Fahri tidak mampu berjalan seperti anak normal pada umumnya. Selain itu, tulang-tulangnya juga mudah patah. Sudah tidak terhitung jumlah tulang Fahri yang patah baik disengaja atau tidak.

"Kalau begini terus, aku ingin mati saja, Bu," kata Fahri kepada ibunya, Sri Astati Nursani (32). Kata-kata tersebut diucapkan Fahri sambil menyobek foto-foto masa kecilnya saat masih bisa berjalan normal. Ucapan pilu anaknya tersebut membuat Sri sangat sedih. Kalimat pesimistis itu terlontar dari mulut bocah yang tinggal di Jalan Cipadung RT 02 RW 04, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Sebab, dia sudah merasa tak tahan dengan rasa sakitnya di tulang.

"Kalau Fahri batuk, tulangnya pasti ada patah atau geser. Kalau tulangnya ada yang patah Fahri pasti nangis karena tulangnya kan saling tumpang. Suaranya (tulang patah) pasti terdengar cukup keras. Waktu itu cuma kena mainan, patah," kata Sri.

Saking seringnya mengalami patah tulang, Fahri terkadang menyembunyikan rasa sakitnya agar ibunya tidak khawatir dan cemas. Diam-diam tulang yang patah diurutnya sendiri dengan tangannya hingga kembali tersambung seadanya.

Sri memiliki kesabaran yang cukup besar untuk merawat anaknya seorang diri setelah suaminya menceraikan perempuan itu saat usia Fahri masih berusia 4 tahun. Setiap hari, Sri menjajakan tisu di lokasi-lokasi wisata di Kota Bandung. Dalam satu hari, Sri bisa menghasilkan Rp 200.000. Setengah penghasilannya untuk biaya pengobatan, terapi dan perawatan Fahri, sementara setengahnya untuk makan sehari-hari.

Kompas.com berinisiatif menggalang dukungan dari publik melalui kitabisa.com untuk membantu Meringkan Penderitaan Fahri dan Keluarga. Donasi yang terkumpul nantinya akan disalurkan Kompas.com kepada Keluarga Kia untuk membantu biaya pengobatan. Semoga budi baik Bapak dan Ibu mendapatkan balasan seribu kali lipat dari Yang Maha Kuasa

Sumber:

http://regional.kompas.com/read/2017/04/06/1605557...


Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (1085)