Kitabisa! - Berbagi Beasiswa Pemrograman untuk Masa Depan Baik
Berbagi Beasiswa Pemrograman untuk Masa Depan Baik

Berbagi Beasiswa Pemrograman untuk Masa Depan Baik

Rp 12.481.261
terkumpul dari Rp 22.000.000
37 Donasi 0 hari lagi

Cerita

Perkenalkan kami Dicoding, perusahaan anak bangsa yang bergerak di bidang edukasi khususnya pemrograman / IT. Kami menyediakan platform untuk belajar secara online dengan standar industri global.

Sebagai perusahaan dengan visi menjadi jaringan terbaik untuk developer di Indonesia. Dicoding memiliki dua misi utama. Pertama adalah membantu developer untuk menjadi entrepreneur yang mampu mengembangkan produk kelas dunia. Kedua adalah melahirkan talent digital sebanyak mungkin untuk industry IT di Indonesia.

Oleh karena itu kami satu-satunya di Indonesia yang menjadi Google Developers Authorized Training Partner. Selain itu kami mitra Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dalam menyelenggarakan program pembangunan ekonomi kreatif digital seperti Bekraf Developer Day.

f2acd51f-9fa1-4439-a678-efe0f05393e6.jpg



Kenapa Beasiswa Dibutuhkan?

Kita sempat melakukan survei di bulan April 2019 yang dikirimkan kepada member Dicoding.com. Saat itu kami memiliki 149,000 member.

Mayoritas pengisi survei adalah lulusan S1 Teknik Informatika.

Data sangat mengkhawatirkan:

  • 2 dari 3 ketika belajar kelas tingkat pemula di Dicoding merasa bahwa materi adalah baru bagi mereka
  • 1 dari 3 merasa materi setingkat yang dipelajari selama kuliah 

Ini tentu mengkhawatirkan karena pendidikan resmi di Indonesia memuntahkan lulusan yang berkualitas rendah dan institusi seperti perusahaan pendidikan online lain juga ikut melakukan hal yang sama.

Hal ini berimbas pada masa depan lulusan IT ini,

  • Hanya 56% sukses dapat pekerjaan di sebuah perusahaan, 44% harus jalur kerja lepas atau freelance. Itu pun dengan gaji yang minimal.
    Tentu dengan pengetahuan pemula, sulit mendapatkan posisi tetap sebagai developer atau android engineer di perusahaan ternama, bukan?
  • 83% memiliki pendapatan bulanan di bawah 4 juta. 63% di bawah 2 juta. Bahkan 47% masih di bawah 1 juta. 

Tentu ini jadi alasan kenapa materi global dari Google Developers Authorized Training Partner sangat diperlukan. Kita ingin keahlian developer di Indonesia naik dan terbuka peluangnya, entah dapat pekerjaan yang tetap dan jelas atau gaji yang lebih baik. Terbukti, alasan utama 4 dari 5 siswa kelas Android di Dicoding mendaftar adalah mereka sangat memerlukan materi resmi standar global.

Namun memang susah bagi sebagian developer untuk dapat menyisihkan uang untuk belajar. Sudah banyak investasi biaya kuliah, gaji malah pas-pas-an.


Usaha Saat Ini

Kami telah bekerja sama dengan berbagai pihak untuk dapat menyalurkan beasiswa.

31be1597-af77-4a47-80e7-9ba1e3081e9b.jpg

Sepanjang tahun 2018 kami bekerja sama dengan Google untuk menyelenggarakan program 1.000 beasiswa expert, Faculty Development Program (target adalah dosen), dan Google Developers Kejar (Kelompok Belajar) dengan target mahasiswa. 

Contoh lain adalah dengan Indosat Ooreedoo yang memberikan beasiswa kepada wanita. Salah satunya adalah Hastu, tungarungu yang sukses menjadi developer aplikasi.

a8026999-71fd-4ede-8aa1-a42e0f5860ce.jpg


Namun kami juga memerlukan bantuan kalian agar semakin banyak orang yang dapat mengubah hidup mereka.


