Kitabisa! - BANTU PAIJO ..! SEUMUR HIDUPNYA MENGAJAR NGAJI
BANTU PAIJO ..! SEUMUR HIDUPNYA MENGAJAR NGAJI

BANTU PAIJO ..! SEUMUR HIDUPNYA MENGAJAR NGAJI

Rp 100.000
terkumpul dari Rp 100.000.000
0 Donasi 0 hari lagi
Sopyana
Akun belum terverifikasi

Cerita

"Jika seseorang meninggal, maka amalanya terputus kecuali tiga perkara Amal jariyah, ilmu yg bermanfaat dan doa anak yang sholeh,"Amal jariyah, ilmu yg bermanfaat dan doa anak yang sholeh,"

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Perkenalkan nama saya Sopyan Sarna yang akan menggalang dana di KITABISA.com, saya akan bercerita tentang sosok Paijo seorang guru Ngaji yang suka rela dan tanpa pamrih sangat mengharapkan bantuan anda untuk perbaikan sarana dan prasarana tempat mengaji. anak-anak.

Paijo dan Ibu Tercinta ( Almarhum) serta Guru pembantu

Paijo sering mengeluh kepada saya untuk minta bantuan seperti ini :

“ Saya harus bagaimana?, masyarakat disini menunjuk saya untuk jadi guru ngaji dan PAUD sedangkan saya tidak pernah mondok/mesantren ,juga tidak pernah sekolah guru, biaya operasional tidak ada….biaya sehari-hari saya di bantu oleh saudara-sudara padahal saya merasa malu karena tidak mempunyai pekerjaan, masa sudah tua begini masih di biayai keluarga,….tapi di sisi lain saya IKLAS mengajar mengaji dengan sekemampuan saya mengamalkan ilmu yg bermanfaat juga bekal di akhirat kelak, dan saya sudah tidak meikirkan masalah Dunia lagi kecuali untuk berbakti kepada masyarakat mencerdaskan anak bangsa semoga di selamatkan di dunia dan di akhirat….tapi TOLONG carikan bantuan dana untuk anak-anak ini, untuk membayar gaji/uang saku guru ngaji pembantu saya, membangun atau memperluas ruangan untuk belajar mengaji supaya layak dan tidak kehujanan atau berjubel, tolonglah saya karena saya tidak paham birokrasi ngetikpun tidak bisa, apalagi mencari dana….”. itu yang selalu di ucapkan apabila saya berkunjung ke rumahnya.

Tersentuh dan terpanggilah hati saya untuk berbuat sesuatu membantu Paijo dalam mewujudkan cita-citanya, namun kemana saya harus mencari dana, saya menitikan airmata merasakan beratnya beban yang dipikul paijo dan saya belum bisa menjawab permintaan tolong dari Paijo karena belum ada jalan keluar, hanya saya bilang Insya Allah nanti saya carikan dan setelah 2 tahun akhirnya saya menemukn Situs Penggalangan Dana KITABISA.COM, Alhamdulillah saya bersyukur dan saya mencoba membuat Kampanye walaupun sampai hari ini belum bertemu lagi dengan Paijo karena pada saat ini saya sedang merantau di jawa Timur sedangkan Paijo ada di Jawa Barat, kami berhubungan melalui media sosial (saya menelusuri alamat Paijo) karena saya menemukan KITABISA.COM dan mudah-mudahan sebagai jalan keluar apa yang diharapkan Paijo.

Latar Belakang Perjalanan sosok Paijo

(Ini adalah Rumah Peninggalan orang tua Paijo, dan di belakang rumah tersebut ada ruangan tempat untuk mengaji anak-anak sekitar 100 orang secara bergiliran.)

Paijo Ingin Memperluas/membangun Tempat Untuk Mengaji,Membeli Al Qur’an , Umroh Dan Media Belajar Lainnya untuk PAUD.

Sungguh sangat Mulya apa yang dilakukan oleh Paijo ini sehingga sampai saat ini tidak/belum besristri atau bekerja yang layak, karena beban yang di pikulnya sangat berat untuk membangun dan Mencerdaskan anak bangsa di dunia dan di akhirat.

