Kitabisa! - Tanda Kasih untuk pejuang kanker Muchlis Munawar
Tanda Kasih untuk pejuang kanker Muchlis Munawar

Tanda Kasih untuk pejuang kanker Muchlis Munawar

Rp 31.491.274
terkumpul dari Rp 60.000.000
94 Donasi 0 hari lagi
margaretha meita
Akun belum terverifikasi

Cerita

Perkenalkan nama saya Margaretha Meita (Meta). Sehari-hari saya bekerja sebagai karyawan di Sinarmas Land, BSD.

Berawal dari obrolan-obrolan kecil dengan rekan kerja, tercetuslah ide melakukan galang dana secara online untuk membantu rekan kerja kami Muchlis Munawar dan keluarganya.

Melalui kitabisa.com saya ingin melakukan penggalangan dana secara transparan dan saya akan memberikan update serta laporan mengenai kondisi serta penyaluran donasi.

Oleh karena itu, ijinkan saya mewakili beberapa teman untuk mewujudkan niat baik tersebut. Jika ada yang ingin ditanyakan mengenai donasi ini bisa contact saya di [email protected]

Di bawah ini adalah sekilas cerita perjalanan Muchlis melawan leukimia

Pada hari Sabtu, 17 Desember 2016 Muchlis Munawar dan keluarganya menerima diagnosa dokter bahwa Muchlis menderita kanker darah berjenis AML M2. Kanker jenis ini mengakibatkan kemampuan sumsum tulang belakang Muchlis untuk memproduksi keping-keping darah (trombosit) berkurang jauh. Muchlis sudah berkali-kali menerima donor trombosit, per minggunya bisa 2-3 kali. Sejak menerima vonis itu, berat badan Muchlis juga menyusut dari 63 kg menjadi 46 kg.

Per 12 Maret 2017, setelah kemoterapi putaran pertamanya selesai, trombosit Muchlis berkisar 57 ribu (normal 150-400 ribu), haemoglobin (hb) berkisar 10 (normal 13.5-17.5), leukosit 1300 (normal 4500-11000). Meski angkanya belum naik ke angka normal, tapi secara historis kondisi Muchlis sudah menunjukkan perubahan ke arah yang jauh lebih baik.

Sehari-hari Muchlis bekerja sebagai asisten umum Direksi di Sinarmas Land dan Eka istrinya bekerja sebagai OG (Office Girl). Keluarga muda ini (Muchlis 29 tahun, Eka 26 tahun) dikaruniai seorang putri bernama Elizza yang sekarang berusia 4 tahun. Karena keadaan, saat ini Elizza harus diasuh oleh neneknya, yaitu orangtua Eka, karena Eka menemani Muchlis setiap hari di rumah sakit.

Sejak masuk rumah sakit pada bulan Desember 2016, baik Muchlis maupun Eka tidak dapat masuk kerja seperti biasa. Hal ini agak membuat keluarga ini kawatir karena ada potensi resiko kehilangan pendapatan di masa depan. Dengan bantuan BPJS, banyak biaya pengobatan yang tidak perlu ditanggung sendiri oleh mereka. Namun demikian, ada juga obat-obatan yang harus ditanggung sendiri oleh pihak keluarga. Dan biasanya obat-obatan seperti ini yang relatif lebih mahal. Selain biaya perawatan, keluarga juga harus menanggung biaya makanan untuk membantu penyembuhan Muchlis. Juga biaya makan dan transportasi untuk keluarga yang bergantian menjaga Muchlis di rumah sakit.

Meski demikian, yang mengagumkan adalah semangat Muchlis yang tidak luntur dan senyumnya yang tidak pernah lepas menyambut teman yang datang menjenguk. Optimisme Eka juga membuat saya kagum, tidak satu kali pun Eka terlihat lelah. Senyum selalu menghias mukanya dan geraknya cepat dan cekatan.

Mari teman, kita dukung Muchlis dan keluarganya dalam masa cobaan ini semampu kita. Semua bentuk bantuan dan dukungan teman-teman, biarlah Tuhan yang membalasnya dengan berkelimpahan.

Bagi yang mau berdonasi bisa langsung melalui web ini atau transfer ke rek Bank Sinarmas 0003507367 an Eka Andika Soraya (istri Muchlis)

Terima kasih.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (94)