Wujudkan Pengobatan Gratis untuk Pelosok Indonesia
Wujudkan Pengobatan Gratis untuk Pelosok Indonesia

Wujudkan Pengobatan Gratis untuk Pelosok Indonesia

Rp 213.242.698
terkumpul dari Rp 500.000.000
3140 Donasi 16 hari lagi


Cerita

Akibat keterbatasan biaya, sang adik meninggal di pangkuan ibu. Saat bercita-cita jadi dokter, ia sering dihina karena dianggap tidak mampu.

Kehidupan Lie kecil tidaklah mudah. Karena tak mampu berobat, ia harus kehilangan sang adik. Kejadian itu begitu membekas di hatinya dan mendorong semangatnya untuk menjadi dokter.

Namun lagi-lagi di tengah perjuangannya ia sering kali dihina. Mimpinya dianggap terlalu tinggi untuk kondisi ekonomi keluarga yang memprihatinkan.

Di balik itu semua, sang ibu tetap mendukung putranya sepenuh hati dan memberikan nasihat yang tidak akan pernah dilupakan

“…Lie, kalau kamu jadi dokter, jangan memeras orang kecil atau orang miskin. Mungkin mereka akan membayar kamu berapapun tetapi diam-diam mereka menangis di rumah karena tidak punya uang untuk membeli beras” – Ibu Lie Dharmawan. 

Berkat kegigihan, dukungan, serta doa sang ibu, kini Lie berhasil menjadi dokter.

4bfd6618-04be-4c4d-9b99-5a1fd3e8ba29.jpg

Tindakannya yang sering memberi pengobatan gratis di Timur Indonesia membuatnya dijuluki "dokter gila".

Tidak memperdulikan hal itu, dr.Lie akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya mendirikan doctorSHARE.

Yayasan yang berdiri sejak 2009 itu sampai saat ini terus berfokus memberikan pengobatan gratis ke pelosok Indonesia.

Untuk menjangkau lebih banyak orang dr. Lie menjual rumahnya dan membeli kapal bekas pengangkut semen. Kapal itu kemudian disulap menjadi Rumah Sakit Apung.

Kini, Rumah Sakit Apung telah berjumlah tiga yaitu RSA dr. Lie Dharmawan, RSA Nusa Waluya I dan RSA Nusa Waluya II.

Tidak hanya RS Apung, tim doctorSHARE kini juga mengembangkan pelayanannya melalui helikopter untuk menjangkau daerah terpencil lewat program Flying Doctors.

8b0dfc2a-1964-49e0-a645-a1aed41b6fe3.jpg

Relawan yang melayani masyarakat di Rumah Sakit Apung terdiri dari berbagai profesi. Mulai dokter umum, dokter spesialis, perawat, apoteker, bidan, jurnalis, guru, dan lain-lain berjumlah lebih dari 200 orang.

Tanpa terasa 10 tahun sudah doctorSHARE dan Rumah Sakit Apung berlayar arungi lautan untuk berikan layanan terbaik bagi saudara kita di Timur Indonesia.

d67885b5-a976-4926-ad55-aa2e677220a3.jpg

Untuk dapat berlayar, doctorSHARE mengandalkan swadaya anggota, sponsor, donatur, relawan dan berbagai pihak.

Sudah tak terhitung berapa kali kapal ini dihantam ombak. Karena itu, perawatan dan pengecekan berkala wajib dilakukan. Agar memastikan kondisi kapal tetap prima saat beroperasi di tengah lautan.

Biaya perawatan kapal tidaklah murah. Setidaknya dibutuhkan 300 juta tiap kapal. Biaya tersebut akan digunakan untuk keperluan berikut:

f84d8aa8-6210-4881-b4cd-ed3042b4d3bf.jpg

Di tahun 2019 ini semangat doctorSHARE untuk terus memberikan layanan medis gratis tak akan padam. Maka dari itu, mereka mengajak kamu semua untuk menjadi bagian dari misi kemanusiaan ini!

Sahabat dapat mendukung doctorSHARE dan Rumah Sakit Apung dengan cara:

1. Klik "DONASI SEKARANG"

2. Masukan nominal donasi

3. Pilih bank (GO-PAY/BNI/BNI Syariah/Mandiri/BCA/BRI/Kartu Kredit)

4. Dapatkan laporan lewat email

“Kapal ini bukan milik saya. Ini milik masyarakat Indonesia yang membutuhkan.” - dr. Lie Dharmawan 

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (3140)