ANEH TAPI NYATA Paijo bukan lulusan pesantren atau Universitas pendidikan, Paijo hanya lulusan SMA di Puirwadadi, swaktu masih SMP (tahun 1985) pernah belajar Mengaji di kampung sebelah hanya beberapa kali saja dan tidak tamat Al qur'an, namun Paijo berusaha untuk mencari guru ngaji lainnya dan belajar sendiri di rumah.

Teman seangkatanya 90% merantau dan sampai saat ini Paijo sebagai Penunggu Kampung, seiring dengan waktu untuk mengisi hari-hari tanpa ada kegiatan mulailah paijo mengjar mengaji anak-anak di bawah umur 10 tahun, namun tidak di sangka semakin hari semakin bertambah hingga saat ini sudah lebih 150 santri yang di bimbingnya termasuk yang sudah dewasa dan keluar.

Dari perjalanan mengajar mengaji itulah masyarakat setempat juga menunjuk paijo untuk menjadi kepala sekolah PAUD, yah..di bisa-bisakan saja karena belum ada yang lain yg mampu untuk melaksanakan tugas iitu kata masyarakat setempat.

Tempat Belajar Mengaji Paijo bukan berbentuk Yayasan atau Majlis atau badan hukum lainnya, Tempat Belajar mengaji ini sifatnya Pribadi hanya di bantu oleh beberapa teman yang sudah dewasa bekas muridnya, statusnya tidak tetap untuk membantu mengajar, jadi sepenuhnya segala sesuatu di urus oleh paijo sendirian...KAsihan memang.

Paijo sudah tidak bisa kemana-mana apalagi mencari Dana.Bayangkan saja mulai jam 08.00 – 10.00 pagi mengajar anak-anak PAUD, jam 13.00 – 21.00 mengajar mengaji anak-anak, jadi tidak ada waktu untuk mencari pekerjaan ataupun istri, apabila di tinggal 1 hari saja akan kacau balau dan paijo sudah tidak bisa kemana-mana seolah-olah kakinya di rantai oleh masyarakatdi kampungnya supaya tidak pergi jauh, dan kadang-kadang dipanggil oleh orang tua santri untuk membawakan acara syukuran kecil-kecilan seperti ulang tahun, marhaban dll,

Hatinya dan jiwanya sudah terpanggil untuk menyelamatkan anak-anak supaya bisa mengaji walaupun hanya satu ayat

Silahkan kepada para Ulama/Kiyai/Media TV, Donatur untuk berkunjung ke tempatnya yang beralamat di kampung Pintu Cijengkol,RT:23/RW:11, Desa: Sukamandijaya, Kecamatan : Ciasem Subang- Jawa Barat, ternyata masih ada sosok seorang Paijo yang rela mengorbankan masa hidupnya untuk anak-anak di kampungya

LOKASI Tempat Mengaji PAIJO dapat anda akses melalui GOOGLE MAPS dengan garis lintang sbb : 6°21'03.7"S 107°39'48.4"E dan akan muncul PAUD Al Istiqomah,


(Santri Anak-anak (Umur5 – 8 Tahun/Sekolah SD), BelajarMengaji Jam 13.00 – 15.00)

(Santri Dewasa / SMP dan SMA belajar mengaji di Malam Hari Jam 18.30 – 21.00)


Paijo juga seorang manusia yang membutuhkan itu dan ini minimal untuk kebutuhan pribadi dan sedangkan pemasukan tidak ada, para santripun menyumbang hanya alakadarnya itupun sangat tidak mencukupi untuk membeli sarana dan prasarana mengaji yang dibutuhkan apalagi untuk kebutuhan seorang Paijo, jadi keluarganya yang sering membantu untuk kebutuhan pribadi paijo.

Paijo sempat membuka warung jajanan/goreng-gorengan untuk para santrinya namun tidak berjalan mulus karena kekurangan modal dan tempatnya tidak layak (hanya tenda biru saja), sehingga apabila hujan maka berantakanl semuanya.

