Kitabisa! - Sahabat, Mari Dampingi Pak Amir Melawan Kanker
Sahabat, Mari Dampingi Pak Amir Melawan Kanker

Sahabat, Mari Dampingi Pak Amir Melawan Kanker

Rp 602.674
terkumpul dari Rp 100.000.000
5 Donasi 0 hari lagi
Aksi Cepat Tanggap Aceh
Akun telah terverifikasi

Cerita

Sudah jatuh ketimpa tangga, mungkin ini pepatah yang paling tepat untuk menggambarkan kondisi Pak Amir, muallaf keturunan India yang saat ini tinggal di Gayo Lues.

Pak Amir di diagnosa kanker telinga stadium tinggi. Semua ini tampak dari kerusakan di bagian belakang telinganya yang hampir melubangi kepala bagian kiri.

Setiap kali kesakitan, beliau hanya menahan rasa sakit itu dengan cara berbaringdan memejamkan mata, sesekali tampak beliau menitikkan air mata. Ketika bulir hangat itu keluar, itu artinya sakitnya itu sudah tak tertahankan lagi.

Saat ini, Pak Amir sedang rawat jalan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin Banda Aceh. Pak Amir dibawa oleh relawan Komunitas Gayo Peduli Kemanusian (KGPK) ke Banda Aceh setelah mendapat laporan bahwa ada salah satu peserta suluk yang menderita kanker telinga.

51f362ef834a5b9aa559f7f4af281bdd9ae5b121

Pak Amir sendiri tidak memiliki tempat tinggal tetap. Beliau tinggal dari satu masjid ke masjid lainnya.

“Hati siapa yang sanggup melihat kondisi seorang muallaf, sudah tua, tinggal seorang diri dan dari telinganya keluar nanah bercampur darah?, Siapa?.”

Selama menjalani perawatan di Banda Aceh, Pak Amir tinggal di rumah singgah Lembaga Peduli Dhuafa (LPD). Ditemani dua orang relawan KGPK, Pak Amir rutin melakukan pemeriksaan dan kontrol ke RSUZA.

Sudah beberapa kali di tengah malam, ketika semua penghuni rumah singgah terlelap. Tiba-tiba, Pak Amir harus dilarikan ke IGD karena telinganya mengeluarkan nanah bercampur darah dalam jumlah banyak. Pak amir hanya menahan rasa sakitnya dengan meringis sambil mengatupkan kedua giginya layaknya orang kedinginan.

5be5997df34c50ce8cebf56cd929cf12a16b0d8c

Setelah lebih dari satu bulan menjalani pemeriksaan di rumah sakit, dokter mengabarkan bahwa Pak Amir harus dioperasi. Jika tidak, beliau harus menanggung sakit sepanjang usianya.

Namun untuk menjalani operasi, waktu yang dibutuhkan dari pra operasi hingga sembuh total cukup lama. Pertama Pak Amir akan menjalani operasi telinga, pada tahapan ini dokter akan membersihkan telinga Pak Amir hingga bersih. Setelah membaik, dokter akan melanjutkan operasi plastik berupa penambalan pada bagian belakang kepalanya yang sudah bocor.

Sejak awal dibawa dari Takengon hingga kabar operasi. Pak Amir dibantu secara sukarela dari beberapa pihak, mulai dari Aksi Cepat Tanggap, LPD, perkumpulan mahasiswa Takengon dan KGPK tentunya, selaku pihak yang mengurus dan mendampingi Pak Amir sejak awal hingga Pak Amir sembuh nantinya.

Namun dalam menjalani proses ini semua, donasi yang masuk sering tidak sebanding dengan yang harus dikeluarkan. Tak jarang, teman-teman KGPK lah yang harus mengeluarkan biaya sendiri.

Atas dasar ini, kami ingin mengajak seluruh sahabat kemanusiaan untuk membantu Pak Amir. Jangan biarkan Pak Amir sendirian melawan ganasnya kanker telinga yang telah menggerogoti kepalanya.


Sahabat semuanya, yuk bantu ringankan beban Pak Amir dengan cara:

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih bank (BNI/BNI Syariah/Mandiri/BCA/BRI/Kartu Kredit)

4. Dapatkan laporan via email

DISCLAIMER CAMPAIGN:

1. Donasi yang terkumpul dapat digunakan untuk biaya pendampingan selama di Rumah Sakit dan membiayai beneficiary lain di wilayah Aceh

2. Fundraising ini adalah bagian dari Program Mobile Social Rescue (MSR) ACT Aceh yang fokus dalam pendampingan pasien MSR

3. Informasi lebih lengkap dapat menghubungi: Rahmat Aulia (+62 852-6024-4665)

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (5)