Bantu Vivi Lawan Kanker Limfoma
Bantu Vivi Lawan Kanker Limfoma

Bantu Vivi Lawan Kanker Limfoma

Rp 603.241.160
terkumpul dari Rp 650.000.000
8177 Donasi 104 hari lagi

Penerima Manfaat
beneficiary
Vivi Yunika
Sesuai dokumen medis
diagnosis
Kanker Limfoma Hodgkin
Dokumen medis tervalidasi

Cerita

[Halo #OrangBaik, usai transplantasi, ternyata Vivi diminta untuk melakukan imunoterapi. Oleh karena itu, pihak keluarga memutuskan untuk memperpanjang penggalangan dana sesuai kebutuhan. Terima kasih ️]

[Cek instagram @vivi.yunika, update dan info penting juga ada di sana 1f603.png, donasi langsung via rekening juga bisa]

***

Halo, saya Vivi Yunika (20 tahun). Harusnya saat ini saya masih kuliah, tapi kanker merenggut kehidupan normal saya.


d04aecdb-5ede-4d4d-b41f-5dcad70aea83.jpg

(Foto setelah kemoterapi ke-14)

Sejak pertengahan 2017, kondisi kesehatan saya menurun. Selain sering demam, mengalami nyeri berkepanjangan, di leher saya juga tumbuh benjolan hingga bernanah. Meski sempat berobat ke dokter hingga pengobatan tradisional, saya tak kunjung sembuh.

Puncaknya, pada Februari 2019, kaki kiri saya tiba-tiba bengkak dari pangkal paha hingga ke ujung jari kaki. Benjolan di tubuh juga semakin banyak. Setelah dicek, baik dokter di Pontianak maupun di Kuching menyatakan saya menderita limfoma hodgkin (kanker sel darah putih). Karena di kota saya tak ada pengobatan kanker, saya dibawa ke Timberland Medical Center (Kuching, Malaysia), untuk kemoterapi.

725fee45-856d-48e6-8786-c0f860856f30.jpg

(Foto saat kaki bengkak)

Kondisi kesehatan saya perlahan membaik. Hingga bulan November 2019, saya sudah menjalani kemoterapi sebanyak 14 kali. Anehnya, sejak saat itu, kaki saya bengkak lagi. Tiap hari, perut dan punggung saya juga sakit.

Akhirnya, pada Januari 2020, saya melakukan PET scan untuk mengetahui persebaran sel kanker. Ternyata, bukannya hampir sembuh, sel kanker di tubuh saya malah sudah menyebar hingga ke area perut dan tulang. Impian saya untuk sembuh dan segera kembali kuliah pun pupus.


c61118a2-cc2f-4253-8549-348f369ea7c8.jpg

(Foto saat kemoterapi ke-11)


Dokter bilang, agar sembuh, saya harus segera melakukan transplantasi sumsum tulang serta beberapa kali kemoterapi dosis tinggi. Hingga saat ini, saya hanya dapat menahan nyeri di tubuh sambil menunggu kesempatan tersebut.

Transplantasi harus dilakukan di Kuala Lumpur. Biaya yang dibutuhkan sangat besar, mencapai ratusan juta. Saya jadi bingung. Orang tua saya hanya membuka warung kopi kecil-kecilan di pasar. Semua tabungan sudah terkuras untuk biaya pengobatan selama ini. Untuk itu, sangat besar harapan saya akan bantuan dan doa para #OrangBaik agar saya dapat melanjutkan pengobatan.

Jika tergerak untuk berdonasi, bisa dilakukan dengan cara:

1. Klik tombol “DONASI SEKARANG

2. Masukkan nominal donasi

3. Pilih metode pembayaran GO-PAY, Jenius Pay, LinkAja, DANA, Mandiri Virtual Account, BCA Virtual Account, atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera.

Tak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga bisa membagikan halaman galang dana saya ini agar semakin banyak yang turut menemani perjuangan saya.

Atas doa dan donasinya, terima kasih banyak, #OrangBaik.

(Teman-teman bisa baca di sini untuk kisah saya lebih lanjut)

Disclaimer : Informasi dan opini yang tertulis di halaman campaign ini adalah milik campaigner (pihak yang menggalang dana) dan tidak mewakili Kitabisa.
Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (8177)