Kitabisa! - Air Untuk Tlatar
Air Untuk Tlatar

Air Untuk Tlatar

Rp 251.489
terkumpul dari Rp 30.500.000
3 Donasi 0 hari lagi
Paksima KMTM UGM
Akun belum terverifikasi

Cerita

Kami mahasiswa

Kami ada karena rakyat

Kami ada untuk mengabdi


Desa Tlatar merupakan desa di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani salak. Salak telah menjadi jantung perekonomian bagi masyarakat Desa Tlatar.

Sumber irigasi utama dari kebun salak di Desa Tlatar berasal dari Sungai Krasak. Sungai Krasak bagaikan pembuluh darah untuk mengaliri jantung perekonomian desa Tlatar. Akan tetapi, pada saat musim kemarau melanda, ancaman pun datang. Sungai Krasak mengalami kekeringan sehingga tidak dapat membasahi kebun salak. Satu-satunya sumber irigasi yang masih dapat digunakan pada saat musim kemarau adalah Sungai Nggatel. Sungai Nggatel tersebut terbentuk dari rembesan mata air di daerah sekitar lereng Gunung Merapi, sehingga walaupun musim kemarau tiba, sungai tersebut tetapmengalir normal tanpa mengalami kekeringan.

Namun, jarak antara Sungai Nggatel dengan kebun salak yang jauh menjadi rintangan baru. Pada musim kemarau, para petani salak biasanya mengambil air dari Sungai Nggatel menggunakan beberapa pompa diesel dengan sistem gotong royong. Sistem irigasi tersebut sangat memakan waktu dan tenaga bahkan biaya.

[ Denah Rencana Instalasi Sistem Perpipaan ]

[ Denah rencana instalasi sistem perpipaan berdasarkan survey yang telah kami lakukan ]

Pompa diesel yang digunakan bukanlah milik mereka, melainkan disewa. Mereka juga harus mengangkut pompa diesel beserta pipa dari rumah ke sumber mata air yang jauhnya sekitar ± 2 kilometer. Lalu mereka memasang pipa-pipa tersebut dari sungai ke bak penampungan pertama ±1000 meter, ± 500 meter bak penampungan 1 ke bak penampungan ke 2, dan ± 500 meter bak penampungan 2 ke bak penampungan ke 3. Proses pemasangan pompa dan sistem perpipaan tersebut memakan waktu selama ± 10 jam. Setelah itu, para petani menunggu bak penampungan hingga penuh. Lalu, mereka membagi giliran penggunaan air untuk pengocoran kebun mereka sesuai jatah yang sudah ditentukan sebelumnya. Bahan bakar yang dihabiskan untuk melakukan satu hari penyedotan dapat mencapai ± 20 L karena harus menopang 2 pompa diesel air sekaligus sebagai daya dorongnya, yang jika dikonversi ke rupiah dapat mencapai Rp.170.000,- ( dengan asumsi harga solar Rp.8.500,- ). Tentu nominal yang sangat besar jika dibandingkan dengan pendapatan petani salak. Pengeluaran dengan Rp.170.000,- itu hanya untuk satu hari, bayangkan berapa dana yang dihabiskan selama musim kemarau. Padahal selain untuk pengairan, mereka masih membutuhkan dana untuk membeli pupuk dan perawatan tanaman salak. Hal tersebut tentu sangat memprihatinkan. Akan tetapi, semua hal itu dilakukan supaya kebun salak mereka tetap dapat hidup. Karena salak lah, satu-satunya sumber kehidupan mereka.

“Air Untuk Tlatar“ merupakan salah satu kegiatan non-profit yang dilaksanakan oleh Paksima KMTM UGM di Desa Tlatar, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta sebagai upaya membantu masyarakat di Desa Tlatar khususnya dalam bidang irigasi melalui disiplin ilmu Teknik Mesin yang kami tekuni dengan mengaplikasikan teknologi tepat guna berupa Pompa Hidram. Pompa hidram dapat memindahkan air tanpa menggunakan listrik maupun bahan bakar dengan memanfaatkan energi kinetik dari air yang mengalir. Pompa hidram dipasang secara permanen pada sungai Nggatel. Lalu, dihubungkan ke embung ( bak penampungan air ) melalui pipa sehingga air dapat mengalir secara kontinu. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi para petani dalam membantu pengairan pada musim kemarau.

Atas dasar masalah tersebut, kami dari Paksima KMTM UGM telah melakukan survey ke lokasi untuk mengambil data-data yang dibutuhkan untuk merealisasikan proyek tersebut. Kami bekerjasama dengan warga desa berinisiatif untuk melakukan pemasangan pompa hidram serta instalasi sistem perpipaan untuk irigasi dengan estimasi biaya sebesar Rp. 30.500.000,-. Oleh karena keterbatasan biaya yang dimiliki oleh warga desa tersebut, maka kami memohon keridhoan dan keikhlasan para donatur untuk membantu program "Air Untuk Tlatar" ini.

Kami menjamin donasi yang diterima nantinya, akan sepenuhnya digunakan untuk program instalasi sistem irigasi dan Paksima KMTM UGM akan bertanggung jawab penuh terhadap dana yang sudah didonasikan dengan senantiasa memberikan laporan pengelolaan secara berkala dan transparan kepada para donatur.


Salam Hormat,

Pengabdian Masyarakat PAKSIMA KMTM UGM


Contact Person :

Telp : 082283909970 ( Ivan )

LINE : ivantandra

Email : [email protected]

Webiste : paksima.ft.ugm.ac.id

Facebook : www.facebook.com/paksima.kmtm.ugm/

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (3)