Ada satu hal yang di cita-citakan selain Iklas mengajar mengaji yaitu ingin berangkat Umroh atau Haji ke Tanah Suci namun darimana biayanya karena tidak mempunyai penghasilan.

( Ini adalah Bangunan/Ruangan Untuk mengajar Mengaji Paijo,dibelakang rumahnya, pada Pagi hari digunakan untuk Sekolah PAUD dan mulai jam 13-00 – 21.00 digunakan untuk belajar mengaji)

(Guru Pembantu tanpa Gaji)

(Kegiatan siswa-siswi PAUD)

Sudah banyak santri dan murid Paud yang di didiknya dan mereka ada yang langsung mesantren/mondok di pesantren sambil sekolah dan ada juga yang hanya sebatas bisa mengaji saja.

DANA YANG DIBUTUHKAN

Dana yang dibutuhkan sebesar Rp. 100.000.000, dimana dana tersebut akan digunakan untuk :

  1. Memperluas ruangan mengaji dan tempat Wudhu = Rp. 50.000.000
  2. Membeli Buku Iqro, Al Qur'an, Papan Tulis, dll = Rp. 4.000.000
  3. Meja kecil untuk belajar mengaji 20 buah = Rp. 1.000.000
  4. Memasang Internet untuk kebutuhan Syiar dan Promosi : Rp. 1.000.000
  5. Membeli alat Seni Marawis = Rp. 500.000
  6. Speaker aktif = Rp. 2.000.000
  7. Komputer + Printer =Rp. 4.000.000
  8. Modal Usaha Ternak Lele dan Kambing = Rp. 5.000.000
  9. Modal usaha Koperasi Santri = Rp. 10.000.000
  10. Perbaikan/Renovasi PAUD = Rp. 10.000.000
  11. Peralatan ajar mengajar PAUD = Rp. 5.000.000
  12. Peralatan bermain PAUD = Rp. 5.000.000
  13. Biaya Operasional dan uang kas =Rp. 2.500.000

Penggunaan dana akan dilaporkan setiap ada transaksi juga pada saat pencairan.

Mari kepada para DONASI yang baik hati, Kepada para Dermawan, Kepada yang kelebihan harta, kepada semua yang perduli dengan Pendidikan anak khususnya dalam belajar mengaji, sisihkan dan bantulah cita-cita Paijo yang sedang berjuang di jalan Allah SWT, Amal Shodaqoh anda sangat kami harapkan dan Semoga kita semua bertemu di Surga yang abadi. Harta yang anda berikan akan diganti berlipat-lipat oleh Allah SWT, jadi jangan takut habis karena harta anda di sumbangkan untuk beramal.

CARA DONASI :

  1. KLIK : DONASI SEKARANG (Tombol Warna Merah)
  2. Tulis Nominal yang akan di Donasikan (Misal : 100000/tanpa titik)
  3. Masukan data anda (nama, alamat email,nomor telpon)
  4. Piliih Bank yang di Tuju dari kitabisa.com (BRI,BNI,BRI Syariah, BCA, Mandiri), sesuaikan dengan bank Anda, apabila transfer dari bank lain harap dimasukan kode bank
  5. Silahkan Transfer melalui ATM, M banking, Internet Banking, atau secara Manual.

MOHON DIPERHATIKAN

Anda akan diberi angka unik di belakang Jumlah yang di Donasikan seperti misalnya Anda Donasi Rp. 100.000, maka 3 angka NOL di belakangnya akan di ganti oleh Mesin Kitabisa.com menjadi misalnya 345, maka jumlah yang harus anda transfer adalah Rp. 100.345

Anda bisa juga mengumpulkan dari beberapa orang dengan membuat kelompok kecil, uangnya di tampung/digabung dan di transferkan ke Kitabisa.com.

Donasi bisa berupa Uang atau barang seperti ( Al Qur'an, Kitab, dan alat-alat belajar lainnya)


Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (0)