Kitabisa! - Bantu Pengobatan Atika-Penderita Sindrom Sjorgen
Bantu Pengobatan Atika-Penderita Sindrom Sjorgen

Bantu Pengobatan Atika-Penderita Sindrom Sjorgen

Rp 60.080.626
terkumpul dari Rp 35.000.000
350 Donasi 0 hari lagi
Bagian dari YBM BRI

Cerita

Atika Destiarasari adalah mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Astronomi angkatan 2015. Dia berasal dari keluarga tidak mampu, orang tuanya bekerja serabutan sehingga biaya pendidikan sejak SMA sudah di tanggung sendiri. Selain menanggung biaya kuliah, Atika juga harus menanggung biaya sekolah 6 orang adik kandungnya. Atika menjadi tulang punggung keluarga sejak kedua orang tuanya bercerai. Saat ini Atika tertimpa musibah yang sangat berat, dia terkena Sindrom Sjorgen (autoimun) dan Epilepsi hal ini mengakibatkan Atika harus dirawat setiap pekan, sehingga saat ini Atika dan keluarga sudah habis-habisan untuk membiayai pengobatannya. Dengan beban hidup yang begitu berat, ditambah lagi musibah yang menimpanya, tetapi semangat besar Atika untuk berjuang kuliah terus membara demi cita-cita besarnya yaitu mampu menyekolahkan adik dan mampu mengangkat ekonomi kelurganya.

Atika dan 6 adiknya adalah korban dari perceraian orangtuanya. Sejak SMA Atika harus banting tulang mencari uang untuk menanggung biaya pendidikan 6 orang adiknya. Bahkan ayah Atika yang pekerjaannya utamaya serabutan dan buruh angkut sering meminta bantuan kepada Atika untuk membayar rumah kontrakan.

Memasuki semester 3, Atika ditimpa musibah. Atika terkena penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang dikenal dengan Sindrom Sjögren. Sindrom Sjögren adalah sebuah kelainan otoimun di mana sel imun menyerang dan menghancurkan kelenjar eksokrin yang memproduksi air mata dan liur. Sindrom ini dapat memengaruhi organ lainnya seperti ginjal, pembuluh darah, paru-paru, hati, pankreas, dan otak. Atika berjuang habis-habisan untuk mengobati penyakit ini. Seluruh uang tabungannya habis, dan yang lebih menyedihkan adalah Atika dan 6 orang adiknya terancam tidak bisa menjutka studi.

Setelah terserang Sindrom Sjögren Atika sering sakit dan pingsan di sembarang tempat. Bahkan Atika bisa pingsan 3 kali dalam sehari, oleh karena itu setiap pekan Atika harus dirawat. Biaya perawatannya sangat memberatkan, terlebih harus dikeluarkan rutin setiap pekan, bahkan sekarang Atika tidak tau harus mencari uang kemana untuk biaya perawatan. Jika Atika telat dirawat, maka dampaknya adalah sakit seketika, pingsan berulang-ulang bahkan keselamatannya bisa terancam.

Melalui tulisan ini kami mengajak Anda, para pembaca agar berkenan memberikan do’a dan bantuan kepada saudara kita, Atika Destiarasari Mahasiswa Astronomi ITB 2015 agar beliau dan 6 orang adiknya bisa melanjautkan studi, sehingga mampu menggapai cita-cita mulianya, mengangkat ekonomi keluarga dan menjadi orang sukses. Semoga Allah SWT , Tuhan Yang Maha Esa memberikan sebaik-baik balasan kepada Anda.

Muhammad Bayu Pratama, mahasiswa Teknik Geodesi dan Geomatika ITB

Penerima beasiwa Kader Surau ITB dari Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM BRI)

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (350)