Kitabisa! - Bantu Fauzan Lawan Kanker Mata (Rhabdomyosarcoma)
Bantu Fauzan Lawan Kanker Mata (Rhabdomyosarcoma)

Bantu Fauzan Lawan Kanker Mata (Rhabdomyosarcoma)

Rp 50.136.388
terkumpul dari Rp 50.000.000
303 Donasi 0 hari lagi
Abdillah Akbar
Akun telah terverifikasi

Cerita

Perkenalkan nama saya Abdillah Akbar, mahasiswa Pendidikan Dokter di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Saya mempunyai tetangga dekat bernama Fauzan Ali Ibrahim yang menderita tumor mata yang sangat ganas yaitu Orbital Rhabdomyosarcoma dan sudah merenggut satu penglihatannya. Sayangnya, anak ini masih bayi dan baru berusia 17 bulan harus menerima kenyataan terdiagnosis kanker ganas tersebut. Hanya dalam kurun waktu tidak lebih dari 1 bulan saja, bagian mata terus membesar dengan diameter mencapai 5 cm.

9f6721ff5654ccb6b8d79e249cb4f8c24c26c841

Fauzan Ali, putra kedua dari pasangan Fahrunnisa dan Devi Agus Saputra yang berprofesi sebagai pesuruh sekolah SMA di Seruway, Aceh Tamiang. Awalnya Fauzan lahir dengan normal, tidak ada kelainan yang tampak, bahkan Fauzan termasuk bayi yang aktif dan ceria sampai akhirnya pada usia hampir genap 16 bulan terlihat ada sedikit pembengkakan pada mata kanannya, dalam waktu singkat mata kanan terus membesar sehingga orang tua berinisiatif membawa ke Puskesmas yang diteruskan ke RS di Kuala Simpang, RS di Langsa, dan sempat dirujuk ke Medan. Namun belum juga mendapatkan kepastian diagnosis penyakit Fauzan. Selanjutnya diputuskan untuk dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Keluarga sangat senang setibanya di Banda Aceh langsung disambut dan dibantu oleh ketua komunitas peduli kanker C-Four (Children cancer care community) Aceh Ibu Ratna Eliza beserta relawannya. Fauzan terus diobservasi secara intens dengan melibatkan dari berbagai bagian yaitu bagian Anak, Onkologi, Mata, bedah dan lain-lain. Setelah dilakukan pengambilan sampel jaringan (biopsi) didapatkan hasil tumor oculi susp ganas. Kemudian di jadwalkan untuk dilakukan kemoterapi.

b087bbdff9a0e198c40ba2d780c8935bd73c7d6d

Penderitaan Fauzan belum usai, mata Fauzan tak juga mengecil secara signifikan, mata semakin keruh, tidak ada lagi cahaya dimatanya. Fauzan terus menahan rasa sakit, dan terus menangis. Hanya air susu ibunya sebagai penenang yang membuat Fauzan berhenti menangis, serta selalu diberikan obat pendukung untuk meredakan nyeri Fauzan.

Hampir semua orang yang menjenguk tak sanggup menahan sedih melihat penderitaan bayi kecil ini. Bahkan orang yang tak mengenalnyapun ikut bersimpati melihat keadaan Fauzan. Sampai sekarang belum ada yang dapat menggambarkan penyebab utama penyakit ini, para ahli mempercayai pengaruh genetik sangat berperan pada proses pembetukan sel kanker di mata fauzan.

Meskipun keluarga sudah sangat terbantu dengan adanya BPJS, namun tidak semua hal ditanggung oleh asuransi tersebut. Ayah Fauzan yang hanya berstatus pesuruh sekolah (tenaga bakti) dan sekarang tidak bisa bekerja seperti bisanya harus menemani sang anak jauh dari tempat tinggal yang mencapai 400 km. Kondisi Fauzan yang memaksa keluarga harus tetap berada di Banda Aceh dengan biaya hidup yang tinggi, hal ini tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit mengingat pengobatan kanker tidak akan tuntas dalam waktu singkat.

0da2e1f14deb768d890ac47d88cb34482590c0f2

Besar harapan keluarga untuk kesembuhan Fauzan, tentu hal ini didapat dalam waktu yang cukup lama, membutuhkan puluhan kali atau lebih kemoterapi untuk mengontrol pertumbuhan dan membunuh sel kanker atau jika memungkinkan dilakukan operasi. Bila harapan ini tercapai keluarga sangat bersyukur namun tentu tidak sesempurna anak yang lain. Fauzan kehilangan mata kanannya dan bila cukup biayanya keluarga akan mempertimbangkan untuk memasang mata palsu pengganti bola mata yang telah rusak, dengan tujuan agar Fauzan tampak normal dan tidak menjadi bahan bully orang.

286a5b9d4787acd4d57462170577eae1162bac9e

Saat ini Fauzan terdaftar sebagai pasien dampingan dari komunitas peduli kanker C-Four Aceh, disanalah fauzan menetap sementara sambil menunggu jadwal kemo di rumah sakit. Tidak ada yang tahu sampai kapan penderitaan Fauzan usai, kini rambutnya mulai berguguran sampai hampir habis. Keluarga hanya terus berusaha dan berdoa serta mengharap dukungan dan doa dari saudara-saudara sekalian. Semoga Fauzan dan keluarga diberikan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini dan menjadi amal ibadah atas kesabarannya.

666c88bbb7da9ecf399b3d67b397122c56a38e66

Donasi dapat dilakukan dengan cara :

https://kitabisa.com/bantufauzan

1. klik link di atas
2. lalu klik donasi sekarang
3. masukkan nominal yang ingin didonasikan dan tulis komentar dukungan/motivasi
4. masukkan identitas anda (nama, email, dan nomor hp yg aktif)
5. pilih metode pembayaran ( ex: transfer BNI)
6. silakan transfer uang dengan nominal yg tepat sampai 3 angka terakhir ke nomor rekening sesuai sms yang anda terima.

Bila ada pertanyaan bisa hubungi saya di
Telp/SMS/WhatsApp : 085277264834
Line : abdillahstc
Email : [email protected]

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (303)