Selamatkan Arsip Musik Populer Indonesia
Selamatkan Arsip Musik Populer Indonesia

Selamatkan Arsip Musik Populer Indonesia

Rp 68.804.883
terkumpul dari Rp 300.000.000
596 Donasi 0 hari lagi


Cerita

BANTU IRAMA NUSANTARA, SELAMATKAN ARSIP RILISAN MUSIK POPULER INDONESIA.

Instagram: @iramanusantara

Irama Nusantara adalah sebuah platform pengarsipan digital dimana para pecinta musik Indonesia dapat mengakses arsip digital rilisan musik populer Indonesia di laman: iramanusantara.org. Di laman tersebut, para pecinta musik Indonesia dapat memperoleh berbagai informasi terkait rilisan musik populer Indonesia di berbagai era, mendengarkan lagu-lagu “baru” dari masa lalu, dan ikut serta dalam upaya pelestarian serta pendokumentasian salah satu kekayaan sejarah bangsa Indonesia.

Sebagai sebuah yayasan nirlaba (non-profit), kegiatan operasional kami sebagian besar mengandalkan dana kegiatan dari donatur, serta melakukan program kolaborasi dengan para sponsor. Salah satu upaya kami untuk dapat terus melakukan proses digitalisasi arsip rilisan musik populer Indonesia adalah melalui donasi rutin menggunakan platform Kitabisa ini.

Jalur donasi ini kami buka sejak bulan Februari 2020, dan kami gunakan untuk membiayai kebutuhan teknis operasional untuk menghasilkan 100 rilisan baru arsip musik digital dalam satu bulan dengan nominal target sebesar Rp50 juta, yang peruntukannya meliputi proses kegiatan:

  1.        Pengadaan arsip fisik rilisan musik
  2.        Konversi digital
  3.        Restorasi digital
  4.        Cataloguing
  5.        Uploading

Akan tetapi, situasi pandemi Covid-19 di tahun 2020 ini memaksa kami untuk bekerja dari rumah, sehingga laju produktivitas memang tidak konsisten seperti kondisi normal. Alhasil, beberapa rancangan program harus ditunda untuk jangka waktu yang belum diketahui. 

Karena hal ini, Irama Nusantara menghadapi permasalahan sumber daya, terutama secara finansial untuk terus beroperasi. Hal-hal ini – ditambah beberapa faktor lainnya – membuat pergerakan Irama Nusantara tersendat, dan semakin melambat, bahkan nyaris berhenti total…

Untuk mengantisipasi hal tersebut, mulai bulan Juni 2020, kami bermaksud untuk mengembangkan jalur donasi ini TIDAK HANYA untuk memproduksi 100 arsip digital rilisan musik yang baru setiap bulannya, namun DIPERLUAS untuk MENGGERAKKAN KEGIATAN OPERASIONAL KESELURUHAN HINGGA BULAN DESEMBER 2020, dengan target nominal sebesar Rp300 juta.

Target nominal ini merupakan kebutuhan total operasional dasar kami selama 6 bulan hingga AKHIR BULAN DESEMBER 2020, yang akan kami gunakan untuk produksi 100 arsip digital rilisan musik setiap bulannya (total 600 rilisan), sewa kantor produksi, kebutuhan bulanan, kebutuhan situs (server domain hosting), dan operasional SDM.

Selain melalui jalur donasi ini, beberapa upaya darurat lain telah kami coba diskusikan, hingga akhirnya keluar opsi alternatif seperti:

  1.       Melelang aset dan rilisan piringan hitam koleksi Irama Nusantara*
  2.       Mencanangkan program padat karya dan volunteering
  3.       Menyewakan sebagian ruangan kantor Irama Nusantara*

*rincian kegiatan menyusul

Para pecinta musik Indonesia masih dapat mengakses situs iramanusantara.org hingga 3 bulan ke depan (bulan September 2020). Namun, jika masih belum ada perkembangan, situs kami pun terpaksa harus kami tutup karena kami tidak dapat lagi menopang penggunaan cloud server secara finansial.

Kami tetap berdoa dan berupaya agar kegiatan Irama Nusantara dapat terus berjalan, dan mencoba untuk tetap berpikiran positif dengan penuh harapan. Harapan bahwa akan ada banyak pihak yang peduli dengan pergerakan swadaya yang kami lakukan dalam berkontribusi terhadap pendokumentasian sejarah, pelestarian karya musik, penyajian informasi dan edukasi budaya, serta apresiasi terhadap pelaku industri musik nasional.

Namun, andaikan kenyataan yang nanti harus terjadi adalah kondisi sebaliknya: kami pamit undur diri. Kami bangga telah memberikan yang terbaik yang dapat kami lakukan untuk Indonesia meski harus terhenti di tahun 2020…

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (596)