Kitabisa! - Bantu Papa memulihkan ingatan dan kesadarannya
Bantu Papa memulihkan ingatan dan kesadarannya

Bantu Papa memulihkan ingatan dan kesadarannya

Rp 8.322.685
terkumpul dari Rp 50.000.000
62 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Assalamualaikum Wr. Wb

Perkenalkan saya Fieni Yuniarti, anak dari Bapak Imam Subari dan Ibu Murwati yang saat ini berdomisili di Lampung. Saya ingin berbagi cerita dan meminta bantuan teman- teman juga di sini. Terimakasih sebelumnya sudah menyempatkan membaca cerita saya ini.

Latar Belakang

Pada Tahun 2011, papa saya divonis mengidap Diabetes Mellitus atau yang lebih sering dikenal dengan nama penyakit kencing manis. Dan beberapa tahun belakangan ini papa sudah diharuskan menyuntikkan insulin 3 kali sehari minimal 12 unit dan 1 kali pada malam hari 8 unit.

Pada suatu pagi di Tahun 2014, Papa saya divonis mengalami penyumbatan penyumbatan pembuluh darah pada jantung sebanyak 2 titik. Papa disarankan untuk melakukan pemasangan ring pada jantung. Saat itu papa dirawat di RS Imanuel bandar Lampung sebelum akhirnya dirujuk ke RS Harapan Kita untuk pemasangan ring. Mulai saat itu, papa merasa dirinya sudah tidak kuat seperti dulu, papa lebih sering lelah, papa lebih sering sakit, papa sudah tidak mampu berjongkok untuk sekedar memakai kaos kaki atau sepatunya sendiri.

Pada akhir tahun 2016, papa saya merasa lebih sering merasakan dadanya sesak dan ada indikasi dari dokter bahwa posisi ringnya bergeser. Papa pun kembali ke RS Harapan Kita untuk mengecek kondisi ring yang sudah terpasang. Pada akhir tahun itu juga papa mulai mengalami gejala stroke yang pertama.

Pada awal tahun 2017, papa mengalami stroke yang kedua. Serangan yang kali ini membuat setengah badan(Bagian kiri) tidak bisa bergerak. Papa kembali dirawat di Rumah Sakit dan mulai menjalani terapi.

Pada Tanggal 30 Mei 2018 sekitar pukul 5.00 WIB, papa saya mengeluhkan tidak enak badan dan ingin ke Rumah Sakit. Pagi itu papa saya hendak diantar ke RS Imanuel Kota Bandar Lampung. Namun di tengah perjalanan, papa sudah buang air kecil tanpa sadar dan tidak sadarkan diri. Akhirnya papa dilarikan ke RSUD Ahmad Yani Kota Metro dan harus masuk ruang perawatan. Pada hari kedua di ruang perawatan papa saya sudah mulai tidak membuka matanya. Papa saya dirawat oleh tiga orang dokter spesialis, yaitu spesialis syaraf, spesialis jantung dan spesialis penyakit dalam. Hasil dari cek yang dilakukan adalah jantung, asam urat, kolesterol, kencing manis, ginjal semuanya dalam kondisi yang sangat buruk, buruk sekali. Dan bom terbesarnya adalah papa saya mengalami penyumbatan di pembuluh darah otak bagian pusat. Pada hari keenam papa saya sudah berada kondisi yang tidak memungkinkan untuk tetap dirawat di sana. Akhirnya kami memutuskan untuk memindahkan papa ke RS Imanuel Kota Bandar Lampung. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam dengan menggunakan ambulance papa saya tiba di UGD RS Imanuel dalam keadaan koma. Malam itu papa saya masuk ruang ICU dan pastinya menerima perawatan yang begitu intense hingga akhirnya papa bisa membuka mata pada esok paginya. Tapi papa saya belum sadarkan diri, papa saya hanya membuka mata untuk sebentar setelah itu selama kurang lebih 13 hari papa saya tidak sadarkan diri. Tapi Alhamsullillah, Allah yang Maha baik banget memberikan keajaiban, papa sadar dan bisa dipindahkan ke ruang perawatan. Tapi ketika papa membuka mata dan mulai berbicara sebisanya, papa lupa semuanya. Papa lupa siapa namanya, siapa anak – anaknya, semuanya. Yah menurut dokter itu biasa terjadi pada penederita stroke yang belum stabil.Bukan hanya lupa, terjadi ketidak stabilan dalam emosi, halusinasi dan tindakan aneh lainnya. Selama seminngu di rawat akhirnya dokter menyarankan untuk home care, yang artinya perawatan (dengan kondisi yang sama seperti di RS) dilanjutkan di rumah oleh keluarga sendiri. Papa pulang dengan selang (NGT/ selang untuk makan yang dipasang di hidung) dan selang kateter yang masih terpasang. Tingkat kesadaran papa saya mulai meningkat (bukan ingatan), berbicara mulai lancar tapi masih dengan keadaan emosi yang tidak stabil dan tidak bisa diprediksi serta lupa dan halusinasi yang makin tidak menentu. Selama home care, papa saya mencabut sendiri selang untuk makan yang ada di hidungnya. Papa hampir tiap hari, tiap malam marah dan berteriak. Dalam keadaan ini, papa bisa saja melempar, memukul, menggigit dan bersumpah serapah. Kaki papa makin menghitam karena tumpukan gula. Dan lagi dengan ketidaksadarannya papa menggaruk lukanya hingga melebar dan basah.

Dokter yang merawat papa saya menyarankan agar papa saya dibawa ke Jakarta untuk menjalani pengobatan metode Brain Wash yang ada di RSPAD Gatot Subroto. Kami pihak keluarga membawa rekam medik papa saya selama ini dan konsultasi dengan Dokter di sana. Kemungkinan terbesar kenapa papa saya belum sadar dan pulih ingatannya adalah masih ada pendarahan pada otaknya, sehingga dokter menyarankan untuk segera melakukan MRI sebelum menjalanin pengobatan. Dan perkiraan dokter yang menanagani papa, papa punya waktu tiga bulan dari mulai jatuh hingga kesadarannya dan ingatannya pulih total, selebihnya kemungkinan besar papa saya akan tetap dalam kondisi seperti sekarang. Jika mengikuti kalender diagnosa medis, papa masih punya waktu kurang lebih 3 minggu lagi.

Dengan kondisi papa saya yang seperti ini dan kondisi keuangan keluarga kami yang kurang memungkinkan untuk membawa papa saya menjalani pengobatan metode ini, dengan segala kerandahan hati dan tanpa mengurangi rasa hormat saya akhirnya membuat campaign ini untuk meminta bantuan do’a dan dana kepada teman – teman, saudara dan para kurir langit. Saya masih ingin melewatkan beberapa tahun ke depan bersama papa saya dengan ingatan dan kesadaran yang pulih seutuhnya.

cc5bf77417e3a2eae768e477362a8b4d4460d7ef

Bilamana ada yg ingin mendonasikan sedikit rezekinya bisa partisipasi melalui campaign ini dengan cara :

  • Klik Tombol Merah "DONASI SEKARANG"
  • Masukan nominal Donasi
  • Pilih Metode Pembayaran, lalu lanjut
  • Transfer ke Nomor Rekening yang tertera

Semoga Allah membalas kebaikan semuanya dengan rezeki yang berlimpah dan kesehatan. Amin

02850103674450, rek BRI an Fieni Yuniart

Info Lebih Lanjut : Fieni 081369333364

Wassalamualikum Wr. Wb.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (62)