Kitabisa! - Bantuan untuk Riordan
Bantuan untuk Riordan

Bantuan untuk Riordan

Rp 25.297.062
terkumpul dari Rp 50.000.000
100 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Bismillahirrohmanirrohim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Perkenalkan nama saya Wawan Willyandi. Saya ayah kandung dari Riordan Dominic Willan, yang lahir pada tanggal 11 Agustus 2016. Anak saya lahir dengan selamat dan dinyatakan sehat dan normal oleh dokter yang membantu kelahirannya.

2311c45f0a252fa5565732386e0206f34c365910.png

Kehadiran Boy, nama panggilannya, sudah saya nantikan sejak lama, karena inilah untuk pertama kalinya saya menjadi seorang ayah. Saya dan istri sangat senang dengan keluarga kecil kami yang sudah lengkap dengan kehadiran Boy. Sampai pada saat Boy umur 3 bulan kami harus menerima kenyataan pahit.

Berawal dari kunjungan rutin kami ke dokter untuk imunisasi dan cek rutin kesehatan Boy. Dokter pada saat itu menyadari ada yang aneh dengan warna mata Boy yang agak kuning. Dokter lalu menyarankan cek darah dan BAB nya Boy. Melihat hasil tes nya, dokter lalu merujuk agar Boy diperiksa oleh ahli gastrohepatologi.

Kami saat itu sangat kebingungan ada apa sebenarnya dengan Boy, karena kondisi fisiknya kelihatan sehat dan aktif bahkan gemuk.

Sampai akhirnya kami menemui dokter ahli gastrohepatologi, yaitu dokter Hanifah, beliau mendiagnosa Boy mengidap kondisi langka sejak lahir yaitu Atresia Bilier, dimana saluran empedunya tidak terbentuk sempurna sehingga bisa merusak hati/liver dalam waktu singkat jika tidak ditangani segera.

Kemudian dimulailah pemeriksaan lanjutan sampai ke tahap biopsi yang memastikan Boy mengidap Atresia Bilier level 3 dan harus segera dioperasi Kassai untuk menyambung saluran empedu dan menyelamatkan Boy. Operasi ini pun menurut dokter hanya solusi sementara untuk menunda tahap operasi berikutnya yang merupakan satu-satunya jalan penyembuhan penyakit ini, yaitu Transplantasi Hati.

Akhirnya setelah melalui antrian panjang, pada bulan desember 2016, Boy dioperasi Kassai di RS Cipto Mangunkusumo. Operasi dimulai jam 10 pagi smpai jam 7 malam.

Alhamdulillah, tim dokter yang mengoperasi menyatakan operasi berhasil dan Boy selamat.

3964919d2f42cf90fe2ab6b3b9e97b6cc412e3a8.png

Pada awal tahun baru, Boy diperbolehkan pulang. Tapi ternyata operasi Kassai tersebut walaupun berhasil, membawa efek samping lain yaitu gangguan pencernaan sehingga Boy harus minum susu khusus, dan infeksi kolangitis. Infeksi Kolangitis ini disebabkan adanya infeksi pada sambungan saluran empedu yang dibuat pada saat operasi Kassai yang jika tidak ditindak segera akan kembali merusak livernya. Infeksi ini ditandai dengan gejala demam tanpa sebab (tidak karena batuk atau flu) dan harus segera mendapat antibiotik lewat infus.

Masalah infeksi Kolangitis inilah yang menyebabkan Boy menjalani hari-harinya di Rumah Sakit. Karena sejak operasi Kassai, Boy hanya pulang ke rumah selama 1 minggu, dan sejak Januari hingga sekarang sudah 5 kali bolak balik dirawat lagi. Untuk yang sekarang, Boy sudah 32 hari dirawat dan belum dibolehkan pulang hingga sekarang karena kondisi tubuhnya masih belum stabil.

dc87a60426663584f59159428ea9b6a1d838f79b.png

Saat ini kami sekeluarga kesulitan dengan biaya pengobatan yang sangat besar dan sangat mengharapkan bantuan semua pihak untuk meringankan biaya pengobatan Boy.

Saya juga mengharapkan doa dari semua orang untuk kesembuhan Boy.

Saya tidak pernah memikirkan mengenai tindakan medis berikutnya, transplantasi hati, atau apapun, saya hanya yakin anak kesayangan kami ini akan sehat kembali seperti anak-anak lainnya. Walaupun sudah berulangkali bolak balik masuk RS, tapi saya selalu yakin, setiap kali Boy masuk lagi ke Rumah Sakit itulah terakhir kalinya Boy ke rumah sakit. Dia hanya akan kembali ke rumah sakit nanti, 30 tahun lagi. Bukan sebagai pasien. Tapi sebagai dokter anak. Amin yaa robbal alamin.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dengan hormat,

Ayah Boy

Wawan Willyandi

081371328332

[email protected]

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (100)