Kitabisa! - Tolong bantu kami ya Allah...
Tolong bantu kami ya Allah...

Tolong bantu kami ya Allah...

Rp 748.947
terkumpul dari Rp 100.000.000
14 Donasi 0 hari lagi
Saepul makbuk
Akun telah terverifikasi

Cerita

Halo orang baik,

Saya Saepul, seorang ayah dari 2 orang anak. Singkat cerita mengenai istri saya Euis, pada bulan Desember 2018 lalu, istri saya melahirkan prematur secara secar di rumah sakit negeri di bandung.

Istri saya dan janin di dalam rahim nya yang sudah berumur 8bln waktu itu (tepatnya tanggal 02 desember 2018) keadaannya kritis dikarenakan terdapat kista yang pecah dan langsung ditindak lanjuti untuk di operasi. Tindakan pertama, dokter melakukan secar atau pengangkatan bayi kami, namun untuk kista yang pecah tersebut dokter berkata mereka tidak berani bertindak langsung karena cairan kista yang pecah tersebut sangat lengket dan menempel di usus sehingga perlu observasi lebih lanjut. 

Setelah 1 minggu di rawat inap, istri saya diperbolehkan pulang sedangkan bayi kami masih harus dirawat karena kondisinya yang masih lemah. Hari demi hari kami support bayi kami dengan selalu menunggunya dan menginap di RS. Sesekali istri pun ikut mengantarkan asi berbarengan dengan jadwal kontrolnya ke poli obgyn/kandungan. Pada akhirnya, keluarlah hasil pemeriksaan lab mengenai cairan kista di perut istri saya yang pecah dan menempel di ususnya dan dokter pun menganalisa bahwa kista itu lowgrade/tidak ada kecenderungan ganas, namun sebetulnya terdapat memar pada jahitan di perut istri saya dan perut bagian kanan nya pun terasa keras dan dokter berkata itu semua tidak apa-apa, tapi memang saat itu belum terasa sakit.

Pasca nifas setelah lahiran, dari Desember sampai Februari perut istri saya semakin membesar dan terasa sakit. Saat itu istri saya hanya bisa terbaring dirumah karena saya belum bisa membawanya kembali ke RS untuk periksa karena saat itu ekonomi saya sedang minus dan bpjs pun ada tunggakan plus denda. 

keadaan istri saya saat terbaring lemah dirumah

Foto ini keadaan istri saya saat terbaring lemah dirumah.

Akhirnya atas bantuan keluarga sekitar, istri saya dapat saya bawa kembali ke RS memakai BPJS.

Singkat cerita, setelah di periksa kembali ternyata kista yang ukuran sudah mencapai 11, belum selesai diangkat sejak awal dilakukan tindakan sekalian dengan secar. Lantas kenapa dokter saat itu menganalisa penyakit istri saya lowgrade dan gejala-gejala yang istri saya rasakan itu semua tidak apa-apa? Saya sebagai orang yang tak paham, hanya sedih melihat keadaan istri saya yang kini kistanya berkembang membesar semakin cepat. Saat ini kista istri saya sudah divonis menjadi kanker ovarium stadium 1 serta menindih kantung kemih dan ginjal istri saya.

Ginjal nya saat ini bengkak dan terjadi gangguan sehingga perlu dilakukan nhefros/pemasangan selang di ginjal kiri dan kanannya. Sampai sekarang setelah 2 minggu di rawat inap, masih belum ada tindakan lebih pada istri saya. Dia hanya bisa terbaring di kamar pasien dan rutin diberi obat penahan sakit. Saya hanya berharap, semoga cepat dilakukan tindakan yang mengakhiri sakitnya istri saya.

b0004f17-ffcb-46cd-8943-73e55bb76b16.jpg

Istri saya yang masih terbaring kesakitan di RS.

Dengan kerendahan hati, saya berharap Support, doa dan bantuan kalian untuk bantu istri saya melawan penyakitnya.

Jika teman-teman ingin membantu silahkan berdonasi dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”
2. Masukan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran GO-PAY atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Tidak hanya berdonasi, teman-teman juga bisa membantu dengan cara menyebarkan halaman galang dana ini ke orang-orang terdekat agar semakin banyak orang yang ikut membantu.

Jika ada pertanyaan mengenai penggalangan dana ini, teman-teman bisa menghubungi Saya di 089655175566

Terimakasih atas doa, dukungan dan bantuannya, semoga Allah membalas semua kebaikan teman-teman #OrangBaik.

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (14)