Ayo Idik! Kami Percaya Kamu Bisa Jadi Hafidz Quran
Ayo Idik! Kami Percaya Kamu Bisa Jadi Hafidz Quran

Ayo Idik! Kami Percaya Kamu Bisa Jadi Hafidz Quran

Rp 84.198.269
terkumpul dari Rp 280.000.000
2934 Donasi 0 hari lagi

Penerima Manfaat
beneficiary
Azhar Muhammad Sidik
Sesuai dokumen medis
diagnosis
Distrophia Muculor Progresive (DMP)
Dokumen medis tervalidasi

Cerita

Bertumbuh kembang menjadi anak yang normal pernah dirasakan Idik (16 Th), seorang anak penderita penyakit Distrophia Muculor Progresive (DMP) yaitu penyakit lemah otot yang mengakibatkan semua anggota tubuh tidak bisa digerakan dan fungsikan sebagaimana mestinya. Sejak usia 9 Tahun, Idik sudah menunjukan gejala-gejalanya, ia seringkali tiba-tiba jatuh dan lemas saat sedang berjalan.

039a8250-cca2-4732-9a54-5362c427a445.jpg

Saat ini Idik tidak bisa melakukan kegiatan apapun, bahkan untuk sekedar duduk saja tidak bisa, ia hanya bisa terbaring di Kasur dan menggantungkan segala kebutuhanya kepada kedua orantuanya. Ditengah keterbatasaanya, Yani, Ibu Idik berupaya memenuhi keinginan Idik untuk meneruskan pendidikan formalnya disekolah. Idik sangat bersemangat ketika menjalani rutinitas belajar di sekolah bahkan ia menjadi salah stau murid berprestasi di kelasnya, ia pun memiliki hafalan Al – Qur’an yang cukup baik.

0f9634b4-8890-4665-834e-ad88e3897c37.jpg
Cita-cita Idik hanya satu, ia ingin menjadi pengahafal Al Qur’an dan melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi. 

Ayahnya seringkali memfasilitasi anaknya untuk menambah dan memelihara hafalan Al Qur’annya. Idik pun memiliki kemampuan akademik yang luarbiasa terutama dalam bidang pelajaran matematika dan pengetahuan umum, kedua bidang tersebut sangat disukai oleh Idik

Yani, Sering kali menggendong, mengantar dan menemani Idik belajar hanya agar anaknya bisa menggapai cita-citanya untuk tetap belajar dan meneruskan sekolahnya. Perjuangan Yani pun tidak sampai disana, ia juag harus mengurusi suaminya yang sakit karena adanya penyumbatan pembutuh darah di bagian kaki yang mengakibatkan suaminya tidak bisa berjalan dan mengharuskan melakukan operasi. 

0f4e55f2-f278-4712-8d0d-7ca024282e58.jpg

Berjuang serorang diri menghidupi anak dan suaminya yang sakit, iapun harus bekerja untuk memenuhi segala kebutuhan keluarganya dan hanya melalui penglihatan dan pendengaran, tidak menghentikan semangat Idik untuk tetap belajar dan sekolah, tentu ini membuat Yani tidak berputus asa.

1b374b53-e7ad-406c-ae9c-97bbb3c13fdb.jpg

Saat ini kondisi Idik cukup memprihatinkan, penyakit ini membuat tubuh Idik semakin mengecil, tulang-tulangnya bengkok bahkan menggeser ke posisi yang tidak seharusnya. Sehingga membuat Idik semakin kesulitan untuk menggerakan badannya yang kini lumpuh total dan tidak bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang SMA. Menurut keterangan dokter Idik harus menjalani pengobatan dan terapi medis secara intensif di salah satu rumah sakit Singapore dengan metode pengobatan kromosom, hal ini dilakukan untuk memperlambat perjalanan penyakit yang dideritanya. Namun akibat keterbatasan ekonomi, hal itu tidak bisa dilakukan.

Sahabat, ACT Tasikmalaya berikhtiar untuk bantu ringankan beban Idik agar ia bisa Sembuh dan melanjutkan sekolahnya. Kami juga butuh dukunganmu Sahabat! Caranya:

  1. Klik "DONASI SEKARANG"
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran dengan GO-PAY
  4. Klik "DONASI" dan ikuti langkah selanjutnya

______________________________________

Disclaimer:

  1. Donasi yang terkumpul tidak hanya disalurkan untuk biaya pengobatan Adik Idik, tetapi juga disalurkan untuk Perawatan, terapi medis, Pemulihan Kondisi Adik Idik dan pemberdayaan ekonomi keluarga Idik.
  2. Fundraising ini adalah bagian dari Program Mobile Social Rescue (MSR) yang fokus dalam pendampingan pasien MSR.
  3. Jika donasi melebihi target, donasi akan digunakan untuk membantu biaya pengobatan penerima manfaat MSR lainnya.
  4. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi: ACT Tasikmalaya (+62811 2117 776)

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (2934)