Kitabisa! - Bantu Bu Uum Sumiyati Menghidup Kelima Anaknya
Bantu Bu Uum Sumiyati Menghidup Kelima Anaknya

Bantu Bu Uum Sumiyati Menghidup Kelima Anaknya

Rp 9.048.319
terkumpul dari Rp 12.000.000
16 Donasi hari lagi
Family for family
Akun belum terverifikasi
Bagian dari Family for Family

Cerita

Bu Uum (36 tahun) sedang berjuang untuk dapat menghidupi keempat anaknya. Walaupun kini Ibu Uum berjuang sendiri, semenjak ditinggal sang suami, ibu Uum memilikki mimpi untuk tetap dapat menyekolahkan kelima anaknya. Rudi sumardi(23 tahun) , Fauzi(18 tahun), Ahmad Taqman(14 tahun), Amran azis (13 tahun) dan Khoirunnisa (6 tahun) itulah kelima anaknya. Ibu Uum berprofesi sebagai buruh cuci untuk menghidupi kelima anaknya. Namun mirisnya, Ibu Uum mencuci secara tradisional, dengan bermodalkan tangan saja bukan menggunakan mesin. “Saya tidak ada uang untuk membeli mesin cuci, jadi saya hanya bermodalkan tangan saja” begitu sahut Ibu Uum. "

Rumah yang hanya seukurang 3x3 bisa dibilang seukuran kamar mandi perumahan orang kaya, ditempatin oleh 6 orang sekaligus, tapi ibu Uum tetap semangat dan ramah menyambut kami, walau hanya berdiskusi dengan bersila karena tanpa adanya kursi, ibu uum tetap bercerita penuh semangat walau di raut wajahnyaterdapat kesedihan, tapi bu Uum enggan untuk mengeluh" begitulah yang tersirat ketika pertama kali menginjak lantai rumah Bu Uum.

Tanpa modal dan barang berharga apapun Bu Uum menjalankan pekerjaannya sebagai buruh rumah tangga dengan tangan kosong bermodalkan tekad dan semangat untuk mencukupi anak-anaknya.

Di dalam sebuah rumah sangat sederhana pemberian mertuanya yang hanya berukuran 3x3 saja, ibu Uum memulai hari dengan ke lima anaknya. Meskipun rumah tersebut masih beratap seng dan hanya terbuat dari bata dengan alat rumah tangga ala kadarnya, ibu Uum tidak pernah patah semangat, mencari dan terus berusaha agar suatu hari mereka dapat membentuk masa depan yang lebih baik.Impian bu Uum hanya sederhana yaitu kelak anaknya tidak seperti dia, memiliki pekerjaan yang layak dan pendidikan yang tinggi. Bagaimanapun caranya ibu UUM akan mewujudkan tekad mulianya ini.

Besar harapan ibu Uum agar program ini dapat menjadi suatu batu pijakan untuk membuat perubahan dalam kehidupannya dan keluarganya. Sebagai seorang orang tua tunggal, Ibu Uum menaruh harapan besar agar ia mendapat kesempatan mengembangkan dirinya melalui program ini demi kehidupan yang baik untuk anak anaknya
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (16)