Kitabisa! - Kenar, bayi lahir prematur dengan RDS
Kenar, bayi lahir prematur dengan RDS

Kenar, bayi lahir prematur dengan RDS

Rp 151.910.113
terkumpul dari Rp 150.000.000
720 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Perkenalkan, kami Angga Permauladhana & Merry Stefany Mone, orangtua dari Kenarsa Sadia Permauladhana.

Kenar, adalah putri pertama kami yang lahir pada 27 Oktober 2017 lalu, dengan berat 1.5kg, panjang 35cm, di usia kehamilan Merry yang memasuki 30 minggu (premature).

Sedikit cerita mengenai kelahiran prematur Kenar. Tanggal 2 September 2017, Merry mengalami Ketuban Pecah Dini (KPD) atau yang dikenal dengan istilah kedokteran PPROM (Preterm Premature Rupture of Membranes) di kehamilannya yang memasuki usia 22 minggu. Diagnosa dari beberapa dokter menyatakan bahwa kemungkinan Kenar selamat hanya mencapai 50%.

Namun dengan dukungan dari keluarga & dokter kandungan yang merawat Merry, kehamilan bisa dipertahankan. Selama 8 minggu, Merry dirawat di salah satu RS swasta di Bekasi untuk mempertahankan kelangsungan hidup Kenar di dalam rahimnya. Alhamdulillah, selama 8 minggu, Kenar bertahan di dalam rahim ibunya dengan volume ketuban yang sangat sedikit, bahkan hampir sulit untuk memungkinkan bayi berkembang dengan sempurna, dengan risiko bahwa tanpa air ketuban, bayi dalam rahim dapat dengan mudah terkena infeksi.

Memasuki usia kehamilan 29 minggu, kondisi Kenar perlahan menurun dan harus segera dikeluarkan untuk mencegah infeksi berkembang lebih parah. Melalui persalinan caesar, Kenar lahir tepat di minggu ke-30 kehamilan, tanpa tangisan dengan indikasi Respiratory Distress Syndrom karena kondisi paru-parunya yang belum sempurna.

Kenar usia 4 hari

Karena kondisinya tersebut, Kenar langsung dirawat di Neonatal Intensice Care Unit (NICU) dan paru-paru Kenar harus dipompa dengan ventilator. Setelah dirawat beberapa minggu di NICU, kondisi Kenar sempat drop dan setelah dicek lebih lanjut, ada bakteri & jamur yang berkembang di darahnya disebabkan karena riwayat ketuban pecah dini yang dialami ibunya.

Kenar usia 20 hari, saat kondisi kesehatan menurun, dengan diagnosa adanya pertumbuhan bakteri & jamur dalam darahnya

Kenar usia 23 hari, setelah settingan ventilator diturunkan ke SIMV

Saat ini sudah berjalan 6 minggu Kenar dirawat di NICU. Alhamdulillah kondisi Kenar perlahan membaik, ventilator sudah dilepas, hasil kultur darah menunjukkan tidak ada tanda perkembangan bakteri, namun masih dalam tahap pemulihan di NICU.

Seluruh biaya perawatan Merry & Kenar hingga saat ini di-cover dengan menggunakan asuransi dari kantor ayah Kenar. Namun, karena sudah mencapai limit maka kami harus membayar kelebihan biaya perawatan (per hari ini 5 Desember 2017, tagihan masih berjalan untuk biaya perawatan Kenar). Kami juga sudah mencoba menggunakan BPJS untuk biaya perawatan baik Merry maupun Kenar, namun kondisi medis mereka berdua memerlukan beberapa jenis obat tertentu dan perawatan spesifik yang belum bisa di-cover oleh BPJS.

Segala hal akan kami berikan dan lakukan demi kesehatan Kenar, baik dari tenaga maupun dana. Namun terkadang, suatu hal akan menemukan titik batasnya. Sampai saat ini, kami terus berupaya mengumpulkan dana untuk melunasi biaya perawatan Kenar. Melalui Kitabisa, kami memohon kerelaan teman-teman semua untuk dapat memberikan doa ataupun berdonasi untuk meringankan beban materiil kami agar Kenar bisa segera sehat & pulang ke rumah.

Om dan Tante dapat membantu meringankan beban materiil Ayah dan Ibu Kenar dengan cara donasi sebagai berikut:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”

2. Masukkan data diri & nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera

Bagi om dan tante yang mau menghubungi Ayah & Ibu Kenar, silakan hubungi kami melalui:

Angga : 0815-8505-2248 / anggapermauladhana@gmail.com

Merry : 0813-9090-5074 / stefanymerry@gmail.com

Ayah Angga, Ibu Merry, dan Kenar mengucapkan banyak terima kasih dan semoga semua bantuan doa maupun donasi dari om dan tante dapat membantu pemulihan kesehatan Kenar, sehingga Kenar dapat pulang ke rumah.

Kenar usia 32 hari, sudah bisa bernafas tanpa bantuan ventilator

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (720)