Kakek Sebatang Kara, Jalan dengan Pangkal Paha
Kakek Sebatang Kara, Jalan dengan Pangkal Paha

Kakek Sebatang Kara, Jalan dengan Pangkal Paha

Rp 90.410.617
terkumpul dari Rp 116.760.000
3100 Donasi 17 hari lagi

Informasi Penggalangan Dana


Cerita

“Waktu itu jatuh dari Pohon Kelapa, tapi Karena sudah tua, jadi dampaknya cukup besar dan akhirnya saya pun tidak bisa berjalan lagi”

***

Kurang lebih 3 tahun terakhir mbah Repat tinggal sendiri di rumahnya di Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Di usianya yang sudah 80 tahun dengan kakinya yang lumpuh, ia tak bisa pergi kemana-mana.

Aktivitas sehari-hari dilakukannya dengan menyeret-nyeret tubuhnya (ngesot) di atas lantai rumahnya. Mulai dari memasak air, makan, mandi hingga mengambil air di sumur, dilakukan sendiri. Ia menggunakan karung sebagai alas agar pangkal pahanya tidak lecet saat diseret.

Dulu, Mbah Repat muda adalah seorang pekerja keras, dari hasil bertani di ladang beliau mampu mencukupi dan membahagiakan keluarganya, istri dan kelima anaknya.

Sayangnya anak mbah, dari lima orang, dua sudah meninggal. Sedangkan tiga anaknya merantau tak ada kabar.  Mereka tinggal jauh dari Mbah Repat, ada yang di Jakarta, Papua dan Sumatra.

Beliau mulai lumpuh sejak 5 tahun yang lalu ketika Mbah Repat terjatuh dari pohon kelapa di sebelah rumahnya. Tak sempat diobati, kedua kakinya pun menjadi lumpuh.

Setahun berselang, Mbah Repat yang hanya bisa duduk dan berbaring harus menerima kenyataan pahit lainnya. Istri tercintanya sakit keras. Mbah Repat dengan segala keterbatasannya merawat istrinya sendiri. 

Mbah Repat terpaksa menjual ladangnya demi pengobatan dirinya dan istrinya. Namun, takdir berkata lain istrinya harus menghadap Illahi. 

Dari penjualan tanah itu beliau sempat menyisakan 5 pohon kelapa untuk dijadikan sumber penghasilannya saat ini. Ia menjual buahnya agar ia tetap bisa menghidupi diri sendiri tanpa terlalu menggantungkan diri ke orang lain.

“Saya sudah tidak punya harapan apa-apa, nak. Saya pasrah, berserah kepada yang empunya Hidup. Ketimbang hidup saya seperti ini terus, mudah-mudahan Tuhan masih memberi umur panjang bisa melihat anak dan cucu. Saya pasrah, tidak ada lagi yang saya keluhkan,” jelas beliau ketika ditanya harapan di usia senja.

#OrangBaik Mari bantu meringankan mbah Repat di usia senjanya dengan memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok dan kursi roda, serta memperbaiki rumahnya yang kumuh agar beliau dapat bertahan hidup.

  1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
  2. Masukkan nominal donasi
  3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, sahabat juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang turut peduli.

Terima kasih banyak, #orangbaik!

Disclaimer : Informasi, opini dan foto yang ada di halaman galang dana ini adalah milik dan tanggung jawab penggalang dana. Jika ada masalah/kecurigaan silakan lapor kepada kami disini.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


icon-flash-message

Doa-doa #OrangBaik

Terbaru
  • Terbaru
  • Terpopuler
Loading...

Donasi (3100)


Fundraiser