Donasi Kamu Terbukti Berguna

4e9d0d0d-470d-4e87-94b7-c96193cf6260.jpg

Salah satu contohnya adalah Junia Firdaus yang awalnya bekerja bersih-bersih restoran siap saji dan menyambi jadi pengemudi ojek online. Berkat seorang donatur, ia bisa mendapat beasiswa kelas Menjadi Android Developer Expert (salah satu kelas lanjutan materi global di Dicoding) awal tahun 2018 lalu. Kini, Junia bekerja sebagai Android Engineer di salah satu perusahaan penyedia digital customer experience terkemuka di Indonesia. 

f664a48a-e0ec-4627-8df7-e2a31a892ccd.jpg

Hal serupa dialami oleh Ibu Erma Susanti, dosen IST Akprind Yogyakarta. Awalnya beliau kesulitan mengajar mahasiswa IT jaman sekarang yang tidak suka ngoding. Ibu Erma kemudian mendapat beasiswa kelas Menjadi Android Developer Expert, lalu kelas Kotlin Android Developer Expert dan Membangun Progressive Web Apps. Ia menerapkan materi tersebut kala mengajar karena materinya dipandang mengisi kesenjangan antara kurikulum kuliah dengan kebutuhan industri. Alhasil, para mahasiswa jadi termotivasi dan berhasil membuat aplikasi android mereka sendiri.

6e227d69-9b09-4bb0-9619-bd058ce17669.jpg

Karir programmer, tak semata-mata milik lulusan IT. Andrew Prasetyo, contohnya. Lulusan Teknik Industri ini banting setir dari profesi data analyst di sektor properti menjadi software quality assurance di sebuah startup. Meski sudah berkarir 4 tahun lamanya, ia tidak ragu belajar dari nol, termasuk via Dicoding dan sukses menerima berbagai beasiswa kelas. “Kelas Dicoding membuat saya percaya diri untuk pindah karir. Sertifikatnya menolong saya saat wawancara di tempat kerja yang sekarang. Bersyukur sekali, saya diterima,” ujarnya.

c61782f8-e495-4b22-8cba-54a21841ae09.jpg


Rencana Penggunaan Dana

  1. Sumbangan akan disalurkan menjadi beasiswa pemrograman bagi yang membutuhkan. 
  2. Periode program s.d. 16 Juni 2019. 
  3. Target utama penyaluran beasiswa adalah anak muda berumur 18 atau lebih muda per 16 Juni 2019.
  4. Dicoding akan membuka formulir pendaftaran bagi yang tertarik untuk mendapatkan beasiswa di kemudian hari. 
  5. Penerima beasiswa boleh memilih antara kelas pembelajaran online Membangun Progressive Web Apps atau Kotlin Android Developer Expert. Masing-masing senilai Rp 1.1juta. 
  6. Beasiswa yang disalurkan termasuk bonus buku materi. 
  7. Jika ada potongan biaya dari Kitabisa, maka Dicoding akan ikut menyumbangkan sejumlah potongan biaya agar total sumbangan tetap sama. 
  8. Jika ada sisa sumbangan maka Dicoding akan membulatkan ke atas agar dapat menambahkan jumlah beasiswa yang dapat disalurkan. 
  9. Dicoding akan mengumumkan jumlah beasiswa yang tersedia paling lambat 10 hari setelah periode program berakhir di instagram @dicodingidn dan di halaman Kitabisa 
  10. Penerima beasiswa akan diumumkan paling lambat 30 hari setelah periode program berakhir di blog.dicoding.com dan halaman Kitabisa dengan informasi nama, kota dan umur.


Jika ada pertanyaan hubungi kami di,

Instagram @dicodingidn
Whatsapp: +62857-7000-7571 (Della)
Email: [email protected]

Penggalangan dana ini mencurigakan? Laporkan

Kabar Terbaru


Fundraiser


Donasi (37)