Kitabisa! - Bantu Qiaz Berjuang Sembuh Dari Leukemia
Bantu Qiaz Berjuang Sembuh Dari Leukemia

Bantu Qiaz Berjuang Sembuh Dari Leukemia

Rp 34.094.877
terkumpul dari Rp 200.000.000
998 Donasi 392 hari lagi

Cerita

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hallo #orangbaik, kami adalah orang tua dari pejuang kecil kami Qiaz Rayyanza Putra (11bln) yang semangat melawan Acute Lymphoblastic Leukemia L1 High Risk.

fa96a4f9-8b52-47ee-9f35-5285aab110eb.jpg

Qiaz usia 5 bulan sebelum didiagnosis ALL

Awalnya Qiaz lahir normal, tumbuh sehat dan aktif. Hingga memasuki usia ke 8 bulan, diakhir desember 2018, Qiaz mengalami demam, diare dan nafsu makannya berkurang. Awalnya berpikir mungkin pengaruh tumbuh gigi hingga hanya diberikan obat penurun demam.

3 hari berselang demamnya naik turun disertai diare, wajahnya pucat dan perutnya membengkak. Segera saya bawa ke RS ibu dan anak dan langsung dilakukan pengambilan darah untuk dicek di laboratorium. Dari hasil lab Qiaz didapat kadar sel darah merah/hemoglobin (Hb) berada dibawah normal sehingga membuatnya pucat.

1 minggu Qiaz berada di RS, BAB nya sudah mulai normal dan sudah tidak demam, tapi Hb nya tidak kunjung naik, kecurigaan dokter bertambah ketika perut Qiaz diperiksa ada pembengkakan hati dan limfa. Dari hasil Lab dan pemeriksaan itu kemudian dokter mendiagnosa penyakit Qiaz mengarah ke Leukemia, seketika saya merasa lemas dan tangis istri saya pecah mendengar diagnosa dokter, bagaimana bisa penyakit ganas itu muncul di tubuh kecil anak kami yang melihatnya ditusuk jarum suntik saja pun saya tidak sanggup.

Segera Dokter memberi rujukan ke RS di Makassar yg lebih besar dan lengkap peralatannya untuk segera dilakukan transfusi dan pemeriksaan darah lengkap. Sore itupun pihak RS ibu dan anak memberangkatkan kami dengan ambulance.

Setelah transfusi, dokter membawa Qiaz untuk dilakukan tes BMP (Bone Marrow Puncture) atau pengambilan sampel sum sum tulang untuk mengatahui ada sel-sel ganas atau tidak. Berselang sehari setelah tes, hasil tesnya keluar dan hasilnya pun normal, saya dan istri senang sekali mengira Qiaz hanya mengalami anemia dan bukan kanker seperti yang didiagnosakan dokter. Qiaz pun dibolehkan pulang karena kondisi sudah membaik pasca transfusi selanjutnya melakukan pengobatan di rumah.

2 minggu berobat di rumah, kondisi Qiaz kembali drop dan wajahnya kembali pucat. Hal yang ditakutkan pun kembali menghantui, segera Qiaz saya bawa ke RS. Setelah dilakukan tes darah, kadar Hb nya berada dibawah normal, dan leukositnya naik hingga 47.000 (normal 2.000 - 10.000) sehingga harus dilakukan transfusi darah lagi. Melihat leukositnya yang tinggi, dokter mengambil tindakan untuk BMP ulang. Hasilnya, barulah dokter menyatakan Qiaz terkena ALL (Acute Lymphoblastic Leukemia) L1 High Risk.

fc18122c-06e1-4250-a172-9a14ff31cdd9.jpg

Qiaz didiagnosis ALL L1 High Risk

Seketika dada terasa sesak dan mata berkaca-kaca, terbayang tubuh kecil Qiaz akan menghadapi tajamnya jarum suntik selama pengobatan.

Beruntung kami ditangani dokter yang kompeten, beliau menjelaskan dengan rinci tahapan-tahapan pengobatan Qiaz yang akan berlangsung selama 2-4 tahun dan akan memberikan pengobatan yang terbaik.

Kemoterapi akan menjadi pengobatan utama Qiaz selama di RS dan akan menjalani 4 fase kemoterapi yaitu fase induksi, fase konsolidasi, fase intensifikasi dan fase maintenance. Dalam 1 fase kemoterapi dilakukan 6-7 minggu dan akan di BMP ulang setelah selesai 1 fase untuk mengevaluasi sel Leukemic Blast dalam darah.

b9fe6507-42ed-4267-915b-6aef90d1f211.jpg

Qiaz sementara menjalani proses kemoterapi

Jika hasilnya terdapat sel Leukemic Blast kurang dari 5% dari sel inti dan tidak terdapat sel leukemi pada pemeriksaan darah tepi, maka pengobatan dinyatakan remisi komplit dan akan dilanjutkan pada fase selanjutnya. Tetapi jika di temukan sel Leukemic Blast diatas 20% dari sel inti, maka pengobatan dinyatakan remisi relapse (kambuh) sehingga pengobatan akan diulang dari awal, naudzubillah.

Selain kemoterapi, juga ada terapi pencangkokan sumsum tulang dan terapi radiasi yang bisa mempercepat penyembuhan selama kemoterapi dan mengurangi resiko relapse (kambuh). Pengobatan ini akan kami jalani jika diperlukan demi kesembuhan Qiaz, Namun terapi tersebut membutuhkan biaya tidak sedikit yang biayanya mencapai Ratusan juta bahkan sampai Milyaran.

Kami sebagai orang tua Qiaz yakin dan sabar akan melalui segala cobaan dari Allah, dan tentunya kami juga membutuhkan support dari om, tante dan semua #orangbaik. Terkhususnya do'a untuk semua kesembuhan adik, anak dan saudara-saudara kita yang mengalami cobaan serupa.

Insya Allah donasi yang terkumpul akan digunakan sebijak mungkin untuk biaya pengobatan dan keperluan Qiaz selama di RS yang tidak ditanggung oleh BPJS seperti obat, pemeriksaan lab prodia, hingga pencangkokan sumsum tulang jika memang diperlukan.

Untuk membantu Qiaz, teman-teman bisa berdonasi dengan cara :

1. Klik tombol merah "DONASI SEKARANG"

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih bank (BNI/BNI Syariah/Mandiri/BCA/BRI/Kartu Kredit)

4. Dapat Laporan via Email


Tak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa bantu sebarkan laman campaign ini di media sosial agar semakin banyak teman-teman yang mendoakan untuk kesembuhan Qiaz.

Terima kasih atas doa, dukungan dan bantuan dari om, tante dan semua #orangbaik. Sekecil apapun bantuan yang kita berikan insya allah akan menjadi pemberat timbangan amal kita nanti di akhirat, Aamiin.

Wassalamualaikum warahmatullaahi wabarakaatuh

Ayah Qiaz (Adhi) : 082347757277
Instagram : @putraadirahmat

Bunda Qiaz (Itha) : 085145164338
Instagram : @radhytaitha

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (998)