Kitabisa! - Bantu Hadi Sembuh dari Hydrocephalus
Bantu Hadi Sembuh dari Hydrocephalus

Bantu Hadi Sembuh dari Hydrocephalus

Rp 68.703.911
terkumpul dari Rp 75.000.000
221 Donasi 0 hari lagi
Bagian dari Sedekah Sahabat

Cerita

Tentu kita sering mendengar penyakit Hydrocephalus. Penyakit ini sempat di derita oleh dek Resti pada campaign yang lalu (https://kitabisa.com/restikusayang). Apa reaksi Sahabat Jika Sahabat bertemu langsung dengan anak yang menderita pembesaran pada kepala ini ? Melihat anak kecil terbaring dengan kondisi seperti itu pasti hati kita terenyuh, apalagi jika dialami oleh saudara kita sendiri.

Bu Martini mengikhlaskan anak yang bernama Hadi Abdussalam (3 tahun) ini sejak dalam kandungan menderita Hydrocephalus. Kala itu ibu yang berusia 28 tahun ini merasakan sesuatu yang lain dari biasanya. Atas rekomendasi dari dokter, dilakukanlah operasi caesar dan ternyata perasaan yang dialami Bu Martini yang bertempat tinggal di daerah Pringsewu Timur Kec. Pringsewu Kabupaten Pringsewu Lampung ini benar adanya, kepala bayi yang dilahirkannya itu cukup besar dari bayi normal lainnya.

Pekerjaan sang suami, Pak Romelan (37 tahun) hanyalah buruh lepas. Pekerjaan apapun dijalaninya dari mulai kuli bangunan sampai bertani sekalipun. Tentu selama ini hanya dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari. Terlebih untuk biaya transportasi ke rumah sakit memerlukan biaya yang cukup besar. Tak hanya itu, penghasilan Pak Romelan yang tak menentu ini menuntutnya untuk berutang agar kebutuhan keluarga terpenuhi.

Operasi demi operasi sudah dijalani Hadi sejak usia 12 hari sampai dengan 1 tahun sebanyak 7 kali di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung dengan menggunakan JAMKESDA. Keterbatasan biaya transportasi adalah penyebab operasinya terhenti. Perjalanan dari tempat tinggal sampai rumah sakit membutuhkan waktu 60 menit dan biaya transportasi yang dikeluarkan tidak sedikit karena harus menyewa sebuah mobil mengingat daerah tempat ia tinggal tidak memadai untuk angkutan umum karenanya Hadi hanya dirawat di rumah seadanya dan itu membuat kondisi Hadi semakin parah, cairan bertambah banyak menjadikan kepalanya semakin membesar. Namun demikian, secercah harapan muncul kala BPJS telah dibuatkan dan Hadi sudah bisa menjalani perawatan sejak seminggu yang lalu.

"Yang terpenting anak saya sembuh, saya gak mau terlihat sedih di depan anak dan istri saya, supaya beban mereka gak bertambah karena kesedihan saya, apapun akan saya lakukan." Begitulah perkataan dan raut wajah yang penuh optimis dari Pak Romelan, saat tim Sedekah Sahabat menemuinya di RSUD Abdul Moeloek.

Mari sisihkan rezeki kita agar secercah harapan menjadi sebuah kenyataan yang indah, berkumpul dan bermain bersama sanak saudara dan teman-teman sebayanya. Senyum mereka bekal untuk di akhirat nanti, insya Allah.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (221)