Kitabisa! - AIDAH JADI BURUH PEMBUNGKUS BUMBU DEMI KELUARGA
AIDAH JADI BURUH PEMBUNGKUS BUMBU DEMI KELUARGA

AIDAH JADI BURUH PEMBUNGKUS BUMBU DEMI KELUARGA

Rp 0
terkumpul dari Rp 50.000.000
0 Donasi 0 hari lagi
Family For Family
Akun telah terverifikasi
Bagian dari Family for Family

Cerita

Family For Family adalah program keluarga asuh dimana keluarga yang mampu membantu keluarga yang kurang mampu di Kota Bandung. Program yang diinisiasi oleh Ridwan Kamil dan kitabisa ini adalah program sosial yang bertujuan untuk mempertemukan agar keluarga yang kurang mampu menjadi berdaya dan mandiri.

Rentengan bumbu dapur yang tersusun rapi dalam pegangan Aidah (42), tak serapih hidupnya yang keras. Perempuan beranak lima ini harus berjuang keras memenuhi kebutuhan keluarga meskipun hanya mendapatkan upah 300 ribu rupiah per bulan. Aidah dan suaminya tinggal disebuah rumah dengan ukuran tidak lebih dari 4 x 5 meter persegi, yang dihuni oleh enam orang. Kamar mandipun harus ikut ke orang lain jika ingin buang air karena keterbatasan rumah yang sempit.

85d1e6f31059a8dae80fee58cbdc8f9d1fd264dc

Herman sang suami terpaksa merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai pembuat lemari disebuah perusahaan furniture dengan penghasilan yang tidak seberapa, belum dipotong sewa kos dan biaya makan. M. Irsan anaknya yang sulung, menjadi pekerja serabutan sebagai mekanik motor, hasil pendidikannya dibalai latihan kerja dan sudah bersertifikat.

debcc49f9f3f7aa7f7a4a050eec6fb14197384e5

Alhamdulillah, Irsan sudah bisa mandiri, kalau untuk jajan pribadi dia mah ada lah dari service motor di tempatnya bekerja, meskipun hanya 20 ribu sehari”. Kata Aidah saat di temui tim survey di rumahnya jalan Baturengat RW 13 Kelurahan Cigondewah kecamatan Bandung Kulon. Aidah berharap bisa mendapatkan modal untuk Suaminya agar bisa membuat usaha pembuatan lemari sendiri serta Anaknya agar mempunyai bengkel motor sendiri, sehingga mampu membantu dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

bfeed1922e5550749ccf487c274f6b6e76cc2445

Harapan terbesar bu Aidah adalah ketiga anaknya yang masih sekolah yakni M. Sopian, M, Lukman dan Muhhammad Rehan bisa terus sekolah, bahkan sampai ke perguruan tinggi. Ia juga mengungkapkan jika kondisi ekonominya masih seperti saat ini, anak-anaknya akan berhenti sekolah karena kekurangan biaya.

Harapan kami dari penggalangan donasi ini dapat membantu keluarga Ibu Aidah untuk meningkatkan taraf hidupnya, sehingga suatu saat bisa terlepas dari belenggu kemiskinan. Donasi yang diberikan merupakan anugrah terbesar bagi keluarga yang kurang mampu. Sehingga mereka mampu bercita-cita tinggi demi kesejahteraan keluarganya.

CARA BERDONASI:

Klik tombol “DONASI SEKARANG”

Masukan nominal donasi

Pilih metode pembayaran (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit)

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (0)