Kitabisa! - Bantu Mario Sembuh Dari NICU
Bantu Mario Sembuh Dari NICU

Bantu Mario Sembuh Dari NICU

Rp 40.869.505
terkumpul dari Rp 150.000.000
238 Donasi 0 hari lagi
Alyssa audy
Akun telah terverifikasi

Cerita

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, halo teman-teman, perkenalkan saya Alyssa, mama dari baby Mario. Mario adalah putra saya yg lahir di usianya yg ke 30 minggu dalam kandungan saya. Selama mengandung Mario, saya mengalami plasenta previa yang menyebabkan selama masa kehamilan saya mengalami beberapa kali pendarahan dan diharuskan untuk bed rest. Tapi ternyata bed rest saja tidak cukup, saya kembali mengalami pendarahan yang cukup hebat di usia kehamilan saya menginjak 30 minggu, dan demi keselamatan saya & Mario, akhirnya dokter pun memutuskan untuk melahirkan Mario di usianya yang masih jauh dari kriteria bayi lahir cukup bulan. Sampai hari ini, 11 April 2019, biaya rumah sakit Mario mencapai 114 juta dan Mario sendiri sejak awal terdaftar sebagai pasien umum dikarenakan tidak mempunyai Bpjs. Tanggal 28 April 2019, Mario dinyatakan boleh pulang. Tapi disaat kami dalam perjalanan akan menjemput Mario ke RS, kami mendapat telfon bahwa tubuh Mario mengalami biru dan setelah melewati pemeriksaan & check lab, ternyata ada infeksi pada paru-paru Mario yang menyebabkan Mario harus kembali lagi ke ruangan NICU dan kembali dipasang alat ventilator.

Penggalangan dana ini saya laksanakan untuk membiayai biaya rumah sakit Mario selama dia masih dirawat di NICU salah satu rumah sakit di Jakarta. Berikut cerita perjuangan Mario #PejuangNICU #NICURangers


Halo kakak-kakak, om dan tante semuanya. Perkenalkan aku baby Mario. Aku lahir di usia aku yang masih 30 minggu. Aku dilahirkan oleh dokter karena mama ku selama hamil mengalami plasenta previa. Plasenta previa sendiri adalah kondisi dimana plasenta ku menutupi jalan lahir, sehingga menyebabkan mama ku sering pendarahan. Tanggal 10 Maret 2018 kemarin mama ku mengalami pendarahan hebat, para dokter di rumah sakit sudah berusaha untuk membuat aku bertahan tetap di dalam kandungan mama, tapi ternyata aku ingin cepet-cepet ketemu mama ku, akhirnya tanggal 12 Maret 2018 mama ku dinyatakan mengalami pembukaan 3. Untuk keselamatan mama dan aku, ibu dokter memutuskan untuk melahirkan aku malem ini juga. Tapi setelah lahir aku belum bisa kumpul sama mama ku, karena sejak setelah lahir aku langsung dirawat diruang NICU. Sampai di ruang NICU, tubuh mungilku langsung dipasang alat yg namanya ventilator. Alat ventilator ini yg membantu aku untuk bernafas selama paru-paruku belum kuat untuk bernafas sendiri. Biaya berobatku sehari mencapai 4juta kakak, om, tante. Mama ku sendiri nggak mampu untuk membiayai rumah sakit aku yang setiap hari semakin besar.

ca7cdaf709507c35767a262805a0aebc1ee49fcc

Mama ku sempat sedih waktu ibu dan bapak dokter bilang ke mama kalo aku sempat kejang selama 2x. Pak dokter menyarankan ke mama agar aku diperiksa ke dokter spesialis saraf untuk pengecekan lebih lanjut, tapi karna keterbatasan biaya, mamaku tidak bisa menyanggupi rujukan untuk periksa ke dokter saraf. Tapi karena aku punya keinginan untuk sembuh dan gak mau liat mama sedih, dan alhamdulillah sudah beberapa hari ini aku nggak kejang lagi kakak-kakak, om dan tante.


Akhirnya dengan hampir 1 bulan di ruangan NICU, tepatnya tanggal 9 April aku dinyatakan lepas dari alat-alat ventilator dan bisa bernafas sendiri dgn normal. Aku pun dipindah ke ruangan Perina. Tanggal 28 April, saat aku akan dijemput pulang oleh papa & mama, tiba-tiba seluruh badanku biru. Suster langsung menelfon papa & mama dan mengatakan bahwa aku terkena Sianosis. Sianosis adalah kondisi yang menyebabkan kulit dan selaput lendir berubah warna menjadi kebiruan dikarenakan kurangnya oksigen dalam darah. Selain itu juga, ritme nafasku jadi tidak normal. Dalam 1 menit ada jeda dimana paru-paruku tidak mengembang & menyebabkan aku tidak bernafas dalam jeda beberapa detik itu. Setelah melewati tes darah, dokter bilang kadar keasaman dalam darahku lumayan tinggi dan danya infeksi pada paru-paru. Karena itu, sekarang aku kembali lagi ke ruang NICU dan kembali terpasang alat ventilator untuk membantu pernafasanku.


Aku mau mengajak kakak-kakak, om, dan tante untuk membantu aku biar bisa cepet sehat dan bisa lepas lagi dari alat-alat di NICU biar aku bisa sembuh, sehat dan kumpul sama mama ku. Caranya dengan :

1. Klik link kitabisa.com/bantumariodarinicu dan klik Donasi Sekarang.

2. Login dengan akun Facebook / Gmail.

3. Masukkan nominal donasi.

4. Pilih metode pembayaran ( Transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit ) dan transfer ke nomor rekening yang tertera.

Kakak-kakak, om dan tante juga bisa membantu dengan menyebarkan link kitabisa.com/bantumariodarinicu ke lingkaran sosial media kakak-kakak, om dan tante agar semakin banyak yg tau tentang penggalangan danaku.

Nantinya setiap bantuan yg kakak-kakak, om dan tante berikan akan digunakan oleh mamaku untuk membayar biaya pengobatan & biaya rumah sakitku.

Setiap bantuan yang kakak-kakak, om dan tante berikan akan sangat berarti untuk kesembuhan aku untuk bisa kumpul dengan mama ku.

Terima kasih juga untuk kakak-kakak, om dan tante yang sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca ceritaku. Semoga kebaikan kakak-kakak, om dan tante akan senantiasa dibalas kebaikan pula nantinya, amin.

Oh iya, untuk kakak-kakak, om dan tante yang mau menghubungi mamaku, mamaku bisa dihubungi di nomor ini :

Mama Alyssa 081928892845


Terima kasih, salam sayang dari aku, Mario


Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (238)